7 Musisi Ini Tetap Produktif Meski Memiliki Cacat Tubuh yang Parah!

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Sep 2, 2015

Dalam dunia musik, kita mengenal Beethoven, sang pencipta mahakarya musik klasik yang ternyata tuli. Lalu Stevie Wonder, musisi besar yang ternyata memiliki kebutaan total pada matanya. Terakhir ada Ray Charles yang bahkan telah buta sejak kecil namun karya musiknya benar-benar menggebrak dunia! Keterbatasan tubuh tak membuat mereka patah arah. Bahkan terus berkarya apa pun keadaannya! Selain ketiga musisi hebat itu, ternyata masih ada musisi lain yang memiliki keadaan yang nyaris sama.

Tujuh musisi yang akan anda baca di bawah ini mungkin tak sehebat dan sesukses Beethoven atau Stevie Wonder. Namun dedikasi mereka terhadap musik dengan segala keterbatasannya membuat banyak orang jadi bangga. Inilah tujuh orang hebat meski memiliki cacat tapi mereka mampu berkarya dengan kekuatan penuh!

Baca Juga
Blunder! 9 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

1. Tony Iommi

Tony Iommi adalah orang yang namanya sangat bersinar di dunia heavy metal. Ia merupakan salah satu pencipta hebat di dunia musik super keras itu. Tapi tak banyak orang tahu seperti apa kisah tragis yang dialami musisi ini hingga sempat membuatnya nyaris pensiun karena cacat di tubuhnya. Tony bekerja di sebuah perusahaan metal sembari mengembangkan karier bermusiknya. Suatu ketika, saat ia bekerja, ujung jari tengah dan jari manisnya terpotong mesin.

https://www.youtube.com/watch?v=J4Eu6pFmXCg

Putusnya dua ujung jari di tangan kanan membuat Tony tak bisa bermain musik lagi. Akhirnya ia berhenti sejenak sampai melihat seorang musisi bernama Django Reinhart. Musisi yang ia liat bahkan hanya menggunakan dua jari untuk memetik gitarnya. Hal ini menginspirasi Tony hingga ia kembali bermusik. Bahkan, karya-kaya terbaiknya justru muncul setelah ia mengalami cacat tubuh permanen. Hebat!

2. Niccolo Paganini

Niccolo adalah musisi musik klasik yang memiliki nama di dunia. Ia adalah idola seperti layaknya Mozart atau Beethoven. Ia sangat lihai dalam bermain violin sehingga menghasilkan musik yang sangat berkelas. Namun tahukah anda jika Niccolo memiliki cacat tubuh yang sangat parah. Ia mengidap dua buah sindrom sekaligus, pertama Marfan Syndrome, dan yang kedua adalah Ehlers-Danlos Syndrome. Dua gangguan ini membuat otot tubuh tak dapat bekerja dengan baik.

https://www.youtube.com/watch?v=sSA94Bk6mdw

Niccolo tak bisa bergerak dengan sangat naik bahkan cenderung lemas. Namun ia tetap bisa menggesek violin degan sangat baik meski harus sedikit dimodifikasi. Kerja keras membuahkan hasil yang sangat besar bagi Niccolo. Selain mengalami sindrom yang membuatnya lemas, ia juga memiliki penyakit TBC dan juga sipilis. Niccolo hidup dengan karya-karya sambil menikmati segala sakit di tubuhnya!

3. Paul Wittgenstein

Paul Wittgenstein adalah seorang musisi yang sangat berpengaruh di zamannya. Beberapa karya musik yang ia diciptakan kerap digunakan dalam sebuah konser-konser akbar, meski ia hanya memiliki satu buah tangan saja. Cacat ini ia alami saat ikut bertarung pada perang dunia pertama. Tangannya terkena ledakan hingga harus diamputasi agar bisa bertahan hidup.

Dikisahkan jika banyak orang menyuruhnya berhenti bermain musik lagi. Namun Paul tetap bersikukuh bermain musik meski hanya menggunakan satu tangan saja. Kegigihan dari Paul ternyata membuatnya semakin produktif di tengah cacat parah yang bisa saja mengubur karier bermusiknya seumur hidup.

4. Thomas Quasthoff

Saat sedang mengandung, ibu dari Thomas Quasthoof kerap menggunakan Thalidome agar tak mengalami muntah saat bangun tidur. Namun obat itu justru membuat Thomas mengalami cacat pada bagian tubuhnya. Saat lahir tangan Thomas tak berkembang dengan sempurna. Pun jarinya juga hanya ada tiga buah di tangan sebelah kiri.

Thomas tak mau jika ia dianggap seseorang yang cacat. Karena pada kenyataannya ia masih bisa hidup dengan baik. Bahkan Tuhan memberikan Thomas suara emas yang membuat ia jadi salah satu penyanyi opera paling ditunggu. Tubuh yang kecil dan tangan yang cacat tak membuatnya berkecil hati. Bahkan berkarya lebih hebat dari manusia normal lainnya.

5. Django Reinhardt

Django adalah salah satu musisi dengan cacat tubuh paling berpangaruh di dunia. Kehebatannya dalam memetik gitar hanya menggunakan dua jari tangan membuat ia sangat disegani. Bahkan banyak orang dengan tubuh mengalami cacat atau disabilitas tergugah untuk terus berkarya. Django kehilangan jari-jarinya saat caravan yang ia tumpangi terbakar. Dokter sebenarnya ingin mengamputasi tangannya, namun ia menolak. Ia ingin tetap bermain musik apa pun keadaannya.

Dan benar saja, kegigihan dari Django tak hanya isapan jempol. Ia menghasilkan banyak sekali musik baru yang sangat bagus. Beberapa bahkan termasuk yang memiliki pengaruh besar bagi dunia. Tubuh yang tak sempurna justru menghasilkan aliran musik baru yang sering disebut sebagai hot jazz guitar. Satu kata saja buat Django: hebat!

6. Ian Dury

Ian Dury adalah seorang musisi yang bisa dibilang sangat nyentrik. Musik-musiknya mampu membuat banyak orang jadi menyukainya. Cacat tubuh yang dimiliki oleh Ian sejak kecil ternyata tak membuat pria ini menyerah. Ia terus berkarya hingga pada tahun 1970-an grup band yang digawanginya mampu mendulang sukses besar.

Sejak kecil, Ian mengalami polio pada tubuhnya. Kaki dan tangannya tak dapat berkembang dengan baik. Bahkan tangannya seperti menyusut dan susah untuk digunakan. Namun hal ini justru memberinya semangat besar. Ia ingin berkarya dan namanya dikenal banyak orang sebagai seseorang yang hebat. Bukan seseorang yang mengalami cacat tubuh.

7. George Frideric Handel

Sekitar abad ke-18, nama George Friederic Handel dikenal sebagai musisi yang sangat hebat. Karya sangat dikagumi dan kerap digunakan untuk pentas opera. Namun sayang, ketenaran ini perlahan pudar saat ia mulai mengalami gangguan pada tubuhnya. Dokter memberi vonis ia terkena stroke dan tak akan bisa sembuh dan hilang karier bermusiknya.

https://www.youtube.com/watch?v=AZTZRtRFkvk#t=285

Handel tak tahan dengan keadaan tubuhnya. Ia akhirnya melakukan terapi sembari menuntaskan karya legendarisnya sepanjang zaman berjudul Mesisah. Karya ini akhirnya bisa selesai di tengah keadaan tubuh yang tak memungkinkan. Bahkan usai karya ini kerap dimainkan, Handel ditemukan meninggal dunia di atas kasur akibat stroke dan lumpuh pada tubuh. Benar-benar perjuangan sampai akhir!

Cacat pada tubuh bukanlah hal yang membuat para musisi ini untuk berhenti berkarya. Bahkan cacat ini justru membuatnya semakin semangat dan menghasilkan karya yang lebih baik. Kita yang memiliki tubuh lebih beruntung harusnya bisa melakukan banyak hal lebih hebat dari mereka. Tidak hanya diam dan bermalas-malasan!

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA