Trypophobia, Kondisi Psikologi Misterius Saat Berhadapan dengan Lubang-Lubang Kecil

Berbeda dengan apa yang ada di internet, hasil penelitian masih belum bisa menjelaskan secara pasti tentang kondisi ini

oleh Aisyah Putri
08:00 AM on Aug 3, 2017

Akhir-akhir ini, di dunia maya tersebar secara viral foto objek-objek dengan banyak lubang. Foto tersebut disertai artikel atau caption tentang trypophobia yaitu ketakutan terhadap lubang-lubang kecil. Singkatnya, pembaca yang merasa ngeri atau jijik setelah melihat foto-foto tadi bisa jadi memiliki kondisi psikologi yang unik tadi.

Foto dan istilah trypophobia bukan hanya populer di Indonesia, namun juga di seluruh dunia. Semua orang ingin mengetahui apakah ia memiliki fobia tersebut atau tidak. Banyak yang mendiagnosa dirinya sendiri sebagai seseorang yang fobia pada lubang kecil, tapi mereka belum paham betul apa itu trypophobia. Sebelum menentukan apakah kamu memang memilikinya, yuk simak dulu penjelasan tentang fobia yang sedang populer ini.

Baca Juga
Inilah 5 Bukti Kalau Rusia Ngebet Banget Agar Bisa Jadi Teman Indonesia
Bak Terkena Sihir! 5 Wanita Cantik Dewasa Ini Punya Wajah dan Fisik Mirip Anak SD

Bukan sebuah penyakit

Benda berlubang bukanlah ancaman sehingga tidak ada penjelasan pasti mengapa mereka terlihat menakutkan bagi sebagian orang [Image Source]
Trypophobia memang bisa mengganggu kehidupan seseorang. Bayangkan saja kamu harus geli saat melihat busa di cangkir kopi atau merasa ingin muntah saat melihat lubang-lubang di bika ambon yang akan kamu makan. Meski keadaan ini bikin kamu nggak nyaman, namun secara medis, trypophobia belum digolongkan sebagai sebuah penyakit. Beberapa penelitian yang dilakukan belum bisa mengambil kesimpulan bahwa kondisi ini cukup serius untuk disebut sebagai sebuah penyakit.

Reaksi berbeda-beda

Lubang-lubang di kue serabi sudah cukup membuat seorang trypophobic gemetar [Image Source]
Lima belas persen dari populasi manusia memiliki trypophobia. Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap objek dengan lubang-lubang kecil. Ada yang menganggapinya biasa saja, ada yang merasa geli, ada yang gemetar, hingga sesak nafas. Seorang psikolog dari Universitas Essex menyebutkan bahwa reaksi-reaksi tersebut lebih cenderung kepada rasa jijik daripada takut sehingga belum pas jika disebut sebagai fobia.

Penyebabnya belum dapat dipastikan

Berbagai hipotesis dan asumsi dikeluarkan untuk mengira-ngira apa yang bisa menyebabkan trypophobia. Fobia yang sebenarnya biasanya disebabkan oleh kejadian masa lalu yang menakutkan. Namun trypophobia belum resmi disebut sebagai fobia sehingga penyebabnya bisa jadi tidak terkait dengan masa lalu.

Gurita cincin biru memiliki pola yang mirip dengan lubang-lubang kecil [Image Source]
Dalam sebuah penelitian, salah seorang informan yang memiliki trypophobia mengungkapkan ketakutannya pada gurita cincin biru. Peneliti kemudian menyimpulkan salah satu penyebab dari trypophobia bisa jadi diakibatkan oleh kemiripan sebuah objek berlubang-lubang dengan hewan berbisa. Seperti yang kita tahu, hewan-hewan berbahaya memiliki kulit dengan pola yang menarik. Insting kita bisa jadi memberi tahu bahwa segala sesuatu dengan pola yang menarik adalah benda berbahaya dan harus dihindari.

Tidak mudah dideteksi dari internet

Beberapa foto yang disebar untuk melihat apakah seseorang mengalami trypophobia biasanya berupa gambar kulit tangan yang berlubang. Padahal trypophobia tidak ada hubungannya dengan kulit tangan. Bukan hanya mereka yang memiliki trypophobia saja, tapi semua orang akan merasa jijik jika melihat kulit yang berlubang atau gambar sebuah objek yang dipenuhi jamur.

Trypophobic juga mengalami ketidaknyamanan saat melihat gelembung di cangkir kopi atau teh [Image Source]
Selain itu, foto yang diunggah di internet mengalami editing agar terlihat lebih kontras dan tajam sehingga lebih mudah memancing rasa takut dan jijik seseorang dibandingkan saat mereka melihat objek yang sebenarnya. Beberapa di antaranya bahkan hanyalah sebuah gambar rekayasa yang tidak akan kita temui di dunia nyata. Foto-foto tersebut tidak bisa mendeteksi apakah kita memiliki trypophobia atau tidak.

Tidak mudah dihilangkan

Asalkan telaten, berbagai permasalah psikologi bisa disembuhkan [Image Source]
Trypophobia tidak bisa dihilangkan begitu saja. Seperti fobia dan kondisi psikologi lainnya, seseorang harus mengikuti sesi terapi dan hipnotis untuk menghilangkan ketakutannya pada lubang-lubang kecil. Waktu yang dibutuhkan memang cukup lama, namun sangat efektif.

Meski sangat populer, namun secara ilmiah, trypophobia masih dianggap sebagai sebuah kondisi yang misterius. Penyebabnya belum diketahui secara pasti dan reaksinya cukup unik untuk disebut sebagai sebuah fobia. Satu hal yang pasti, kondisi ini bisa dihilangkan dari diri kita dengan bantuan psikolog sehingga kamu yang merasa memiliki trypophobia nggak perlu khawatir.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Artis Cilik Zaman Dulu yang Penampilannya Sekarang Bikin Kita Mangap Gak Percaya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Wanita Tercantik di Jepang ini Bikin Dengkul Lemes Orang-orang yang Dulunya Terkenal Ini Kini Nasibnya Berputar 180 Derajat Pria Menikahi Boneka yang Ceritanya Menuai Kontroversi, Ternyata Kenyataannya Bikin Nyesek Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Bukan So Sweet, 10 Foto Prewedding Ini Malah Punya Konsep Kocak Abis, Pasti Ketawa Liatnya Sempat Jadi Terkenal Secara Instan, Seperti Ini Nasib 4 Artis Dadakan yang Karirnya “Terjun Bebas” Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 16 Foto Ini Jadi Bukti Kalau Orang Indonesia Kreatifnya Bukan Main
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA