5 Destinasi Wisata Bermitos Membuat Hubungan Tak Langgeng, Berani?

oleh Alfry
09:53 AM on Nov 4, 2014

Tempat wisata selalu menawarkan keindahan alam yang menakjubkan sebagai daya terik untuk mengundang perhatian para turis untuk datang berkunjung. Namun bagaimana jadinya jika keindahaan alam tersebut menyimpan mitos menyeramkan sepereti jika sepasang kekasih mengunjungi destinasi wisata tersebut maka hubungan mereka akan kandas di tengah jalan? Ngeri bukan? bukannya menambah greget para turis untuk berkunjung tapi malah bikin illfeel untuk sekedar berencana wisata.

Eits, tapi tidak semua orang percaya dengan mitos tersebut ya, atau walaupun ada model anak jaman sekarang bukannya mempercayainya kemudian menghindari melainkan malah membuat penasaran dan semakin tertantang untuk membuktikan kebenaran akan mitos tersebut. Nah tipe traveler satu ini disebut traveler nekat atau anti mainstream.
Ulasan berikut membahas tentang destinasi wisata yang memiliki mitos dapat membuat hubungan tidak langgeng. Sekali lagi ini hanyamitos yang berkembang di masyarakat sekitar, tidak ada maksud untuk mengajak percaya atau menakut-nakuti ya.

Baca Juga
Mengintip Keindahan Pantai ‘Perawan’ Sidoasri, Lokasi Alami yang Jarang Terjamah
Mengintip Kemakmuran Majasari di Indramayu, Desa dengan Predikat Terbaik di Indonesia

1. Baturaden, Banyumas – Hutan Pemutus Tali Kasih

Pasti sebagian besar masyarakat Jawa sudah tak asing dengan destinasi wisata Baturaden atau malah sudah mengunjungi tempat ini dengan pacar. Baturaden adalah sebuah wisata alam yang berada di Kecamatan Baturaden, Kabupaten Banyumas. Di tempat ini juga terdapat air terjun dan gua yang sangat cantik.

Baturaden
Baturaden

Namun hati-hati dibalik keelokan alam yang disajikan tempat ini memiliki mitos memutuskan tali kasih dengan pasangan kalian. Percaya atau tidak, biasanya setelah dua minggu mengunjungi tempat ini dengan pacar maka hubungan percintaan itu akan kandas. Mungkin tempat ini memiliki kutukan pemutus cinta yang berasal dari sejarahnya.
Pada jaman dahulu ada anak seorang Bupati (Raden) yang mencintai anak pambantu (Batur), tentu saja hubungan mereka tidak direstusi sehingga mereka memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka di dalam hutan yang kini dikenal dengan nama Baturaden. Itulah kenapa nama tempat tersebut adalah Baturaden dan alasan kenapa tempat itu memiliki mitos seperti itu.

2. Bukit Cinta, Semarang – Bukit Penolak Cinta

Bukit Cinta ini berada di tepi Danau Rawa Pening, Kecamatan Banyubiru, Semarang, Jawa Tengah. Rawa Pening sendiri adalah sebuah danau yang dimanfaatkan sebagai daerah wiata dengan luas 2.670 hektare. Di tepi danau ini terdapat bukit yang bernama Bukit Cinta.

Bukit Cinta Danau Rawa Pening
Bukit Cinta Danau Rawa Pening

Tidak seperti namanya yang melambangkan sebuah jalinan kasih, Bukit Cinta malah terkenal sebagai tempat yang dapat memutuskan hubungan percintaan. Kabar yang beredar jika sepasang manusia yang bukan muhrim mengunjungi bukit ini maka hubungan mereka akan kandas. Meski begitu, beberapa pasangan justru membuktikan kalau merekan malah menikah pasca berkunjung ke bukit ini. Mitos mana yang benar? silakan buktikan sendiri ya.

3. Air Terjun Coban Rondo, Malang – Cinta Akan Luntur Terguyur Air Terjun Ini

Seakan mata kita terpana jika berwisata ke tempat air terjun. Paduan keindahan alam yang segar di tambah ribun galon air yang jatuh dari puncah gunung menambah asri suasana alam sekitar. Namun ada juga air terjun yang konon “angker” bagi pasangan muda mudi. Namanya Air Terjun Coban Rondo yang berada di Kabupaten Malang.

Air Terjun Coban Rondo
Air Terjun Coban Rondo

Nama Coban Rondo sendiri berasal dari legenda seorang putri bernama Dewi Anjarwati yang merenungi nasibnya di batu besar di bawah air terjun setelah menjadi janda (rondo, bahasa Jawa) karena ditinggal mati Raden Baron Kusumo. Dari kisah itulah tempat ini seolah menjadi kutukan bagi orang pacaran yang mengunjungi lokasi ini. Banyak yang mengaku putus setelah pergi berdua ke air terjun setinggi 84m tersebut.

4. Candi Prambanan, Yogyakarta – Candi Kutukan Cinta Bandung Bondowoso

Siapa yang tidak tahu kisah Roro Jonggrang yang meminta seribu candi dalam semalam kepada Bandung Bondowoso jika ingin meminangnya? Cerita ini sangat melegenda sekali dikalangan masyarakat. Memang cerita ini tidak berakhir dengan happy ending karena Bandung Bondowoso gagal membangun seribu candi setelah termakan tipu daya Roro Jonggarang yang tidak mau dipersuntingnya.

Candi Prambanan
Candi Prambanan

Bandung Bondowoso yang marah seketika itu mengutuk Roro Jonggrang menjadi candi terakhir pelengkap candi keseribu. Selain itu ia juga mengutuk semua gadis yang membantu Roro Jonggrang akan menikah diusia lanjut, Dari legenda itulah kemudian berkembang mitos yang mengatakan bahwa setiap pasangan yang datang ke Candi Prambanan akan putus. Meski banyak pasangan yang mencoba mematahkan mitos tersebut pada kenyataannya malah hbungan merekan sendiri yang patah.

5. Tanjakan Cinta, Gunung Semeru – Jangan Menoleh Kebelakang Jika Mendaki Tanjakan

Tanjakan Cinta makin poluler setelah menjadi latar film 5cm. Tanjakan Cinta adalah nama sebuah tempat di Gunung Semeru, tepatnya berada di bagian barat Ranu Kumbolo pada jalur pendakian menuju puncak Mahameru. Kabarnya jika melewati tanjakan ini jangan sampai menengok ke belakang karena hubungan percintaan si pendaki akan putus di tengah jalan.

Tanjakan Cinta, Gunung Semeru
Tanjakan Cinta, Gunung Semeru

Hal ini berdasarkan legenda jaman dahulu yang mengisahkan sepasang kekasih yang mendaki jalur ini menuju ke puncak bukit. Si cowok sudah guluan sampai di puncak bukit meninggalkan si cewek. Si cewek yang kepayahan lantas jatuh terguling ke dasar bukit dan akhirnya meninggal. Lagi-lagi ini hanya mitos, banyak kok pasangan yang tetap awaet hubungannya meski sering berhenti di tengah tanjakan atau menoleh ke belakang, namun tidak sedikit pula yang mengaku putus setelah melanggar mitos itu.

So, itu semua hanya mitis yang berkembang di destinasi-destinasi wisata tersebut. Adanya sebuah mitos selain menambah kengerian tempat itu juga membuat banyak orang makin penasaran untuk mengunjunginya. Jadi sebuah mitos buruk belum tentu berdampak negatif terhadap minat kunjungan wisatawan ke destinasi wisata itu. Buat pasangan-pasangan lain, berani mengunjungi tempat-tempat ini?

Next
BERITA TERKAIT
BACA JUGA