5 Orang Tua dengan Kelakuan Paling Konyol Pada Anaknya

oleh Centralismo
10:15 AM on Jul 24, 2015

Bagi pasangan yang telah menikah, memiliki momongan adalah sebuah berkah yang tidak terhingga. Tidak sedikit pasangan yang berani membayar mahal untuk pengobatan dan perawatan agar bisa memiliki buah hati. Sebuah keluarga akan dianggap lebih lengkap dan bahagia jika sudah ada tangisan si kecil.

Namun, menjadi orang tua bukanlah sesuatu yang gampang dijalankan. Dibutuhkan kerja keras dan tanggung jawab yang tidak main-main dalam membesarkan dan mendidik anak. Tanggung jawab tersebut tampaknya tidak dimiliki oleh orang-orang tua di bawah ini. Mereka justru melakukan hal-hal konyol yang bisa membahayakan anak-anak mereka.

Baca Juga
Inilah 4 Fakta Meikarta, Kota Baru yang Katanya Bakal Menyaingi Ibukota
Inilah 4 Jasa Tak Terlupakan yang Dilakukan Malaysia Kepada Bumi Pertiwi

1. Agar Anak Tetap Tenang

Di masa-masa perkembangannya, anak-anak akan menjadi sangat aktif. Hal itu wajar, mengingat di masa-masa itu anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang sangat besar sehingga mereka senang mengeksplorasi. Sebaiknya orang tua lebih sabar dan membiarkan sang anak menjelajahi dunianya, namun tetap diawasi agar tidak membahayakan.

Agar Anak Tetap Tenang
Agar Anak Tetap Tenang [ImageSource]
Namun sepertinya orang tua satu ini tidak cukup bersabar untuk membiarkan anaknya mengeksplorasi. Maka si anak ditempelkan ke dinding dengan menggunakan duck-tape. Memang, sih, si anak tidak akan berlarian ke sana-sini. Tapi apa yang dilakukan ini sangatlah konyol dan membahayakan si anak.

2. Pergi ke Kebun Binatang

Mengenalkan anak dengan hewan adalah salah satu hal yang positif. Dengan mengenal binatang, anak-anak belajar tentang kehidupan lain selain kehidupan manusia. Oleh sebab itu para psikolog menganjurkan orang tua untuk mengajarkan sang anak memelihara binatang untuk mengasah rasa welas asih.

Pergi ke Kebun Binatang
Pergi ke Kebun Binatang [ImageSource]
Namun, orang tua berikut ini tampaknya mengambil cara yang salah. Dia memperkenalkan anaknya terlalu dekat kepada binatang. Lihat saja, dengan santai sang ayah menjulurkan kepala si anak ke kandang lemur. Binatang tersebut bisa saja sewaktu-waktu menjadi agresif dan menyerang si anak.

3. Pose Menantang

Ketika anak sedang berada dalam masa tumbuh kembang, para orang tua tentu ingin mengabadikan setiap momen berharga itu. Tidak cukup hanya dengan kamera ponsel, beberapa orang tua tidak segan-segan menyewa tenaga profesional untuk mengabadikan foto buah hati mereka. Demikian pula dengan orang tua dari anak berikut ini.

Pose Menantang
Pose Menantang [ImageSource]
Mereka membawa si anak untuk berfoto di sebuah studio foto profesional. Namun sayangnya, si anak dipaksa untuk berfoto dengan seekor singa. Meski singa tersebut sudah dirantai, namun tetap saja masih berbahaya. Dan si anak tampak menangis ketakutan sementara orang tuanya tetap cuek dan mengambil foto.

4. Saatnya Shopping

Berbelanja bersama si kecil adalah hal yang menyenangkan. Kita bisa mengajari si kecil untuk berinteraksi dan mengenal lingkungan selain rumahnya. Biasanya, para orang tua akan mendudukkan anaknya di dalam sebuah troli khusus.

Saatnya Shopping
Saatnya Shopping [ImageSource]
Namun orang tua satu ini tampaknya terlalu malas mengambil troli. Dia justru menjadikan kereta dorong sang bayi sebagai troli serbaguna. Si anakpun tampak tidak nyaman karena kereta kesayangannya kini penuh dengan kantong-kantong belanjaan.

5. Menyeberang Jalan

Menyeberang jalan tentu akan sedikit menakutkan bagi para orang tua. Sebab, sering kali si kecil berlari ke arah yang tidak terduga. Para orang tua tentu tidak mau jika terjadi kecelakaan pada anaknya. Oleh karena itu, kebanyakan orang tua memilih menggendong anaknya ketika menyeberang jalan.

Menyeberang Jalan
Menyeberang Jalan [ImageSource]
Orang tua di atas sepertinya tidak ingin repot-repot menggendong. Dia menggunakan sebuah troli kecil untuk menyeberang bersama anaknya. Namun sayang sekali troli yang dilakukan terlalu kecil dan membuat si anak harus melipat badan sedemikian rupa.

Menjadi orang tua bisa mendatangkan berkah sekaligus bencana. Kita akan mendapatkan kebahagiaan jika berhasil merawat dan membesarkan anak. Namun, semuanya akan berakhir dengan bencana jika kita salah mendidik.

Semoga Anda semua siap menjadi orang tua yang baik. Jangan sampai meniru tindakan-tindakan konyol para orang tua di atas. Ingat, anak bukanlah bahan uji coba. Hal teledor bisa membuat nyawa anak melayang (HLH)

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA