Yang Hobi Begadang Wajib Baca, Efek Buruk dari Kebiasaanmu Itu Sungguh Fatal!

oleh Tetalogi
07:00 AM on May 15, 2016

Setidaknya kebanyakan orang pasti pernah begadang sesekali. Bisa jadi karena belajar buat persiapan ujian besok, ngerjain tugas yang deadlinenya sudah mepet, membereskan pekerjaan yang belum kelar, atau mungkin maraton nonton drama.

Begadang sekali atau dua kali mungkin memang nggak akan berpengaruh banyak untuk kondisimu. Tapi waspadalah, karena keseringan begadang ternyata malah bahaya! Ini dia beberapa alasannya.

Baca Juga
Blunder! 7 Pejabat Ini Pernah Salah Ucap Ketika Sedang Menyampaikan Pidato Penting
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi

1. Pola Makan Nggak Sehat Ikutan Muncul

Masalah bagi kebanyakan orang yang suka begadang adalah makan camilan untuk menemani malam-malam begadang. Padahal kita juga tahu betul kalau makan tengah malam itu bisa membuat lingkar pinggang makin gede.

Ngemil malam hari [Image Source]
Ngemil malam hari [Image Source]
Orang yang tidur telat cenderung makan lebih banyak kalori pada malam hari daripada mereka yang tidur teratur. Tahun 2005, Washington Post juga menyebutkan bahwa orang yang tidur kurang dari 7 jam di malam hari lebih cenderung mengalami obesitas. Studi ini diambil berdasarkan data dari 10 ribu orang dengan rentang usia antara 32 hingga 49.

2.  Apapun yang Berusaha Kamu Pelajari Atau Ingat Akan Sulit Menancap di Otak

Saat tidur, otak mengulang kembali apa yang kamu pelajari saat kamu bangun. Ini membantumu menyimpan segala informasi tersebut ke memori jangka panjang. Saat begadang, memori jangka panjang malah kehilangan segala inormasi yang berusaha kamu pelajari semalaman tersebut.

Susah belajar [Image Source]
Susah belajar [Image Source]
Nah, karena alasan inilah begadang semalaman sebelum ujian sebenarnya bukan langkah yang bagus karena cuma sedikit yang bisa ‘nyangkut’ di kepala. Cara terbaik malah belajar di siang hari dan tidur yang cukup di malam hari sehingga segala pelajarannya bisa tersimpan dengan aman di memori jangka panjang.

3. Sampah Metabolisme Menumpuk di Otak

Otak membakar begitu banyak energi selama seharian sehingga menyisakan sampah metabolisme yang cukup banyak juga. Setiap malam, otak bekerja untuk memperbaiki neuron, tapi ini tidak akan terjadi kalau otak terhalang sampah metabolisme.

Ilustrasi metabolisme otak [Image Source]
Ilustrasi metabolisme otak [Image Source]
Jadi, saat tidur otak sebenarnya sedang membersihkan diri dari racun. Sisa metabolisme akan didorong keluar melalui sistem limpa yang disebut sistem glymphatic. Saat kamu begadang, otak juga nggak bisa membersihkan dirinya, sampah metabolisme menumpuk, sehingga otak tidak bisa diperbaiki.

4. Merusak Kondisi Tubuh

Pagi setelah begadang, badan biasanya terasa pegal-pegal dan capek. Kadang juga jadi lebih gampang emosi saat ada sedikit saja masalah. Tapi bukan cuma ini saja resikonya, kurang tidur pada akhirnya juga memicu masalah kesehatan dan mental lainnya.

Ilustrasi begadang [Image Source]
Ilustrasi begadang [Image Source]
Beberapa masalah yang mungkin muncul saat keseringan begadang antara lain, depresi, gelisah, bahkan kelainan bipolar! Belum lagi resiko sistem imun yang menurun sehingga kamu jadi lebih gampang sakit.

5. Lebih Beresiko Terkena Stroke

Meskipun saat ini kamu berada dalam kondisi yang sehat dan bugar karena rajin olahraga dan makan yang cukup, kebiasaan tidur yang buruk juga mempengaruhi kesehatan.

Ilustrasi stroke [Image Source]
Ilustrasi stroke [Image Source]
Orang dewasa yang tidur kurang dari 6 jam setiap malam memiliki resiko stroke 4 kali lebih besar dari yang mendapat istirahat cukup. Sementara itu, durasi tidur yang disarankan adalah 7 hingga 8 jam di malam hari.

6. Makin Lama Otak Nggak Bisa Berfungsi Normal

Semakin lama kamu membuka mata, kemampuan otak untuk membakar energi juga makin nggak efektif. Semakin lama kamu begadang, semakin banyak pula molekul ATP yang digunakan untuk membakar energi. Semakin sedikit ATP yang tersisa, maka otak semakin nggak optimal fungsinya.

Begadang terus-terusan menurunkan kerja otak [Image Source]
Begadang terus-terusan menurunkan kerja otak [Image Source]
Manusia butuh tidur untuk mengembalikan molekul ATP di otak. Jadi saat kamu memutuskan untuk begadang, otakmu juga nggak akan bekerja dengan efisien seperti yang seharusnya.

Begadang sebenarnya juga bukan cara yang efektif untuk belajar atau saat kamu mau lembur menyelesaikan pekerjaan. Kondisi otak yang sudah lelah nggak akan banyak membantu menyelesaikan tugas. Malah terkedang hasilnya cenderung asal-asalan. Berbeda jika kamu belajar atau mengerjakannya di pagi atau siang hari. Nah kan, sudah capek, ternyata nggak efektif pula. Apa masih mau lanjut kebiasaan begadangnya?

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA