Zaman dulu memang teror menggunakan gadget sebatas penipuan atau aksi orang iseng. Akan tetapi seiring perkembangan zaman makin nyeleneh aksi kejahatan dengan modus serupa. Salah satunya adalah dengan menggunakan kedok makhluk halus. Semisal Momo Challange teror yang dianggap dilakukan makhluk halus melalui via WA.

Tak sampai di situ, ternyata di Pajarito, salah satu kota di Kolombia ada kejadian serupa yang terjadi kembali. Namun bedanya kalau kali ini bukan Momo namun memang makhluk halus yang dianggap jadi pelakunya. Lalu benarkah itu? Simak ulasan berikut.

Teror WA ‘ditumpangi’ oleh roh jahat yang merajalela

Beberapa waktu yang lalu, warga kota di Kolombia dikejutkan dengan fenomena tak biasa pada anak remaja mereka. Hal ini karena banyak di antaranya ditengarai terkena gangguan dari roh jahat. Uniknya peristiwa ini tidak terjadi ketika mereka berkunjung ke tempat angker atau lain-lain melainkan saat mereka menggunakan aplikasi Whatsapp.

Dianggap gangguan setan [sumber gambar]
Kurang lebih ada 14 korban yang terindikasi terkena gangguan seperti itu. Sedangkan gejalanya sendiri mulai dari kejang, menyayat bagian tubuh sendiri, pingsan hingga suaranya yang berubah seperti seolah sedang kerasukan. Lantaran tanda-tanda tak biasa ini membuat para anak itu mesti segera dilaporkan ke pihak berwenang.

Jam malam pun meski diberlakukan di sana

Sampai saat ini alasan mengapa banyak anak yang mengalami hal serupa masih diselidiki. Apa benar ada gangguan dari roh jahat seperti yang diberitakan, atau malah konsumsi obat-obatan serta aktivitas terlarang lainnya. Oleh sebab itu para orang tua segera membawa anak-anak mereka pada pihak berwenang dan mengkonsultasikannya kepada psikolog yang dibawa oleh pemerintah.

Daerah Pajarito [sumber gambar]
Satu-satunya upaya yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah tidak membiarkan para anak-anak untuk keluar malam dan mengawasi segala penggunaan media sosialnya. Mau bagaimana lagi pasalnya bisa saja malah tambah banyak anak yang terkena kejadian yang serupa.

Bahkan akan dikenakan denda bagi yang melanggar

Tak sampai di situ, hal ini bahkan membuat sang walikota juga harus turun tangan supaya hal yang serupa tidak terjadi lagi. Salah satunya adalah dengan memberikan aturan batu supaya anak-anak tidak melanggar aturan keluar malam yang telah disepakati.

Ilustrasi kerasukan [sumber gambar]
Ya dengan memberikan denda bagi mereka yang ketahuan melanggar akan jadi salah satu cara efektif supaya makin sedikit kemungkinan melakukan pelanggaran. Banyak para orang tua di Pajarito mengaku sangat berterima kasih dengan adanya aturan baru ini meskipun ada denda yang lumayan mengikat. Sampai saat ini masih belum ada kejadian lagi yang tejadi sampai saat ini.

Dulu kisah mengenai  WA Momo Challenge juga ramai

Sebelum kisah sebelumnya juga ada kasus Momo Challange yang sempat menghebohkan. Awalnya banyak yang mengira kalau aksi dilakukan oleh makhluk halus. Ya, banyak remaja yang dipaksa untuk melakukan hal-hal yang menyakiti diri sendiri hingga membahayakan nyawa ketika menelpon nomor WA tak dikenal. Pun demikian dari mana sumber WA itu bersal tidak ada yang mengetahui.

Momo Challange [sumber gambar]
Seandainya mereka tidak melakukan tantangan tersebut, maka nyawa mereka pun bisa jadi taruhan. Mengetahui ada korban dari nomor WA tidak dikenal ini membuat sebagian orang beranggapan ada campur tangan makhluk halus di baliknya. Namun semua tidak terbukti dan diperkirakan hanya ulah orang iseng.

BACA JUGA: Bukannya Ditakuti, 9 Chat dengan Momo Challenge ala Orang Indonesia Ini Malah Bikin Ngakak

Mengetahui hal seperti ini bisa terjadi kapan saja, orang tua mesti tambah waspada. Pasalnya bisa saja kejadian serupa terjadi kembali. Terlepas dari gangguan makhluk halus atau bukan, yang jelas mesti lebih lagi dalam mengawasi anak-anak.