Heboh isu perekonomian Indonesia terancam bangkrut memang cukup mengagetkan. Dilansir dari finance.detik.com, nilai satu dolar pada pukul 16.00 WIB tercatat Rp 14.930. Hampir menyentuh angka Rp 15.000. Alhasil, kondisi ini pun sempat membuat panik masyarakat. Termasuk aparatur negara sendiri.

Namun, pemerintah Indonesia ternyata menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi hal semacam ini. Sebagai masyarakat, kita juga bisa membantu kinerja mereka agar nilai rupiah tak tertekan semakin dalam. Salah satunya adalah dengan cara membeli produk-produk lokal non impor. Selain ikut menjaga kestabilan ekonomi, cara pemerintah dalam upanya memperkuat nilai rupiah patut kita apresiasi.

Memperbanyak investasi dalam negeri dan menggenjot nilai ekspor

Ilustrasi investasi [sumber gambar]
Salah satu strategi Presiden Jokowi menguatkan nilai rupiah adalah, dengan cara memperbanyak investasi dalam negeri dan menggenjot nilai ekspor. Dilansir dari medan.tribunnews.com, transaksi Indonesia tengah mengalami defisit sebanyak 3 persen. Karena itu, percepatan di kedua sektor itu dinilai menjadi sebuah langkah yang tepat.

“Dengan investasi dan ekspor yang meningkat, kita bisa menyelesaikan defisit transaksi berjalan, kalau ini selesai, itu akan menyelesaikan semuanya,” ujar Jokowi yang dilansir dari medan.tribunnews.com

Melakukan transaksi dalam bentuk rupiah

Ilustrasi transaksi dalam rupiah [sumber gambar]
Selain arahan dari Presiden Jokowi, Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter, memiliki caranya sendiri dalam menghadapi pelemahan nilai rupiah. Salah satu caranya dengan menghimpun dana asing yang masuk ke dalam Indonesia. Selain itu, kestabilan nilai rupiah juga bisa dijaga dengan cara menggunakan valuta asing dalam bidang ekspor, impor.

Membeli produk lokal

Ilustrasi beli produk lokal [sumber gambar]
Di tengah-tengah serbuan produk impor dari luar negeri, kita sebagai masyarakat awam juga bisa membantu untuk menguatkan nilai rupiah terhadap dollar. Salah satunya dengan membeli produk buatan lokal Indonesia. Terlepas dari kualitas yang ada, langkah ini bisa mencegah anjloknya rupiah agar tak membumbung tinggi. Selain itu, kita juga telah membantu mengembangkan ekonomi lokal secara tidak langsung.

Atur regulasi perputaran rupiah pada sektor pariwisata

Mendorong turis asing gunakan rupiah [sumber gambar]
Sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa terbesar pada negara. Para turis mancanegara yang membanjiri Indonesia, kerap melakukan transaksi dengan menggunakan dollar Amerika Serikat. Agar posisi rupiah kembali menguat, ada baiknya jika pemerintah mengeluarkan regulasi khusus yang sifatnya mengikat. Seperti penggunaan rupiah dalam setiap transaksi, baik dalam penukaran maupun pembelian. Dengan demikian, perputaran dana dalam bentuk non-dollar tersebut diharapkan dapat menguatkan nilai rupiah.

Masifkan gerakan cinta rupiah

Ilustrasi antara rupiah dan dollar [sumber gambar]
Tak ada lagi upaya yang bisa ditempuh kecuali dengan gerakan “cinta rupiah”. Ya, menggunakan mata uang ini tanpa harus menukarkannya ke dalam bentuk dollar, bisa menjadi upaya kita agar nilai rupiah semakin menguat. Meski terkesan sepele, namun efeknya sangat besar jika. Terlebih jika dilakukan secara massal di Indonesia. Hal ini merujuk pada kondisi perekonomian Indonesia yang kerap fluktuatif alias naik turun.

Selain pemerintah, kita juga seharusnya lebih sadar diri untuk membantu menguatkan nilai rupiah terhadap dollar AS. Bukan apa-apa sih Sahabat Boombastis. Biar negara kita tak alami kebangkrutan parah seperti Venezuela dan krisis ekonomi di Turki maupun Argentina. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?