Nama Yance Masita mendadak menjadi buah bibir warganet setelah baliho kampanye dirinya beredar luas di jagad media sosial. Dilansir dari laman kumparan.com, calon anggota DPRD Kabupaten Jayapura Dapil 4 dari Partai Bulan Bintang (PBB) itu jadi sorotan lantaran menuliskan “visi misi” yang terbilang anti-mainstream.

Alih-alih mengumbar janji-janji gombal ala politikus yang lebih sering tidak ditepati, pria yang terjun di wilayah pemilihan Jayawijaya, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya, Nduga, Puncak Jaya, Puncak, Asmat, dan Tolikara itu, hanya menuliskan dua poin penting yang singkat, padat, dan jelas seperti berikut ini.

1. Saya tidak berjanji apapun di depan masyarakat
2. Kita lihat saja

Unggahan akun Ditta A Sarasvati tentang sosok caleg yang unik [sumber gambar]
Alhasil, konten viral yang diunggah oleh akun Twitter Ditta A Sarasvati pada 7 Maret 2019 itu, menuai beragam reaksi yang lucu dari warganet. Menurut penelusuran penulis pribadi, unggahan tersebut telah mendapatkan 5,233 Retwetts dan 3,471 Likes (11/03/19). Sungguh sebuah hal yang sangat-sangat jarang terjadi di dunia perpolitikan Indonesia. Di mana calon wakil rakyat banyak berebut suara masyarakat dengan janji-janji yang kadang mereka sendiri tidak tahu atau bahkan lupa. Astaghfirullah…

Tahun-tahun politik seperti 2019 ini, memang seolah menjadi ajang bagi mereka untuk beradu visi misi demi tercapainya ambisi untuk duduk di kursi empuk sebagai anggota dewan. Berdasarkan pengalaman penulis pribadi, dulu sempat tertarik pada sosok caleg lantaran memberikan visi misi yang luar biasa dan tidak umum pada saat itu.

Visual Caleg di sepanjang jalan [sumber gambar]
Tak perlu sebut nama, caleg yang penulis pilih mencamtumkan dalam salah satu poin misinya, untuk memanfaatkan energi nuklir bagi kesejahteraan masyarakat. Dasarnya saat itu masih polos karena sering kecanduan film spionase dan adegan laga yang kerap menyajikan aksi sabotase reaktor nuklir, penulis tidak memikirkan hal tersebut realistis ataukah hanya sebatar retorika misi belaka untuk meraup simpati. Ah, penulis pun akhirnya termakan bujuk dari visi misi sang caleg tersebut.

Perkara janji memang berat. Gampang diucap, tapi sukar dilaksanakan. Ibarat nahan kentut, bunyinya yang nyaring dan baunya yang sepet bakal menguar ke mana-mana. Alhasil, orang lain juga yang merasakan. Sama seperti visi misi yang entah itu diucapkan oleh Caleg, Cabup, Capres atau semacamnya, secara tidak langsung mereka telah mengikrarkan sumpah yang bernama janji. Di mana hal tersebut harus ditepati jika mereka terpilih sebagai wakil rakyat nantinya.

Ilustrasi menagih janji wakil rakyat [sumber gambar]
Fenomena seperti Yance di atas, bisa dibilang merupakan terobosan yang ciamik menurut penulis pribadi. Datang dari wilayah Timur Indonesia, caleg Partai Bulan Bintang itu tidak banyak menjanjikan sesuatu. Hal tersebut ditambah dengan frasa “Kita lihat saja”, yang seolah menjadi penegasan dari dirinya untuk benar-benar bekerja jika terpilih duduk di kursi dewan.

BACA JUGA: Eks Koruptor dan Pernah Terpidana Dilarang Jadi Caleg, Begini Pro-Kontra yang Terjadi

Menurut hemat penulis, apa yang dilakukan Yance menuai dua keuntungan sekaligus. Pertama, ia tidak terbebani dengan janji-janji yang biasa dilontarkan untuk menarik perhatian masyarakat. Kedua, hal tersebut bisa menjadi daya tarik bagi Yance karena tampil apa adanya dan tidak dibuat-buat. Ya, kita lihat saja bagaimana nanti pace!