in

Inilah Alasan Mengapa Nilai Ujian Nasional Pantas Menjadi Syarat Utama Masuk Universitas

Dari dulu sampai sekarang, perdebatan tentang nilai Ujian Nasional (UN) dijadikan syarat untuk masuk ke jenjang Perguruan Tinggi tidak pernah ada ujungnya lho Saboom. Sebab, banyak sekali pihak yang berbeda pendapat dan akhirnya tidak pernah diujicobakan sampai sekarang. Padahal, siswa SMA banyak yang mengharapkan kebijakan ini dilaksanakan lantaran banyak keuntungan yang didapat jika nilai UN menjadi syarat masuk ke Perguruan Tinggi.

Tahun ini pun juga tetap jadi perbincangan hangat nih masalah pelik terrsebut. Apa benar-benar mau dijadikan syarat masuk perguruan tinggi atau hanya sekedar nilai yang akan dibuang percuma. Padahal nilai UN akan lebih berguna lho kalau dimasukkan menjadi syarat utama masuk ke universitas. Contohnya seperti di bawah ini nih alasannya mengapa nilai UN pantas jadi prasyarat masuk perguruan tinggi.

Kerja keras dari para siswa jadi tidak sia-sia

Mungkin kalian tahu kalau masyarakat Indonesia mempertanyakan untuk apa UN diadakan di jenjang SMA. Lantaran seperti tidak ada gunanya karena siswa yang ingin melanjutkan kuliah harus ada tes tulis kembali dan mengabaikan nilai dari UN. Ya, nilai tersebut semacam tak berfungsi dan hanya ditampilkan pada Surat Tanda Tamat Belajar saja. Lalu setelah itu nilai tidak terpakai dan berakhir menjadi pajangan.

Nilai UN menjadi tidak sia-sia [Sumber Gambar]
Tapi, berbeda kalau nilai UN dijadikan syarat untuk masuk perguruan tinggi. Para siswa tidak hanya mengejar nilai aja Saboom, namun juga belajarnya pasti lebih giat. Kalau mereka tidak niat, bisa-bisa tidak lulus sekolah dan dibarengi dengan tak bisanya lolos ke perguruan tinggi yang diinginkan. Jadi, kalau kebijakan ini benar-benar dilaksanakan, kerja keras dari siswa tidak akan sia-sia. Lalu nilai UN tidak hanya sekedar jadi pajangan biasa.

Masuk ke perguruan tinggi menjadi lebih mudah

Banyak yang bilang kalau tes untuk masuk ke perguruan tinggi itu susahnya minta ampun. Sebab, pelajaran yang diujikan itu benar-benar banyak dan lumayan rumit untuk diselesaikan. Apalagi pelajaran yang berhubungan dengan hafalan dan hitungan, membuat pusing tujuh keliling. Maka dari itu, banyak calon mahasiswa rela merogoh koceknya untuk les sana sini supaya bisa masuk ke universitas favoritnya.

Masuk perguruan tinggi jadi lebih mudah [Sumber Gambar]

Nah, keadaan akan lain lagi kalau nilai UN dijadikan syarat masuk ke perguruan tinggi. Para calon mahasiswa ini tidak perlu repot lagi untuk menghadapi tes yang dirasa sangat sulit selama perjalanan hidup. Mereka hanya cukup menunggu pengumuman dari sekolah apakah diterima atau tidak di universitas.

Calon mahasiswa tidak perlu lagi untuk mengeluarkan biaya tes masuk universitas

Belum masuk ke universitas saja sudah harus dibebani dengan membayar tes seleksi perguruan tinggi. Bahkan, biayanya dari tahun ke tahun semakin bertambah. Yang awalnya hanya sekitar Rp150 ribu, sekarang menjadi Rp300 ribu. Entah pada tahun ini akan bertambah lagi biayanya atau tidak. Nah, masalah inilah yang menjadi beban lumayan berat bagi calon mahasiswa baru. Apalagi kalau ia berasal dari keluarga yang kurang mampu dan banyak tanggungan.

Tidak perlu bayar tes masuk perguruan tinggi [Sumber Gambar]
Tapi, masalah ini tidak akan terjadi lagi ketika kebijakan nilai UN sudah diubah. Jika nilai UN sudah menjadi syarat utama untuk masuk perguruan tinggi, maka tidak akan ada lagi biaya tambahan untuk tes. Dengan begitu, semuanya bisa masuk ke universitas dengan adil tanpa ada biaya sedikitpun.

Tidak akan ada lagi fenomena mahasiswa ‘titipan’

Pasti kalian sudah tidak asing lagi dengan yang namanya mahasiswa ‘titipan’. Peristiwa seperti ini sudah ada sejak lama lho Saboom. Bahkan, sampai sekarang pun masih tetap ada dan bisa dikatakan di semua universitas terdapat kecurangan seperti ini. Melihat kejadian tersebut, banyak orang mengatakan kalau hal itu sangatlah tidak adil. Karena, banyak sekali masyarakat yang ingin melanjutkan kuliah tapi tersendat masalah biaya atau tidak lolos seleksi.

Tidak ada lagi mahasiswa yang masuk jalur belakang [Sumber Gambar]
Dengan adanya kebijakan nilai UN dijadikan prasyarat masuk perguruan tinggi, maka fenomena nakal di bidang pendidikan ini tidak akan terjadi lagi. Karena nilai UN saja yang menjadi syarat dan tidak ada tes tambahan lagi. Kalau begitu, tidak ada lagi alasan mahasiswa dimasukkan melalui jalur belakang.

Empat alasan di atas menjadi bukti kuat kalau nilai UN layak menjadi prasyarat masuk ke perguruan tinggi. Selain memberikan keuntungan bagi para calon mahasiswa, hal tersebut juga bisa berfaedah untuk pemerintah. Jadi, apakah kebijakan ini akan dilaksanakan atau tetap menjadi pernyataan semu belaka?

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Persaingan Semakin Sengit, Inilah Fakta 3 Finalis Indonesian Idol 2018 yang Masih Tersisa

Bernilai Keramat, 5 Objek Wisata di Indonesia Ini Terlarang Untuk Dikunjungi Wisatawan