Inilah Alasan Mengapa Benyamin Sueb Pantas Disebut Artis Betawi Terbaik Sepanjang Masa

Jangankan ibu bapakmu, kau sendiri pasti terpingkal melihat tingkah kocak seniman serba bisa yang satu ini.

oleh Faisal Bosnia Ahmad
13:00 PM on Jun 23, 2017

Bernama lengkap Benyamin Syueb, seniman serba bisa berdarah asli Betawi ini lahir tanggal 5 Maret 1939 di Kemayoran, Jakarta, Indonesia, yang saat itu masih bernama Hindia Belanda. Banyak yang menilai kalau beliau layak dipandang sebagai sosok legendaris yang punya kontribusi teramat luar biasa besar bagi dunia hiburan tanah air.

Almarhum ini adalah talenta serba bisa. Tak cuma jago berdendang lewat alunan musik dan lirik kocaknya yang khas, ia juga lihai beradu peran di layar kaca. Karya yang telah ia ciptakan tak terhitung banyaknya. Di bawah ini ada beberapa fakta berkenaan dengan kisah hidupnya yang pasti bikin kamu geleng kepala saking tak percaya bahwa Indonesia dulu pernah melahirkan sosok sehebat beliau.

Baca Juga
Semua Bisa Terkenal! Meskipun Awalnya Cuma Asisten Artis, tapi 5 Sosok Ini Kini juga Tenar
5 Fakta Mengenai Kezia Toemion, Gadis Super Cantik yang Bikin Luluh Hati Cucu Soeharto

Bakat seninya sudah tampak sejak ia masih bocah

Benyamin Sueb. [Image Source].
Tepatnya pada usia 3 tahun, akibat kondisi keuangan yang tak menentu sejak ayahnya meninggal, Ben sudah melakukan “tur” ngamen ke sudut-sudut kampung demi sedikit meringankan beban biaya hidup. Lagu yang sering dia bawakan saat saat itu adalah lagu Sunda berjudul Ujang-Ujang Nur. Dengan pembawaannya yang kocak dan tak malu-malu, banyak warga yang tertawa dan tak segan memberinya uang recehan atau sepotong bolu hangat di beberapa kesempatan.

Rela mengerjakan apapun demi menyambung hidup

Benyamin Sueb. [Image Source].
Benyamin, meski dikaruniai talenta di bidang seni, awalnya tak punya niatan khusus menjadi seorang pesohor di dunia hiburan. Ketika remaja, ia justru tertarik untuk menjadi juru kemudi pesawat terbang, namun urung karena ibunya melarang. Demi mendapat penghasilan, ia pun bekerja sebagai pedagang roti keliling. Pekerjaan selanjutnya adalah seorang kondektur di sebuah perusahaan bis. Benyamin juga pernah lama bekerja di bidang militer dengan bergabung di berbagai kesatuan terhitung sejak tahun 1960 (Latihan Dasar Kemiliteran Kodam V Jaya hingga tahun 1969 (Kepala Bagian Perusahaan Daerah Kriya Jaya).

Karier bermusik dan duet fenomenal dengan Ida Royani

Benyamin Sueb dan Ida Royani. [Image Source].
Di akhir tahun 70-an, barulah Benyamin mulai menapaki karier cemerlangnya. Saat itu ia bergabung dengan grup musik Naga Mustika yang kebetulan juga merekrut penyanyi Ida Royani. Duet penyanyi ini langsung tercium namanya oleh khalayak ramai ketika lagunya yang berjudul Nonton Bioskop yang liriknya diciptakan oleh Bing Slamet, meledak di pasaran. Semenjak itu, seniman Betawi ini mulai banyak dikenal orang.

Puluhan album jadi bukti betapa moncer karier bermusik Benyamin

Benyamin dan Bing Slamet. [Image Source].
Lagu-lagu ciptaan Benyamin sangat kental dengan nuansa Betawi. Lirik-lirinknya tak cuma kocak, tapi juga punya makna yang dalam. Kebanyakan bercerita tentang kehidupan dan gambaran nyata orang Betawi sehari-harinya. Sepanjang hidupnya, beliau telah menciptakan kira-kira 70-an album. Beberapa yang terkenal di antaranya adalah Dul Dul Jak, Indehoi, hingga Kompor-Meledug.

Pas maen film, namanye makin terkenal aje

Samsong Betawi salah satu film terkenal beliau. [Image Source].
Ketenarannya mulai terendus para pegiat seni peran. Benyamin mulai diajak bekerja sama bermain film. Judul film pertamanya adalah Honey, Money, And Djakarta Fair yang dirilis tahun 1970. Tapi film yang sering diputar di televisi zaman sekarang ya gak jauh-jauh dari Samson Betawi, Benyamin Biang Kerok, serta Benyamin Tukang Ngibul. Sedangkan film yang paling berjasa mengangkat namanya tentu saja adalah Si Doel Anak Betawi yang kemudian dilanjutkan dengan sekuel berjudul Si Doel Anak Modern. Atas prestasinya, Benyamin pernah dua kali diganjar piala Citra sebagai Pemeran Utama Pria Terbaik masing-masing untuk film Intan Berduri (1973) dan Si Doel Anak Modern (1975).

Sosok ayah pengayom keluarga dan jadi teladan

Benyamin Sueb. [Image Source].
Lepas dari dunia hiburan, ia kembali ke rumahnya sebagai seorang figur ayah yang layak jadi panutan. Sesibuk apapun Benyamin berkiprah di industri yang telah melejitkan namanya, ia senantiasa menyisihkan waktu bagi keluarganya. Kepada anak-anaknya, Benyamin paling getol menanamkan karakter disiplin, tepat waktu, pekerja keras, dan tak lupa menjalankan ibadah. Soal pendidikan ia juga tak main-main. Seperti kedua anaknya, Biem dan Bob Benito yang dikuliahkan hingga ke luar negeri, tepatnya ke Denver, Colorado.

Artis betawi terbesar sepanjang masa

Benyamin Sueb. [Image Source].
Nama besarnya sebagai artis betawi tak perlu disangsikan. Musiknya, filmnya, lawakannya, gayanya, semua serba betawi. Para pelawak dan seniman yang lahir di generasi setelahnya juga mengaku sangat terinspirasi dengan kisah hidup beliau ini. Kontribusinya untuk “menasionalkan” Betawi yang saat itu dipandan sebelah mata sungguh tak ternilai. Benyamin juga pernah mendirikan radio FM bernama Bens Radio yang didirikan pada tanggal 5 Maret 1990. Radio ini dikhususkan untuk menyiarkan segala bentuk hiburan sekaligus menjadi media untuk memperkenalkan budaya betawi.

Almarhum Benyamin, apabila hingga kini masih belum dipanggil yang Maha Kuasa, berarti akan menginjak usia 77 tahun. Sayangnya, pada tanggal 5 Agustus 1995, Tuhan sudah berkehendak lain. Sudah 22 tahun kita ditinggalkan olehnya. Namun, karya-karya dan pengaruhnya yang luar biasa akan terus dikenang oleh generasi setelahnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA