Cara Berpikir Orang-Orang yang Hidupnya Tidak Bahagia

oleh didi
00:00 AM on Nov 23, 2014

Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang bahagia. Namun apa mau dikata, tiada yang jalan hidup kita ke depannya seperti apa. Ibarat kata, kita sebagai manusia hanya bisa berharap dan berusaha, tapi yang di atas yang menentukan.

Baca Juga :6 Kebiasaan Ini Bisa Membuat Kamu Tambah Pintar

Baca Juga
Inilah Perbandingan Tunjangan Veteran Indonesia dan Luar Negeri Ibarat Langit dan Bumi
4 Aksi Greget yang Dilakukan Barisan Patah Hati di Pernikahan Mantan, Dijamin Bikin Geleng Kepala

Seperti halnya dalam masalah kebahagiaan, bahagia atau tidaknya tergantung pada insan yang menjalaninya. Seberapa banyak dan berat masalah yang datang, jika pada dasarnya orang tersebut memang bisa memaknai hidup, dia tidak akan menjadikan masalah sebagai beban. Masalah yang dihadapi bukanlah penghalang baginya untuk merasakan kebahagiaan.

Bahkan, peneliti University of California, Sonja Lyubomirsky, 40% kapasitas untuk kebahagiaan dalam diri kita berada dalam kekuatan kita untuk berubah. Dalam artinya, diri kita sendiri yang bisa menciptkan kebahagiaan itu. Bukan keadaan apalagi orang lain.

Nah, berikut ini cara pemikiran yang membedakan bahwa kamu tipe orang yang selalu bahagia atau tidak, dilansir dari huffingtonpost.com.

1. Hidup itu susah

Pertama, orang yang hidupnya tidak bahagia mempunyai kepercayaan bahwa hidup itu susah. Seakan seperti sugesti, jika kamu sudah mempercayai sesuatu hal yang buruk, maka secara langsung hal buruk itu akan terjadi. Sama halnya saat kamu mempercayai bahwa hidup itu susah dan kamu akan terbawa dalam pemikiran hidup itu susah.

(Ilustrasi) Hidup Itu Susah
(Ilustrasi) Hidup Itu Susah

Tanpa sadar, kamu akan terus sibuk berpikir bagaimana cara keluar dari hidup yang susah ini. Dan, kamu juga akan disibukkan dengan beragam cara untuk bisa bahagia. Secara tidak langsung, kamu tidak akan bisa menikmati hidup. Seperti halnya kamu tidak bisa merasakan kebahagiaan. Karena, kamu sendiri telah mendoktrin bahwa hidup itu susah.

Tak hanya itu, kadang kamu merasa bahwa diri kamu ini merupakan ‘korban’ dari kehidupan yang susah. Sering, kamu bertanya dalam diri kamu sendiri, “apa yang terjadi padaku?”, “kenapa hidupku seperti ini?” yang merupakan wujud dari kepercayaan terhadap hidup.

Selanjutnya : 2. Sulit percaya

Next

Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA