Gara-Gara Jual Vixion dan Ganti ‘Supra’, Cowok Ini Ditinggal Ceweknya yang Pilih Pria Ber-Ninja

Cewek matre ini akhirnya mendapatkan ganjarannya

oleh Aini Boom
11:00 AM on Jun 1, 2017

Sebab terlalu mencintai sesuatu, kadang membuat kita terjebak dan tenggelam dalam kepalsuan cinta itu sendiri. Karena setulus apapun kita mencintai seseorang, bukan berarti sebaliknya orang itu akan melakukan hal yang sama. Sebab, di luar sana ada orang yang  memilih pura-pura mencintai hanya untuk memanfaatkan kita untuk kepentingannya. Meski tidak semuanya seperti itu, namun hal semacam ini pasti ada.

Dan itu dialami oleh Vino, lelaki yang sedang menjalin hubungan asmara dengan perempuan bernama Ayu itu harus menelan kekecewaan. Sebab mati-matian ia berjuang membahagiakan pacarnya, namun belakangan perempuan itu seperti tak punya hati. Gara-gara jual motor Vixion dan membeli Supra, Ayu tega mengaku telah memiliki pacar baru bermotor Ninja. Yang terjadi selanjutnya malah tak terduga, simak kisahnya di bawah ini.

Baca Juga
Bongkar Pasang, Mainan Legendaris Terbuat Dari Kertas Tapi Bernilai Seperti Harta Karun Bagi Anak Cewek Jaman Dulu
10 Meme Lika-Liku PDKT Para Pejuang Cinta, Dijamin Bikin Kamu Ngakak

Bermula Saat Vino Menjual Vixion Dan Membeli Supra

Chat Vino dan Ayu [image: source]
Kisah Vino dan Ayu menjadi viral saat screenshoot Whatsaap keduanya tersebar melalui unggahan Facebook akun Hendri di grup Info WONG SOLO pada 30 Mei 2017 lalu. Berawal dari si cowok bernama Vino mengaku kepada kekasihnya bahwa telah menjual motor Vixion miliknya. Vino juga memberitahukan telah membeli Supra sebagai gantinya.  Si perempuan pun spontan protes mengapa Vino harus membeli Supra. Lelaki itu pun menjelaskan jika dirinya hanya mampu membeli Supra.

Tiba-tiba Pacar Vino Mengaku Telah Memiliki Gebetan Baru

Chat Vino dan Ayu [image: source]
Setelah mendengar penjelasan Vino yang hanya mampu membeli Supra, Ayu malah spontan memberikan pengakuan mengejutkan. Perempuan itu menjelaskan bahwa dirinya telah memiliki gebetan baru yang memiliki motor Ninja. Ayu pun dengan santai meminta maaf pada Vino seolah benar-benar ingin mengakhiri hubungan keduanya.

Vino Berusaha Menjelaskan Perjuangannya Membahagiakan Ayu

Chat Vino dan Ayu [image: source]
Mendengar wanita yang ia cintai berniat memilih orang lain, Vino pun menjelaskan bahwa dirinya mati-matian bekerja untuk membahagiakan Ayu. Perempuan itu sekali lagi meminta maaf. Vino yang mulai tersulut emosi lantas bertanya apa Ayu mengetahui Supra yang ia beli. Ayu balik mengira Supra yang dimaksud adalah motor jaman dulu yang mengingatkan perempuan itu pada masa-masa susah kehidupan keluarganya. Ayu bahkan membayangkan jika dirinya boncengan motor dengan Vino akan bersedih sebab terkenang hal itu.

Supra yang Dimaksud Mobil Supra, Bukan Motor

Chat Vino dan Ayu [image: source]
Mendengar Ayu malah menjelaskan motor Supra, akhirnya Vino menyadari bahwa kekasihnya berubah menjadi sosok perempuan matre. Seperti tak lagi kuat menahan emosi, Vino pun mengirim gambar Supra yang dia beli. Dan ternyata, Supra yang dimaksud adalah mobil Toyota Supra. Lelaki itu kembali menjelaskan betapa ia telah bekerja keras lembur hingga malam untuk membahagiakan kekasihnya. Meski tak mampu membeli Pajero atau Fortuner, Vino mengaku bangga memiliki Supra.

Kekecewaan Vino dan Penyesalan Ayu, Keduanya pun Putus

Ilustrasi putus [image: source]
Mengetahui gambar yang dikirim kekasihnya adalah Mobil Toyota Supra, Ayu langsung meminta maaf. Ia mengaku hanya bercanda tentang gebetan. Vino yang nampaknya telah sakit hati terhadap apa yang dilakukan Ayu, tak bisa begitu saja menerima bahwa semua itu hanya bercanda. Vino pun mengakhiri chat dengan mendoakan agar Ayu bahagia saat nanti naik Ninja, dan memutuskan hubungan mereka.  Ayu masih berusaha menjelaskan bahwa dirinya hanya bercanda dan mengaku masih sangat sayang pada Vino. Namun, pesan itu nampaknya tak lagi berbalas.

Pelajaran berharga dari kisah Vino ini , kita harus berhati-hati bahkan dengan orang yang kita sayangi. Sebab meski tidak semua, ada satu dua orang yang menjual cinta demi harta. Dan lagi, pepatah lama mengatakan bahwa “orang yang paling kita cintai adalah orang yang paling berpeluang melukai kita.” Karena itu, mencintai sewajarnya saja.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA