5 Maut di Jalanan Indonesia yang Bikin Ngeri Keluar Rumah

oleh Tetalogi
07:00 AM on Dec 9, 2015

Saat ini jalan raya memang semakin ramai dan padat. Terkadang melihat beberapa pengendara di Indonesia yang ugal-ugalan juga membuat pengendara lainnya jadi merasa ngeri sendiri.

Rasa ngeri ini juga akhirnya semakin bertambah dengan banyaknya angka kecelakaan maut yang terjadi. Berikut ini beberapa di antaranya.

Baca Juga
Bukan Tanpa Tujuan, Ini Loh Alasan Kenapa Teh Itu Baiknya Dipetik di Pagi Hari
Mirisnya Tata Krama Murid Sekarang, Guru Mendidik Sepenuh Hati Malah Dibuat Candaan

1. Kecelakaan Tol Cipali

Kecelakaan Tol Cipali sepertinya paling sering terjadi. Sejak baru memasuki bulan Desember 2015 saja, sudah terjadi 2 kecelakaan, yaitu pada tanggal 3 dan 6 Desember. Pada 3 Desember, sebuah mobil Elf bertabrakan dengan kendaraan pada pukul 05:30 pagi. Akibat kecelakaan itu, 11 orang meninggal dunia, sementara lima orang lainnya mengalami luka berat. Penyebab kecelakaan ini diduga adalah karena pengemudi mengantuk.

Minibus yang ringsek di Tol Cipali [Image Source]
Minibus yang ringsek di Tol Cipali [Image Source]
3 hari kemudian, yaitu pada tanggal 6 Desember, kecelakaan kembali terjadi di ruas Tol Cipali. Kecelakaan antara mobil Daihatsu Luxio dengan mobil yang belum diketahui jenisnya tersebut mengakibatkan 6 orang meninggal dunia sementara lima orang lainnya luka-luka.

2. Kecelakaan Lamborghini

Beberapa waktu lalu, media dihebohkan dengan kecelakaan yang terjadi di Surabaya. Sebuah mobil Lamborghini Gallardo menabrak gerobak penjual STMJ sehingga menewaskan satu orang dan membuat dua orang lainnya terluka.

Mobil Lamborghini yang ringsek [Image Source]
Mobil Lamborghini yang ringsek [Image Source]
Kabarnya, kecelakaan ini terjadi karena mobil tersebut melaju dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya kehilangan kendali.

3. Metromini Tertabrak Commuter Line

Di Angke, Jakarta Barat, sebuah mobil metromini tertabrak kereta Commuter Line pada 6 Desember 2015. Kecelakaan yang terjadi pada metromini jurusan Kalideres-Grogol itu terjadi karena sang sopir menerobos palang kereta. Padahal Commuter Line yang tengah melaju tersebut sudah berjarak sekitar 50 meter dari metromini.

Metromini yang hancur berantakan tertabrak Commuter Line [Image Source]
Metromini yang hancur berantakan tertabrak Commuter Line [Image Source]
Akibat kecelakaan tersebut, 16 orang meninggal dunia. 13 orang meninggal di tempat, sementara 3 lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Kecelakaan tersebut begitu mengenaskan, bahkan kondisi tubuh beberapa korban tidak utuh.

4. Kecelakaan Beruntun di Puncak

Masih tanggal 6 Desember, sebuah kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor. Kecelakaan tersebut melibatkan dua unit bus TNI AD dan empat kendaraan lainnya.

Bus TNI yang terlibat kecelakaan beruntun [Image Source]
Bus TNI yang terlibat kecelakaan beruntun [Image Source]
Kecelakaan bermula saat salah satu bus TNI mengalami rem blong sehingga langsung menabrak bus TNI lain dan beberapa sepeda motor di depannya. Akibat kecelakaan tersebut, dua pengendara sepeda motor dan satu penumpang bus meninggal di lokasi kejadian sementara 17 penumpang bus termasuk sopir mengalami luka-luka.

5. Kecelakaan Sedan dengan Truk Fuso di Tol Jagorawi

Beberapa waktu lalu, pada 14 November 2015 pukul 01:30, sebuah kecelakaan antara sedan Ford dengan Truk Fuso terjadi di Tol Jagorawi. Saat itu, truk sedang melaju di jalur satu, namun kemudian mobil Ford tersebut datang dari belakang dan langsung menabrak truk Fusso.

Truk Fuso dan Sedan Ford terbakar [Image Source]
Truk Fuso dan Sedan Ford terbakar [Image Source]
Sebagian mobil sedan langsung terhimpit kolong truk, kemudian terbakar. Tiga orang pengendara mobil Ford tersebut kemudian meninggal di tempat dalam kondisi terbakar.

Berkendara sudah menjadi kebiasaan sehingga masyarakat terkadang cenderung meremehkan hal ini. Bentuk meremehkan ini bisa dengan berupa tetap berkendara meskipun mengantuk, menyetir sambil sibuk main hp, tidak memeriksa kondisi kendaraan sebelum berangkat, atau melanggar peraturan lalu lintas. Seandainya kita bisa lebih waspada dan tidak meremehkan kegiatan berkendara, mungkin angka kecelakaan maut yang mengenaskan seperti ini bisa dikurangi.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA