Penghujat Kebijakan Presiden, Apa yang Sudah Kamu Lakukan Untuk Negaramu?

oleh Tetalogi
15:40 PM on Aug 17, 2015

Jika kamu punya waktu luang, coba sekedar buka salah satu media online yang ada dan cari berita yang memberitakan tentang presiden Indonesia. Kamu boleh memilih berita tentang presiden siapapun yang kamu mau. Selanjutnya, coba buka bagian kolom komentar dan baca komentar-komentar di sana. Kamu akan mendapati rentetan panjang debat kusir yang tak ada habisnya.

Hal seperti itulah yang telah terjadi selama ini siapapun presiden yang menjabat. Pro kontra dari kebijakan-kebijakan yang dibuat akan selalu ada, tapi cara menyingkapinya yang berbeda-beda. Ada yang dengan serius melakukan hal bermanfaat dengan memulai dari lingkungan tempat ia tinggal, tapi ada juga yang hanya teriak-teriak di sosial media.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

Dalam sejarah bangsa kita, siapapun presiden yang berkuasa tidaklah lepas dari hujatan. Mulai dari presiden pertama hingga sekarang ini presiden Jokowi yang masih menjabat. Soekarno mendapatkan hujatan pada saat kejatuhannya, Soeharto mendapat hujatan di akhir kepemimpinannya. Habibi yang hanya memimpin dalam waktu singkat juga tidak lepas dari hujatan setelah lepasnya Timor Timur. Abdurrahman Wahid yang tenang juga tidak lepas dari caci maki karena gaya kepemimpinanya. Megawati, SBY, dan yang sekarang Jokowi juga tidak lepas dari hujatan dan caci maki.

Apakah ini memang membuktikan bahwa kita memang masyarakat yang suka menghujat dan mencaci maki? Beberapa orang tentu akan langsung menjawab TIDAK dan beralasan bahwa karena presiden tersebut membuat kebijakan yang tidak tepat. Masalahnya, hal tersebut bukanlah alasan atau pembenaran sikap menghujat.

Para Presiden dan Wakil Presiden Indonesia [Image Source]
Para Presiden dan Wakil Presiden Indonesia [Image Source]
Ketika seorang pemimpin sudah lengser, tidak lagi berkuasa dan digantikan dengan presiden selanjutnya. Maka mantan presiden tersebut diingat karena kebaikannya dan sisi positif yang ia miliki. Membanding-bandingkan dengan pemerintahan yang sekarang sedang berlangsung dan sasaran hujatan pindah ke presiden yang baru. Nyatanya, mencari-cari kelemahan memang lebih asyik daripada melihat apa yang sudah dilakukan para presiden tersebut untuk kita.

Seorang pemimpin memang bukanlah sosok yang sempurna dan pasti memiliki kelemahan. Namun ada baiknya jika kita sebagai masyarakat bersatu dan memberikan kritik yang membangun. Bukan asal teriak-teriak di sosial media dan memberikan tuduhan yang bukan-bukan.

Perjalanan menjadi seorang pemimpin bukanlah perkara gampang. Ada langkah panjang yang harus ditempuh untuk mencapai di kursi pemimpin dan ketika bereada di sana, mereka mengemban tanggung jawab yang luar biasa besar. Bukankah kita seharusnya berjalan bersama dengan pemimpin tersebut jika ingin Indonesia menjadi negara yang lebih maju? Jika kita hanya duduk diam di balik layar dan menuding mereka ‘tidak becus’, memangnya apa yang sudah kamu lakukan untuk negaramu? 

 

 

 

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA