Inilah 5 Fakta Kedigdayaan Wyuha, Strategi Tempur Raja Jawa yang Melegenda

oleh Adi Nugroho
13:12 PM on May 5, 2016

Perang adalah sesuatu yang tak bisa dihindarkan dari setiap dinasti kerajaan di dunia. Tak terkecuali kerajaan di Jawa yang konon telah ada dan eksis sejak abad ke-7 hingga sekarang. Perang-perang akibat perluasan kekuasaan, balas dendam, hingga perebutan tahta yang berlangsung sangat sengit.

Perang-perang ini tentu tak dilakukan secara grusa-grusu tanpa adanya perencanaan yang matang. Setiap perang yang terjadi pasti didahului dengan strategi tempur yang akan memuluskan aksi perang dan kemenangan bisa di dapat. Di Jawa sebuah strategi tempur disebut dengan wyuha. Dan inilah fakta kedigdayaan strategi tempur itu.

Baca Juga
4 Fakta Abu Dis, Kota Tua yang Digadang-gadang Bakal Jadi Ibukota Baru Palestina
Cerita Bocah SD Tawuran Gara-gara Cinta Segitiga Ini Bikin Netizen Tepok Jidat

1. Strategi Perang yang Tercantum dalam Karya Sastra

Strategi perang yang dimiliki oleh raja-raja kebanyakan ditulis dalam karya sastra masa lalu. Seperti kakawin Bharatayudha yang digubah oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh. Dalam kakawin ini, strategi tempur mulai dikenalkan seperti yang terjadi antara Pandawa dan Kurawa. Selanjutnya, strategi ini diterapkan dalam peperangan nyata dalam menghadapi banyak musuh.

Bharatayudha [image source]
Bharatayudha [image source]
Strategi perang yang akhirnya dinamai byuha atau wyuha ini mirip sekali dengan miliki Tsun Tzu. Segala hal terkait persiapan matang dan hal-hal berbau politik dibahas hingga mendetail. Saat peperangan telah terjadi, strategi itu akhirnya diwujudkan dalam taktik tempur. Apa yang terjadi di dalam kertas kadang berbeda dengan yang terjadi di dalam pertempuran.

2. Adaptasi dari Strategi Tempur India Kuno

Kasusastraan India memang memiliki hubungan erat dengan kasusastraan di Indonesia. Penyebaran agama Hindu di masa lalu ditengarai memasukkan beberapa pandangan ketuhanan dan perang. Strategi tempur yang dimiliki oleh India itu akhirnya dimodifikasi dengan baik hingga akhirnya dikenal dengan nama sama-bheda-danua.

adaptasi dari India [image source]
adaptasi dari India [image source]
Sama dalam hal perang berarti mencari kesamaan atau sekutu. Semakin banyak sekutu yang didapatkan, semakin kuat pasukan yang akan dihancurkan. Selanjutnya adalah bheda yang mirip sekali dengan politik memecah belah yang diterapkan oleh Belanda. Untuk memecah kekuatan, gerogoti di dari dalam dengan isu perpecahan. Selanjutnya yang terakhir adalah danua atau menyerang. Saat kerajaan yang telah diadu domba lemah, serangan besar bisa dilakukan agar kemenangan cepat didapat.

3. Strategi Tempur Penyerangan Mendadak

Selain menggunakan strategi sama-bheda-danua, raja-raja di Jawa juga sangat menyukai serangan langsung berupa penyergapan. Raja yang akan memperluas kekuasaannya tiba-tiba mengirim banyak sekali pasukan hingga membuat beberapa kerajaan tak siap. Akhirnya, mereka hanya bisa melakukan serangan balik semampunya, jika tidak beruntung kerajaan bisa dikuasai.

strategi tempur dadakan [image source]
strategi tempur dadakan [image source]
Saat melakukan penyerangan, beberapa pasukan juga merusak beberapa bagian vital dari kerajaan. Misal memutuskan suplai makanan hingga bencana kelaparan bisa terjadi. Akibat hal ini, kerajaan musuh mau tidak mau akan menyerang. Selanjutnya membendung sungai atau sumber air berharga. Tanpa air maka semuanya akan selesai dengan cepat. Jika kerajaan tidak menyerah maka nasib rakyatnya akan binasa.

4. Strategi Tempur Serangan Frontal

Strategi tempur selanjutnya adalah serangan frontal. Serangan frontal tidak sama dengan serangan yang dilakukan dengan mendadak. Perang ini dilakukan setelah dua kerajaan sama-sama siap. Biasanya dua kerajaan akan bertemu di satu tempat dan melakukan peperangan setelah keduanya menyepakati adanya peperangan yang besar. Setelah ada bunyi tetabuhan atau suara terompet yang sangat keras, perang bisa dimulai.

wyuha dalam candi [image source]
wyuha dalam candi [image source]
Contoh peperangan frontal yang pernah terjadi di Jawa adalah perang dalam perebutan tahta kerajaan Mataram kuno. Saat itu, di abad ke-9 masehi Rakai Pikatan dan Rakai Walaing berperang habis-habisan. Contoh selanjutnya terjadi di abad ke-14 antara menantu Hayam Wuruk  dengan Bhre Wirabumi yang sebenarnya anak Hayam Wuruk sendiri.

5. Strategi Wyuha yang Sangat Banyak dan Mematikan

Setidaknya ada dua kitab yang dijadikan acuhan untuk wyuha di Jawa. Pertama adalah kakawin Bharatayudha yang berisi 10 macam wyuha. Beberapa wyuha yang sangat terkenal adalah wukir sagara wyuha yang berarti membentuk pasukan seperti bukit dan samudra. Selanjutnya ada garuda wyuha yang memiliki bentuk seperti burung garuda. Selanjutnya ada kanannya wyuha yang bentuknya mirip dengan lingkaran tapi berlapis-lapis.

contoh wyuha [image source]
contoh wyuha [image source]
Selanjutnya ada karya sastra Kamandaka yang mengenal wyuha menjadi 8 macam. Rata-rata strategi wyuha-nya sama dengan kkawin Bharatayudha, hanya beda satu bagian saja. Adalah singha wyuha atau susunan pasukan berbentuk singa yang menjadi andalan dalam rujukan ini. Wyuha di atas hanyalah beberapa strategi standar saja. Selebihnya wyuha bisa dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Inilah lima fakta kedigdayaan wyuha yang dipakai oleh raja-raja di Jawa. Tanpa adanya strategi tempur ini, mungkin setiap kerajaan tak akan bisa bertahan dengan lama. Di era modern, wyuha telah bertransformasi menjadi lebih rumit karena telah menyangkut banyak sekali sektor-sektor penting.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot?
BACA JUGA