7 Aksi Teroris Terlupakan Penyebab Kehancuran Mengerikan di Dunia

oleh Adi Nugroho
15:31 PM on Jul 22, 2015

Kita mengenal serangkaian teror mengerikan seperti hancurnya gedung World Trade Center yang membunuh 3.000 orang. Selain itu kita juga kerap mengutuk aksi teror mengerikan yang sering dikenal dengan Bom Bali 1 dan Bom Bali 2. Sebagian besar teror mengerikan ini terjadi pada tahun 2000-an. Bahkan isunya cepat menjadi viral akibat internet yang mudah diakses hingga berita mudah menyebar kemana-mana.

Baca Juga : 10 Teknologi Canggih yang kini Hilang

Baca Juga
Inilah 6 Bahaya Terselubung yang Jarang Disadari Para Pengguna Kuis Lucu di Facebook, Berhati-Hatilah!
Merasakan Sensasi Jaringan 4G Ngebut Ala Smartfren Lewat Serunya Acara #Amazingfren

Namun tahukah anda jika sebenarnya dalam sejarah telah terjadi serangkaian tindak teror mengerikan. Bahkan dampak dan korbannya bisa jadi jauh lebih banyak, namun terlupakan seiring berjalannya waktu. Sebagai pengingat, mari kita simak tujuh aksi teroris mengerikan yang sempat membuat dunia goyah.

1. Serangan Mengerikan Mumbai, India (1993)

Pada tahun 2008, India terguncang akibat penembakan brutal di Mumbai yang menyebabkan 174 orang meninggal dunia. Kejadian ini dinobatkan sebagai kejadian teror terburuk dalam sejarah India pada tahun 2000-an. Namun di tepat yang sama sekitar 15 tahun silam pernah terjadi aksi teror super mengerikan di mana anggota keluarga teroris melakukan pengeboman di hampir seluruh wilayah dalam waktu 75 menit.

Pusat Kota Mumbai [image source]
Pusat Kota Mumbai [image source]
Penghancuran dilakukan dengan membakar 30 mobil. Setelah berhasil membuat keributan, sekelompok teroris ini mulai melakukan penjarahan dan pengeboman di beberapa tempat. Akibatnya ada sekitar 250 orang meninggal dunia dan 1.100 orang mengalami patah tulang serius. Pemerintah India mengatakan jika ada sekitar 15 ledakan bom dan merugikan negara sekitar 10 juta dolar. Teror ini masih berbau kisruh agama sehingga pemerintah India segera menyelesaikannya agar tidak terjadi konflik dan teror berkelanjutan.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
BERITA TERKAIT
BACA JUGA