Modernitas Membuat 5 Suku Asli Indonesia ini Terancam Menghilang

oleh Rizal
07:00 AM on Jan 16, 2016

Perkembangan peradaban kadang tidak selalu membawa hal-hal yang baik. Memang benar, kalau makin modern kita bisa mencicipi nyamannya dibantu teknologi, ataupun jadi luwes dalam berpikir gara-gara ilmu pengetahuan yang berkembang. Namun, karena modernitas juga hal-hal yang berhubungan dengan etnik, tradisi dan kekunoan perlahan menghilang. Hal seperti ini dialami pula oleh suku-suku terpencil di Indonesia.

Indonesia begitu luas dan banyak suku-suku terpencil di sini. Seiring berkembangnya zaman, beberapa mulai menerima perubahan-perubahan dan larut dalam peradaban. Namun, sebagian lagi tetap teguh memegang prinsip hidup masa lalu dan memilih mengisolasi diri. Sayangnya, meskipun demikian, perkembangan modernitas yang sedemikian kencang, lambat laun akan turut menggerus mereka.

Baca Juga
Bukan Anak Artis, 6 Bocah Ini Mendadak Tenar di Sosial Media Sepanjang Tahun 2017
Inilah 4 Cara Greget BNN dalam Menghukum Para Bandar Narkoba yang Mulai Merajarela

Seorang fotografer asal Inggris bernama Jimmy Nelson mengatakan sisa-sisa kehidupan primitif mungkin akan hilang sebentar lagi. Makanya ia menenggelamkan dirinya dalam sebuah proyek mengabadikan foto dari suku-suku yang mungkin sebentar lagi akan menghilang. Ada banyak sebenarnya suku-suku primitif yang difotonya, namun kita ambil saya yang dari Indonesia. Berikut ulasannya.

1. Suku Huli

Suku ini suka berpindah-pindah, kadang menempati Papua Nugini kadang Juga wilayah Indonesia. Suku huli punya ciri khas hiasan muka dan juga aksesoris di kepalanya yang unik. Suku Huli masih memegang prinsip hidup orang dulu, mereka benar-benar menggantungkan hidupnya kepada alam.

Hiasan muka dan kepala jadi ciri khas suku unik satu ini [Image Source]
Hiasan muka dan kepala jadi ciri khas suku unik satu ini [Image Source]
Hal yang menarik dari suku Huli adalah keterbukaannya. Ya, mereka menerima siapa pun di luar lingkaran suku untuk hidup lebih dekat. Suku Huli masih kerap berperang, biasanya karena babi, wanita dan wilayah. Meskipun demikian, mereka lebih suka berdamai. Sistem hidup suku Huli cukup kompleks karena punya struktur yang jelas. Makin gencarnya eksplorasi dan menurunnya jumlah binatang buruan, mungkin akan membuat mereka perlahan meninggalkan tata cara kehidupan lama dan beralih ke sistem hidup yang lebih baru.

2. Suku Asaro

Mudman begitulah nama lain dari suku Asaro ini. Istilah Mudman atau manusia lumpur sendiri karena mereka punya ciri khas yakni topeng lumpurnya yang menakutkan itu. Ceritanya, para pria Suku Asaro pernah berperang melawan musuhnya lantaran desanya direbut. Lalu entah dapat ilham dari mana, akhirnya mereka melumuri badan dengan semacam lumpur putih dan membuat topeng dari tanah liat. Muslihat ini berhasil dan mereka bisa merebut desa.

Suku satu ini terkenal akan topeng mautnya yang menyeramkan itu [Image Source]
Suku satu ini terkenal akan topeng mautnya yang menyeramkan itu [Image Source]
Asaro dikenal dengan sistem hidup yang masih primitif, mereka berburu dan juga memanfaatkan hasil hutan. Asaro diperkirakan hanya akan bertahan dalam beberapa tahun saja. Pasalnya, mereka sudah mulai mengenal kehidupan modern. Mungkin saja ketika merasa alam sudah tak lagi menyediakan apa yang mereka inginkan, orang-orang Asaro akan bertransformasi menjadi penduduk papua di kota besar.

3. Suku Kalam

Sama seperti suku-suku lain di Papua, Kalam hidup bergantung kepada alam. Meskipun demikian, mereka punya sistem hidup yang cukup kompleks. Termasuk bagaimana menanam, merawat tumbuh-tumbuhan dan membuat bangunan. Suku Kalam membagi tugas bagi pria dan wanitanya. Kalau pria biasanya bertugas untuk berburu dan berperang. Sedangkan para wanita biasanya merawat tanaman dan juga anak-anak.

Lihat penutup kepala mereka. Luar biasa, bukan? [Image Source]
Lihat penutup kepala mereka. Luar biasa, bukan? [Image Source]
Soal perang, suku Kalam memang kadang suka melakukannya. Tujuannya adalah untuk memperebutkan wilayah, wanita dan juga babi. Ciri khas mereka ketika berperang adalah menggunakan penutup kepala besar dan mencoreng mukanya dengan bubuk berwarna.

4. Suku Goroka

Diperkirakan suku Goroka sudah ada di Papua sejak seribu tahun lalu. Ratusan tahun terlewati mereka tetap mempertahankan apa yang nenek moyang ajarkan. Ya, menggantungkan hidup kepada alam. Lantaran ajaran ini pula, suku Goroka begitu menghormati pertiwi. Kalau dilihat dari karakteristiknya, Suku Goroka punya sistem yang mirip dengan suku lainnya. Yakni pembagian tugas antara laki-laki dan perempuannya jelas.

Makin seram dandan muka, maka musuh akan semakin segan [Image Source]
Makin seram dandan muka, maka musuh akan semakin segan [Image Source]
Orang-orang Garoka juga suka berperang. Tujuannya juga untuk mempertahankan wilayahnya serta menguasai kekayaan musuh. Uniknya, ketika berperang pria Suku Garoka biasanya tampil habis-habisan. Mereka akan mengenakan atribut khas suku mereka, termasuk penutup kepala yang besar itu serta dandanan muka yang menyeramkan. Makin seram akan membuat musuh makin takut, begitu lah yang dipercayai suku Garoka.

5. Suku Dani

Jauh menanjak ke arah Jayawijaya, tinggal lah sekelompok suku yang masih mempertahankan adat serta gaya hidup kekunoan mereka. Ya, siapa lagi yang dimaksud kalau bukan Suku Dani. Suku ini tinggal di daerah lembah bernama Baliem. Dipercaya jika keberadaan Suku Dani ini sudah beratus-ratus tahun lalu.

Suku satu ini sangat ikonik sekali di Papua [Image Source]
Suku satu ini sangat ikonik sekali di Papua [Image Source]
Meskipun dianggap primitif, tapi Suku Dani mengenal dengan baik tata cara bertani dan menggunakan alat-alat. Yang jadi ciri khas dari suku ini adalah pakaian para lelaki dan perempuannya yang unik. Para lelaki hanya menggunakan Koteka sedangkan wanitanya menggunakan semacam rumbai-rumbai untuk menutupi tubuh mereka. Dan yang paling jadi ikon Suku Dani adalah rumah mereka yang bernama Hanoi.

Suku-suku ini diperkirakan takkan bisa bertahan lama. Modernitas perlahan akan memaksa mereka untuk mulai meninggalkan cara hidup lama. Pariwisata juga turut membuat deretan suku ini menghilang dengan cepat. Suku asli perlahan terpengaruh dengan budaya dari luar dan perlahan mulai meninggalkan tradisi asli mereka. Deretan suku Indonesia ini pun diperkirakan akan segera menghilang lantaran hal-hal tersebut.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Dulu Dianggap Naturalisasi Gagal Bersinar, Kini Nasib Van Beukering Malah Bikin Melongo Mulai dari Tikus hingga Lumpur, Inilah 4 Negara Miskin yang Konsumsi Makanan Seadanya
BACA JUGA