7 Rekor Dunia Dari Indonesia

oleh wahyu
13:00 PM on Feb 15, 2015

Kita sebagai warga Indonesia pastinya bangga atas prestasi–prestasi Indonesia yang diakui dunia. Namun, apakah pernah terlintas di pikiran untuk membuat orang Indonesia lainnya semakin bangga terhadap Indonesia atas prestasi-prestasinya?

Berikut kami suguhkan sejumlah orang Indonesia yang berupaya mengharumkan nama bangsanya di mata dunia. Orang–orang Indonesia ini sudah membuat rekor dunia dan berhasil mencatatkan namanya di Guiness Book of World Record atas kemampuan dan potensi mereka. Inilah 7 Rekor Dunia Asal Indonesia!

Baca Juga
5 Fakta Gahar Pesawat Buatan Anak Bangsa N219 yang Bakal Bikin Negara Tetangga Iri
Deretan 10 Paskibraka Cantik Pembawa Bendera Pusaka Di Upacara Istana Kepresidenan yang juga Pantas Membawa Hatimu

1. Russel Miracle

Pada bulan September 2010 lalu, Russel secara resmi diakui dunia dengan memecahkan dua rekor sekaligus, yaitu rekor bermain sulap non-stop selama 72 jam, dan tidak makan dan minum selama tujuh hari lamanya.

Russel Miracle
Russel Miracle

Kedua hal itu dilakukan oleh Russel semata–mata untuk menjunjung nama Indonesia di mata dunia, bahwa tidak hanya orang luar negeri saja, mereka juga bisa memecahkan rekor dunia. Aksi yang dilakukan oleh Russel memang dinilai bisa menyakiti dirinya sendiri, namun pemiliki nama asli Rasyello Moeda itu mengaku ia tidak merasa tersakiti, bahkan ia menikmati aksinya itu.

2. Pulau Simping (Pulau Terkecil)

Satu hal unik dan menarik yang dimiliki Indonesia dan diakui dunia adalah dengan adanya sebuah pulau kecil yang terdapat di Kalimantan Barat. Pulau tersebut dinobatkan sebagai pulau terkecil di dunia. Pulau yang juga dikenal dengan nama Pulau Kelapa Dua itu berada di Teluk Mak Jantu, yaitu berada di kawasan Sinka Island Park, Singkawang.

Pulau Simping
Pulau Simping

Di pulau kecil ini tersuguh pemandangan pantai, lautan, dan perbukitan yang indah mengelilinginya. Selain itu disana terdapat sejenis kelenteng kecil yang dijadikan tempat warga Tionghoa beribadah. Tak khayal jika pulau tersebut selalu ramai dengan pengunjung, dan mendapat rekor sebagai pulau terkecil di dunia seperti yang dicatat oleh PBB (Perserikatan Bangsa–Bangsa) yang mana membuat Pulau Simping ini diakui oleh dunia internasional.

3. Membakar Sate Terbanyak

Rekor satu ini sukses dipecahkan di Bali pada bulan Oktober 2010 silam, yaitu jumlah tusuk sate yang dipanggang oleh sekitar 1500-an orang melebihi rekor sebelumnya, yaitu 75.000 tusuk sate yang dicatat oleh Guiness Book of World Record di Brunei Darussalam.

Membakar Sate Terbanyak
Membakar Sate Terbanyak

Jumlah tusuk sate tersebut hampir terhalang akibat cuacanya yang buruk akan hujan, namun akhirnya sebanyak 1,8 ton daging sapi berhasil dibakar. Acara penghitungan tusuk sate terbanyak ini disaksikan secara langsung oleh Lucia Sinigagliesi, seoran perwakilan dari pihak Guiness Book of World Record.

4. Empat Rekor Sekaligus dalam Waktu Bersamaan

Rekor Indonesia yang selanjutnya adalah terpecahnya 4 rekor dunia sekaligus dalam waktu bersamaan, terjadi di Stadion Maesa Tondano, Minahasa, Sulawesi Utara pada 31 Oktober 2010 silam. Tercatat sejumlah 3.011 orang memainkan alat musik bambu bersama–sama dengan 1.223 orang memainkan kulintang secara massal, dan nada yang dihasilkannya pun serasi.

Instrumen Kolintang Raksasa
Instrumen Kolintang Raksasa

Dengan kombinasi seperti itu, mereka berhasil meraih empat rekor dunia sekaligus yang menjunjung nama Indonesia di mata dunia. Keempat rekor tersebut terdiri dari memainkan alat musik bambu terbanyak, memainkan alat musik kulintang terbanyak, instrumental musik kulintang, dan instrumental musik bambu terompet raksasa. Peraihan rekor dunia di bidang seni dan budaya itu menjadi rekor pertama di Sulawesi Utara maupun Indonesia.

5. Pemain Angklung Terbanyak

Rekor dunia selanjutnya adalah permainan angkung yang dilakukan oleh Indonesia dengan peserta multibangsa terbanyak. Sebanyak 5.182 orang berhasil memainkan lagu We Are The World milik Michael Jackson di Washington D.C., Amerika Serikat pada 19 Juli 2011 lalu. Pembukuan rekor dunia yang dilangsungkan di Taman Nasional Mall Washington Monument itu dihiasi dengan para peserta yang masing–masing memainkan sebuah angklung serta memakai sorban khas Bali di kepalanya.

Pemain Angklung Terbanyak
Pemain Angklung Terbanyak

Mereka memainkan angklung secara serentak berdasarkan nama-nama pulau di Indonesia yang tercantum pada angklung mereka. Pulau – pulau yang memainkan angklung ini terdiri dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Sulawesi, Lombok, Maluku, Flores, Papua, dan Halmahera. Sebelum mengumumkan rekornya, sang juri dari pihak Guiness Book of World Record mengaku terkagum mengetahui para peserta yang sebelumnya tidak pernah bermain angklung, mereka dapat memainkan lagu We Are The World tersebut secara bersama – sama.

6. Dive Pramuka Emas 2011

Rekor ini dihasilkan melalui kegiatan yang berjudul ‘Dive Pramuka Emas 2011’. Kegiatan yang merupakan gerakan pramuka itu sukses mengembangkan bendera merah putih seluas 1.000 meter persegi dan membawanya ke ujung pantai Laut Situbondo pada tanggal 23 Oktober 2011 silam.

Dive Pramuka Emas 2011
Dive Pramuka Emas 2011

Tak hanya itu, usaha mengembangkan bendera Tanah Air itu melibatkan 416 penyelam, yaitu dari unsur utama anggota gerakan pramuka, TNI Angkatan Laut, Polri, dan komunitas penyelam lainnya. Dive Pramuka Emas 2011 berlangsung dalam rangka menyemarakkan peringatan tahun emas ke-50 gerakan pramuka, dan kegiatan itu berhasil menyabet rekor dunia dan mendapat sertifikat dari museum rekor dunia di Indonesia.

7. Penabuh Drum Terlama

Kunto Hartono, seorang drummer Indonesia, menjadi orang yang berkesempatan untuk mendapatkan rekor dunia dari Guiness Book of World Record, yaitu The Longest Marathon Drumming dengan waktu 122 jam 25 menit. Kunto baru memperoleh sertifikat rekor tersebut pada tanggal 10 Mei 2013 lalu. Padahal rekor berhasil dipecahkan pada 1 Januari 2012 di Malang, Jawa Timur.

Kunto Hartono – Penabuh Drum Terlama
Kunto Hartono – Penabuh Drum Terlama

Rekor ini lantas mematahkan rekor dunia yang sebelumnya di sandang oleh Rush Prager, penabuh drum selama 120 jam di Sacramento, AS, tanggal 14 Maret 2009. Ia melakukan hal tersebut selama enam hari, lima malam lamanya. Ia terus memukul drumnya dengan kuat tanpa henti. Makan, minum hingga bersikat gigi dibantu oleh istrinya, ia lakukan sembari menabuh drumnya.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
BERITA LAINNYA
BERITA PILIHAN
Seperti Ini Nasib Para Pemain Film Esek-Esek Setelah Pensiun, Dijamin Kaget Kamu Lihatnya 25 Foto Selfie Fail Abis yang Bikin Kamu Ketawa Ngakak Sampe Perut Mules 15 Potret Nona Berlian, Pemeran Ronaldowati yang Kini Cantiknya Tak Kalah dari Gadis Korea Tak Hanya Fenomena Gancet, Ternyata ‘Cupang’ Juga Bisa Membuat Orang Meninggal 7 Fakta Tentang Dunia Esek-Esek Jepang yang Bakal Membuatmu Tercengang Kabar Terbaru Dicky Haryadi, Kontestan AFI 1 yang Dulu Pernah Bikin Para Cewek Meleleh Ternyata Segini Gaji Pemain Film "Dewasa", Penderitaan Tidak Sebanding dengan Penghasilan Cantik dan Soleha, Putri Sulung Almarhum Uje ini Bikin Cowok Rela Ngantri Jadi Imamnya 5 Bercandaan Presiden Soekarno yang Lebih Kocak Dari Stand Up Comedy Wanita Ini Bikin Geger Gara-Gara Mengaku Sebagai Nabi Terakhir dan Punya Kitabnya Sendiri
BERITA TERKAIT
BACA JUGA