TNI adalah anak kandung rakyat. Ungkapan penuh makna yang kerap dilontarkan para petinggi jajaran militer itu, seolah menyiratkan kedekatan para prajurit NKRI dengan masyarakat. Hal ini rupanya telah dipraktekkan langsung oleh sosok Serka Muhammad Darwis. Selain menjaga Tanah Air, anggota Babinsa yang bertugas di Desa Maroko, Kecamatan Rante Angin, Kabupaten Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara ini juga kerap membantu warga yang membutuhkan.

Alhasil, namanya pun mulai dikenal berkat foto-fotonya yang viral di media sosial. Saat itu, ia tengah menggendong sejumlah anak SD yang akan bersekolah untuk menyeberangi sungai. Memang, kondisi saat itu serba minim karena tak adanya akses jembatan untuk dilalui transportasi. Hampir setiap hari Serka Muhammad Darwis menantang maut untuk membantu mereka yang butuh pertolongan.

Sosok prajurit bertekad baja yang tak kenal rasa takut

Serka Darwis yang tak kenal rasa takut demi membantu masyarakat [sumber gambar]
Bukan perkara mudah menjalani apa yang dilakukan oleh Serka Muhammad Darwis. Setiap hari, ia berpacu dengan maut mengantarkan anak sekolah untuk menyeberang sungai Rante Angin. Terutama saat cuaca buruk. Dengan posisi bergelantungan di atas aliran air yang cukup deras, Darwis tampak hati-hati menggendong beberapa anak-anak sekaligus yang menggelayuti tubuhnya. Dilansir dari news.detik.com, hal ini ia lakukan sebagai bentuk pengabdiannya selaku petugas Babinsa di tengah-tengah masyarakat.

Siap sedia bagi warga yang membutuhkan pertolongannya

Serka Darwis yang sigap ketika dimintai bantuan [sumber gambar]
Dilansir dari news.detik.com, Darwis yang bergabung dengan Angkatan Darat Sejak tahun 1989 ini, mulai aktif menjadi seorang Babinsa setelah diangkat pada 2009 silam. Karena diterjunkan langsung di lingkungan masyarakat sipil, tugasnya adalah memberikan bantuan bagi yang membutuhkan. Alhasil di pagi buta seusai shalat subuh, ia langsung beranjak ke sungai sambil menenteng handuk dan mandi di sana. Kemudian, menunggu sesaat untuk menyeberangkan anak-anak yang hendak berangkat sekolah dan para ibu-ibu yang menuju ke pasar.

Bahaya yang timbul akibat minimnya sarana penunjang aktivitas masyarakat

Resiko tinggi yang tak menyurutkan niat Serka Darwis [sumber gambar]
Lebar Sungai Rante yang mencapai 60 meter, menjadi sebuah tanda bahaya tersendiri bagi masyarakat sekitar. Terlebih pada saat cuaca buruk datang, air yang meluap-luap bisa berubah menjadi arus yang sangat ganas. Untuk itu, Darwis selaku Babinsa memutuskan untuk membantu mereka. Saat kondisi normal, penyeberangan bisa dilakukan oleh warga sekitar dengan menggunakan gondola. Namun jika cuaca buruk, Darwis harus turun tangan sendiri. Bergelantungan di atas sebilah kayu yang ditopang oleh bambu di kanan kirinya, secara perlahan menyusuri tiap jengkal dari seutas tali yang digunakan. Luar biasa perjuangannya ya Sahabat Boombastis.

Suka duka sang prajurit dalam membantu masyarakat

Sosok yang setia melayani warga yang membutuhkan [sumber gambar]
Melihat kondisi medan saat menyeberangkan warga, Darwis sempat mengalami suatu peristiwa yang begitu membekas di ingatannya. Karena akses jembatan belum tersedia, ia berinisatif untuk membuat sebuah perahu ala gondola dan seutas tambang sebagai alat sarana penyeberangan. Entah karena faktor apa, sebuah motor yang dibawa Darwis pada saat itu tiba-tiba terjatuh ke sungai. Saat itu dirinya tengah memuat semen 5 sak, 1 sak 50 kg, 2 kuintal dan ditambah oleh motor. Meski demikian, hal itu tak menyurutkan langkahnya untuk tetap mengabdi pada masyarakat.

Seorang Babinsa itu harus mengetahui apa yang menjadi keluhan dan kami berusaha untuk memberikan solusi,” ujarnya yang dilansir dari news.detik.com.

Aksinya dipuji oleh netizen dan diapresiasi oleh Jenderal TNI

Kerja kerasnya diapresiasi Jenderal TNI Mulyono dengan piagam dan hadiah [sumber gambar]
Berkat keikhlasan dan foto-fotonya dirinya yang viral, Serka Muhammad Darwis banjir pujian dari netizen. Tak hanya itu, Jenderal Mulyono pun mengapresiasi perjuangannya dengan piagam penghargaan dan hadiah sebuah motor untuk dirinya beraktivitas. Bagi netizen, sosoknya adalah sebuah teladan nyata yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Berkat pemberitaan dirinya yang viral di dunia maya, pemerintah pun akhirnya tergerak untuk membangun jembatan di lokasi tersebut. Kini, masyarakat setempat bisa memanfaatkannya tanpa harus takut dengan kondisi sungai. Hal ini juga menandakan, aktivitas Serka Darwis bergelantungan dengan tali resmi berakhir.

Begitu luar biasanya kekuatan sosial media. Berkat foto-fotonya yang viral, perjuangan Serka Muhammad Darwis menjadi teladan inspiratif sekaligus mendapatkan apresiasi dari banyak orang. Memang benar, suatu pekerjaan yang kita lakukan dengan niat yang tulus dan ikhlas, tentu akan menghasilkan sebuah hal positif. Seperti sebuah pepatah, apa yang kau tabur, itulah yang akan engkau tuai nanti. Ayo semangat Sahabat Boombastis!