5 Petualangan Penipu Tampan Yang Menggegerkan Dunia

oleh Norman Duarte
11:15 AM on May 29, 2015

Menipu adalah sebuah perbuatan rendah yang merugikan orang lain. Tetapi orang-orang dalam daftar ini melakukannya secara berkelas, dengan cara anggun dan cerdas.

Kharisma dan ketampanan mereka membuat siapapun tidak percaya bahwa mereka adalah penipu kelas kakap yang telah menghasilkan jutaan dolar. Para pencuri tampan ini disebut Gentleman Thief dalam dunia kriminal. Mau tau siapa saja mereka? Yuk disimak!

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Christopher Rocancourt

Pria ini adalah warga negara Perancis. Karena wajahnya yang tampan dan kharismanya, ia berhasil mengelabui orang-orang untuk percaya bahwa ia adalah keturunan bangsawan Perancis. Kasus penipuan besar pertamanya ketika ia berhasil memalsukan surat wasiat seseorang tentang warisan tanah dan mendapatkan 1,4 juta dollar dari penipuan ini.

Christopher Rocancourt
Christopher Rocancourt [imagesource]
Setelah sukses ia mulai mengubah penampilan dan memasuki pergaulan kalangan selebritis, ia menipu banyak kalangan atas dengan mengaku sebagai saudara atau kerabat orang-orang terkenal. Untuk membuat yakin orang lain, ia sering mengundang mereka ke pesta-pesta mahal atau restoran mewah. Ia pernah mengaku sebagai produser, mantan juara tinju, atau pengusaha. Ia bahkan sempat kawin dengan model majalah Playboy, ia malahan pernah menipu Jean Claude Van Damme untuk membiayai film yang akan dibintanginya.

Dari keahlian ini ia mengajak kalangan atas untuk menanam saham atau melakukan bisnis ‘palsu’nya. Polisi sempat berusaha menangkapnya tetapi dengan kecerdikannya ia selalu berhasil lolos, lalu menciptakan identitas baru dan kembali beraksi. Petualangannya ini kemudian berakhir di tahun 2001 saat ia ditangkap. Saat proses penahanan ia menulis buku dan menceritakan pengalamannya. Sekarang ia masih melakukan ‘pekerjaan’ menipu itu meskipun tidak sebesar dulu.

2. Frank Abagnale

Frank memulai karir menipunya sejak usia 15 tahun. Saat itu ia menggunakan kartu bensin yang diberikan oleh ayahnya untuk membeli banyak barang, sehingga ayahnya lah yang menanggung kerugiannya. Semenjak saat itu Frank semakin terlatih dan ia malah mulai membuat penipuan di bank. Banyak cara yang digunakannya termasuk memalsukan cek, membuat identitas palsu, dll. Semua itu dilakukannya saat baru berusia belasan tahun.

Frank Abegnale
Frank Abegnale [imagesource]
Ia kemudian melanjutkan petualangannya menyamar menjadi seorang pilot karena ia ingin naik pesawat tanpa membayar. Dengan berbagai trik, ia berhasil membeli baju pilot, memalsukan kartu pilot, serta membuat kartu ijin terbang palsu. Selain itu ia juga berhasil menginap di berbagai hotel mewah dengan gratis, karena seluruh pengeluaran ditanggung oleh perusahaan penerbangan. Ini juga dilakukannya saat berusia belasan tahun.

Kemudian ia kembali melanjutkan petualangannya menjadi dosen, dokter, dan pengacara. Akhsi-aksi ini dilakukannya dengan sukses dan berhasil meraup keuntungan jutaan dollar. Semua itu dilakukan dengan cara memalsukan surat-surat dan ijazah, serta berakting sesuai profesinya.

Ia pernah tertangkap namun berhasil lolos dalam penerbangan di sebuah pesawat. Meskipun dikenal licin bagai belut, petualangannya kemudian berakhir dan ia diganjar belasan tahun penjara. Kisah petualangan Frank diabadikan dalam film ‘Catch Me If You Can” yang dibintangi Leonardo Dicaprio. Kini ia bekerja sebagai konsultan ahli bidang keamanan.

3. Ferdinand Waldo Demara

Pria yang lahir pada tahun 1921 ini dikenal dengan julukan “The Great Impostor” (Penyamar terhebat) karena sepanjang karir menipunya, ia berhasil berperan sebagai dokter, sarjana teknik sipil, psikolog, pengacara, ahli pengasuhan anak, editor, peneliti kanker, dan masih banyak lagi.

Ferdinand Waldo Demara
Ferdinand Waldo Demara [imagesource]
Berbeda dengan penipu yang lain, ia tidak pernah mengambil keuntungan finansial dari aksinya. Ia hanya suka ‘menjelma’ menjadi orang lain dan melakukan pekerjaan-pekerjaan menantang yang disukainya. Ia juga suka orang menghargai dirinya saat menjelma dalam profesi-profesi tersebut.

Banyak atasan dan teman sejawat di tempat di mana Ferdinand menipu yang mengatakan bahwa ia adalah orang yang cerdas dan selalu melakukan tugasnya dengan sangat baik. Kebanyakan orang-orang ini sangat puas dengan hasil kerjanya. Hal ini mungkin karena ditunjang oleh IQ Ferdinand yang tinggi, dan juga kemampuan “photographic memory” (sekali melihat sudah langsung hafal) yang dimilikinya. Kisah pria yang meninggal pada tahun 1982 ini kemudian diangkat dalam film yang berjudul “The Great Impostor” pada tahun 1961 yang dibintangi oleh aktor Tony Curtis.

4. Apollo Robbins

Pria ini terkenal sebagai pesulap dengan trik-trik ‘mencopet’ barang penonton tanpa diketahui mereka. Ia menjadi bintang layar kaca dalam beberapa acara TV. Ia mempelajari teknik-teknik mencuri dari dua orang kakaknya saat ia masih kecil, lalu mempraktekkan teknik-teknik dalam kehidupan sehari-hari.

Apollo Robbins
Apollo Robbins [imagesource]
Apollo menjadi sangat terkenal ketika ia berhasil mencopet isi kantong agen rahasia yang mengawal presiden Jimmy Carter! Hal ini malah membuatnya dihubungi oleh kantor agen rahasia dan diajak bergabung sebagai pengajar di sana. Saat ini Apollo aktif dalam acara-acara televisi. Ia adalah konsultan teknis dari serial TV tentang pencuri yang berjudul “Leverage”, serta berbagai macam acara televisi yang menampilkan kelebihannya dalam mencopet serta games-games lain yang seru.

5. William Simon Jacques

William adalah seorang pencuri buku. Terdengar lucu memang, tetapi buku yang dicurinya tidak tanggung-tanggung adalah buku-buku antik seperti Siderus Nuncius karya Galileo Galilei terbitan tahun 1610, atau Principal Mathematica karya Isaac Newton terbitan tahun 1687. Kedua buku ini saja sudah bernilai jutaan dollar. Itu masih belum ditambah buku-buku antik lain dari penulis-penulis terkenal.

William Simon Jacques
William Simon Jacques [imagesource]
Ia menggunakan kharisma, ketampanan, serta kepintarannya untuk menipu para pengawas perpustakaan yang mengira ia adalah seorang ilmuwan atau sarjana terkenal. Dengan cara ini, ia mencuri satu demi satu buku-buku antik itu. Pada awalnya perpustakaan yang kehilangan buku-buku antik ini ragu-ragu untuk melaporkan pada pihak berwajib karena mengira mereka sendirilah yang keliru meletakkan buku-buku itu. Lama-lama akhirnya mereka menyadari bahwa buku-buku antik ini benar-benar hilang.

William kemudian ditangkap dan dihukum beberapa tahun penjara. Setelah keluar, ia kembali melanjutkan pekerjaannya mencuri buku-buku antik hingga ia tertangkap kembali.

Para “gentlemen thief” ini selalu memiliki cerita menarik di dalam perjalanan hidup mereka. Inilah yang membuat banyak penulis atau pembuat film menciptakan pula tokoh-tokoh fiksi yang meniru karakter para maling tampan ini. Di edisi mendatang, kita akan membahas siapa saja gentleman thief terkenal dalam dunia fiksi. Uyeeee!

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA