11 Film Luar Negeri yang Mengambil Setting Tempat di Indonesia

oleh dwiandika
10:49 AM on Feb 20, 2016

Walaupun terkenal dengan kekerasan, kerusuhan sampai dengan koruptor-nya, namun tidak sedikit sutradara dari luar negeri membuat film dengan berlatar belakang daerah di Indonesia. Dengan dijadikannya beberapa daerah di Tanah Air sebagai latar belakang sebuah film, secara tidak langsung akan dapat membuat Indonesia lebih dikenal oleh dunia luar, walaupun kebanyakan dari film-film tersebut masuk dalam kategori actions.

Nah, jika penasaran apa saja film dengan sutradara dari luar negeri yang mengambil setting latar di Indonesia? Berikut daftarnya.

Baca Juga
Inilah 4 Cara Greget BNN dalam Menghukum Para Bandar Narkoba yang Mulai Merajarela
6 Bencana Terbesar di Indonesia Ini Menjadi Penanda Pergantian Tahun yang Kelam

1. Broken Silence (1996)

Film garapan Wolfgang Panzer yang berjudul Broken Silence ini bercerita tentang seorang biarawan bernama Fried Adelphi yang telah menghabiskan sebagian waktunya untuk mengabdi di biara di Swiss. Setelah janji pengabdiannya berakhir, dia ingin melakukan perjalanan ke mana saja yang selama ini tidak pernah dia kunjungi atau lihat.

Broken Silence (1996) [image source]
Broken Silence (1996) [image source]
Sayangnya, ketika berada di Delhi, India, Adelphi kecopetan dan tidak memiliki uang sepeser pun. Gundah dan bingung karena hal itu, datanglah bantuan dari seorang drummer bernama Ashaela. Mereka berdua menjelajahi banyak tempat di India sampai dengan berakhir di Indonesia.

2. Anacondas: The Hunt for the Blood Orchid (2004)

Film satu ini sudah sangat sering diputar berulang-ulang di TV swasta Tanah Air. Dalam film garapan sutradara Dwight H Little ini menceritakan perjalanan beberapa orang di sebuah pulau yang bernama Borneo (Kalimantan) untuk mencari bunga paling langka di dunia, “blood orchid.”

Salah satu scene film Anaconda [image source]
Salah satu scene film Anaconda [image source]
Ada beberapa scene yang memperlihatkan kesibukan di daerah pelabuhan di Indonesia dengan beberapa action dan penanda bahwa memang pengambilan gambarnya ada di Tanah Air. Setelah mengarungi sungai dan rerimbunan hutan, serangan ular raksasa yang dinamakan anaconda tidak dapat dihindari. Kelompok tersebut harus berjuang untuk melawan ular-ular yang menyerangnya.

3. The Fall (2006)

The Fall (2006) [image source]
The Fall (2006) [image source]
The Fall adalah film yang disutradarai oleh Tarsem Singh dan dirilis pada tahun 2006 silam. Film yang menceritakan tentang percintaan dan aksi balas dendam ini mengambil lokasi syuting di daerah Ubud dan kawasan Gunung Kawi, Bali.

4. Amphibious (2010)

Mungkin Anda tidak begitu mengetahui film berjudul Amphibious  yang dirilis pada tahun 2010 lalu ini. Namun film yang sutradara utamanya mengajak salah seorang sineas terkenal Indonesia, Brian Yuzna tersebut juga mengambil setting tempat di sebuah daerah di Sumatra.

Amphibious (2010) [image source]
Amphibious (2010) [image source]
Film ini bercerita tentang sebuah penelitian biologi yang dilakukan oleh peneliti dengan mengambil sampel tubuh makhluk purba dari kedalaman laut Sumatera Utara. Setelah diteliti dan berhasil dikembangkan, ternyata makhluk tersebut membunuh banyak orang dengan cara yang misterius.

5. Eat, Pray, Love (2010)

Film yang dibintangi oleh salah seorang aktris terkenal Hollywood, Julia Roberts, ini merupakan film yang didasari dari sebuah novel karya Elizabeth Gilbert. Dalam film tersebut menceritakan bahwa ada seorang wanita yang mencapai kesuksesan dalam karirnya. Bahkan memiliki suami yang kaya raya.

Eat, Pray, Love (2010) [image source]
Eat, Pray, Love (2010) [image source]
Namun dia ternyata tidak menyukai keadaan itu. Dia menceraikan suaminya dan berhenti berkarir. Kemudian dia memutuskan untuk melakukan perjalanan seorang diri untuk melihat begitu luasnya dunia, termasuk Bali.

6. Alex Cross (2012)

Alex Cross (2012) [image source]
Alex Cross (2012) [image source]
Film ini bercerita tentang sebuah penyelidikan yang dilakukan oleh seorang detektif bernama Alex Cross terhadap kasus pembunuhan seorang wanita oleh pengawalnya sendiri. Tidak hanya sebagai detektif saja, dia juga seorang psikolog dan forensik. Walaupun dikatakan bahwa Alex Cross melakukan penyelidikan di Detroit, Amerika Serikat, namun sebenarnya, film ini mengambil tempat syuting di Nusa Lembongan dan Karangasem.

7. The Savages (2012)

Seperti halnya Eat Pray Love, film berjudul The Savages ini juga didasari dari sebuah novel berjudul sama. Dalam film ini ada 2 bintang terkenal dari Hollywood, yaitu Salma Hayek dan John Travolta. Dalam film besutan Oliver Stone ini menceritakan tentang dua orang pria yang tinggal bersama dengan satu wanita.

The Savages (2012) [image source]
The Savages (2012) [image source]
Keduanya adalah pedagang marijuana yang melawan dominasi kartel dari Meksiko dan menyebabkan wanita yang bersama mereka diculik. Mereka harus beraksi untuk menyelamatkan wanita itu. Waktu pembuatan film ini tergolong singkat, yaitu hanya membutuhkan 6 hari saja dan dilakukan di Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat.

8. Dead Mine (2013)

Dead Mine (2013) [image source]
Dead Mine (2013) [image source]
Tidak hanya mengambil setting tempat di Indonesia, tepatnya di daerah Batam, film yang disutradari oleh Stephen Sheil ini juga dibintangi oleh beberapa aktor dari Tanah Air, yaitu Joe Taslim, Ario Bayu dan Mario Lewis. Film yang bercerita tentang aksi petualangan ini ternyata mendapatkan apresiasi yang positif dari beberapa negara yang dijadikan tempat pemutarannya.

9. Java Heat (2013)

Jika The Philosophers atau After the Dark mengambil latar Candi Prambanan, film berjudul Java Heat ini mengambil tempat di Magelang dan Yogyakarta, serta menampilkan keindahan Candi Borobudur di beberapa scene-nya. Produser film satu ini memang sengaja ingin memperkenalkan budaya Amerika Serikat dan Indonesia dalam satu film.

Java Heat (2013) [image source]
Java Heat (2013) [image source]
Ada banyak adegan kejar-kejaran, perkelahian dan tembak menembak diperlihatkan dalam film ini. Film ini menceritakan tentang pencurian dan pembunuhan di daerah Kesultanan oleh kawanan sindikat yang salah satunya meledakkan diri di tempat itu saat ada acara di dalam keraton.

10. After the Dark (2013)

Film ini mengambil background tempat seperti di daerah Prambanan di Jawa Tengah, Bromo di Jawa Timur dan Belitung. Film ini menceritakan tentang sebuah sekolah internasional yang berada di Jakarta dan berisikan beberapa orang siswa yang harus terisolasi dari dunia luar. Mereka sedang bergejolak dan dilanda bencana, di dalam sebuah bunker.

After the Dark (2013) [image source]
After the Dark (2013) [image source]
Film yang awalnya berjudul The Philosophers dan berganti menjadi After the Dark ini adalah film yang disutradarai oleh John Huddles dan salah satu aktrisnya adalah berasal dari Indonesia, yaitu Cinta Laura. Film satu ini pertama dirilis pada saat dihelat Neuchatel International Fantastic Film Festival pada 7 Juli 2013 lalu, yang kemudian diteruskan penayangannya di Fantasy Filmfest pada tanggal 21 Agustus 2013. Setelah itu, film satu ini ditayangkan di Amerika Serikat pada tanggal 7 Februari 2014 dan kemudian baru diputar secara perdana di Indonesia.

11. Blackhat (2015)

Film yang bertemakan hacker dan peretasan ini juga mengambil setting pengambilan gambar di Jakarta. Tepatnya di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa, Tanah Abang, Apotek Melawai dan Lapangan Banteng.

Blackhat (2015) [image source]
Blackhat (2015) [image source]
Dalam film ini diceritakan bahwa ada sebuah kasus peretasan berat yang dilakukan oleh seorang hacker jenius. Film ini juga dibintangi oleh aktor terkenal Hollywood yang menjadi Thor dalam film “The Avengers,” yaitu Chris Hemsworth.

Selain itu, masih ada banyak lagi sutradara luar negeri yang mengambil tempat syuting atau juga mengambil tema Indonesia dalam filmnya. Seperti The Perfect Wave (2014), The Year of Living dangerously (1982) sampai dengan The Condemned (2007).

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya Dulu Dianggap Naturalisasi Gagal Bersinar, Kini Nasib Van Beukering Malah Bikin Melongo
BACA JUGA