Merajut kebersamaan dalam perbedaan di tahun ini, jadi tantangan terberatnya Indonesia. Saking gaduhnya politik dalam beberapa waktu terakhir, seringkali isu perbedaan pilihan capres, isu agama, bahkan isu ras mencuat lagi ke permukaan. Tapi kalau melihat ke belakang, tanah air kita ini sejatinya terjalin karena menghargai ke-bhinneka-an di antara penduduknya.

Masih ada nggak sih harmoni keberagaman yang sering kalian nikmati sehari-hari?  Misalnya saat beberapa tahun lalu viral potret seorang muslimah dan biarawati yang menyeberang bersama dengan senyum hangat di antara mereka. Berikut ini Boombastis rangkum beberapa potret yang mengingatkan kita akan nikmatnya kerukunan itu.

Meski berbeda namun bukan alasan untuk tidak bercanda bersama

Saling bercanda [sumber gambar]

Saling membantu satu sama lain adalah kewajiban manusa, tanpa memandang ras dan agama

Saling membantu [sumber gambar]

Indonesia memang terdiri dari latar belakang berbeda, namun semua satu tujuan

Saling menghormati [sumber gambar]

Agama dan Ras tak pernah membatasi seseorang untuk berteman dan bersahabat

Saling berteman [sumber gambar]

Nampak orang-orang Hindu membantu saudara Muslimnya ketika mengantar jenazah

Saling membantu [sumber gambar]

Ketika ada yang kesusahan, semua saling memberikan bantuan

Saling membantu lintas agama [sumber gambar]

Bahkan ketika teman yang beragama lain merayakan hari sucinya, kita ikut menghormati

Ikut merayakan [sumber gambar]

Lihat sendiri kan bagaimana saudara Kristiani ikut memberikan takjil bagi saudara Muslim?

Momen buka puasa [sumber gambar]’

Kita juga ikut memanggul duka ketika teman sedang kena musibah

Juga ikut berduka [sumber gambar]

Nah yang ini nih cakep kata-katanya

Sahabat jalan terus [sumber gambar]
Negeri ini dibangun dengan semangat persatuan, diatas perbedaan. Tetap pelihara kebersamaan ini karena dulu memperjuangkannya dengan darah dan air mata. Jangan sampai terhasut akan provokasi yang menginginkan agar Indonesia terpecah bela. Ya, di negara kita semua  penduduknya adalah saudara.