5 Kebiasaan Baik di Arab yang Bikin Merinding

oleh Rizal
10:15 AM on Oct 16, 2015

Jika dibandingkan dengan Indonesia yang sekarang, percayalah jika menjadi orang Arab adalah berkah tersendiri. Negara ini memiliki apa yang sulit ditemui di negara lain. Kemapanan sosial, etika kemasyarakatan, menjunjung tinggi norma, sangat religius dan kepedulian pemerintah yang patut diacungi jempol.

Baca Juga : 10 Hal Yang Membuat Orang Jepang Kagum Dengan Islam dan Arab Saudi

Baca Juga
Ternyata Beberapa Negara Ini Benderanya Terinspirasi Dari Majapahit Loh, Mana Saja Tuh
Bikin Emosi! Rombongan Pemuda Indonesia Ini Malah Sengaja Membentangkan Bendera Secara Terbalik

Membicarakan kebiasaan mereka, sudah pasti kita antipati. Apalagi mendengar kabar para saudara TKI kita yang disia-siakan sampai ada pula yang pernah merasakan hukuman mati. Praktis Arab sangat jelek di mata orang-orang Indonesia. Namun, sejatinya ada cukup banyak hal mencengangkan di sana dan sayangnya sudah tertutupi mindset buruk kita.

5 kebiasaan ini sangat lumrah di sana, namun sangat jarang terjadi di sini. Singkirkan sejenak pandangan buruk kita dan takjublah dengan perilaku mereka berikut ini.

1. Adzan Berkumandang, Aktivitas Apa Pun Ditinggalkan

Bagi umat Muslim Sholat ibarat mendirikan tiang sebuah bangunan. Tidak sholat ya hancur berantakan sudah bangunan tersebut. Sangat penting dan menjadi amalan yang pertama dihisab nanti di akhirat. Orang-orang Arab pun tidak pernah main-main soal anjuran utama rukun Islam setelah syahadat ini.

Ketika azan berkumandang orang Arab akan bergegas menuju masjid terdekat dan meninggalkan apa pun [Image Source]
Ketika azan berkumandang orang Arab akan bergegas menuju masjid terdekat dan meninggalkan apa pun [Image Source]
Hal tersebut ditunjukkan dengan betapa takutnya mereka kehilangan jamaah. Lebih dari itu, orang-orang Arab merasa sangat rugi jika tidak ikut takbir yang diserukan oleh imam. Tak ayal, ketika adzan tiba segala aktivitas akan segera ditinggalkan. Apa pun itu.

Indonesia juga sama sih, tapi hanya terjadi di bulan Ramadhan saja. Itu pun hanya di seminggu pertama. Akui saja kebiasaan orang arab yang demikian ini membuat kita yang muslim merasa malu. Satu contoh nyata orang-orang Arab sangat mementingkan sholat adalah kunjungan Obama beberapa waktu lalu. Percaya atau tidak, Raja Salman ketika itu bergegas meninggalkan si Obama ketika adzan Ashar berkumandang. Ya, panggilan Tuhan tentu jauh lebih penting dari pada sekedar menemani tamu negara. Bahkan jika itu adalah orang nomer satu Amerika.

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA