Sahabat jadi cinta itu bukanlah hal yang mustahil. Karena kalau kamu percaya, ada Tuhan yang dapat membolak-balikkan hati manusia. Kamu bisa berkata tidak, tapi jika Tuhan bilang ‘iya’? Wah, sudah lain lagi urusannya.  Tahu Ayudia Bing Slamet dan Ditto, kan? Mereka awalnya adalah sepasang sahabat, yang akhirnya berujung ke pelaminan. Kenapa bisa ada cinta di antara kamu dan sahabat? Jawabannya sederhana, kalian sudah telanjur nyaman oleh satu sama lain. Di mana kenyamanan itu sangat jarang kamu dapatkan ketika bersama dengan seseorang yang bukan sahabatmu.

Kalau sekarang kamu merasakan hal yang sama seperti kalimat di atas, berarti ada kemungkinan kamu ada rasa, nih. Tidak ada salahnya kok, diungkapkan, daripada dipendam dan nantinya sakit sendiri.  Jatuh cinta dan menikah dengan sahabat memang sering kali dihindari, tapi nyatanya, pernikahan antara dua sahabat bisa disebut ‘enak’, lho. Nih, buktinya:

Kamu tidak akan kaget dengan tingkahnya, jika sudah menikah

Ayudia Dito

Walau sudah melakukan penjajakan atau PDKT terlebih dahulu dengan pacar, kamu tetap harus memahaminya lagi setelah menikah. Bahkan tak jarang, kamu akan kaget dengan tingkahnya yang ternyata begini dan begitu. Beda halnya jika menikahi sahabat sendiri. Dari kecil hingga dewasa, kalian terbiasa bersama, dan sudah saling memahami tabiat masing-masing. Jadi adaptasi antara kalian setelah menikah, tidak begitu lama.

Tidak perlu pusing harus bersikap seperti apa di hadapan pasangan

Nikah Sama Sahabat

Mengenal sahabat luar dalam, bahkan hampir separuh hidupmu diisi dengan kehadiran si sahabat. Di sekolah, di kampus, di tempat kerja, sahabat selalu ada untukmu. Hal itu membuat kalian saling memahami dengan baik karakter masing-masing.  Jika sahabat marah, kamu sudah tahu harus bersikap seperti apa untuk menghadapinya. Otomatis, ketika kamu menikah dengan sahabat sendiri, hal ini tidak akan menjadi kendala, karena kalian sudah saling memahami luar dalam. Asik, kan?

Kamu sudah tahu seperti apa lingkungan pergaulannya

Ayudia Dito

Memiliki pasangan yang satu lingkungan pergaulan dengan kita adalah hal yang asik dan seru. Pasalnya, ketika kamu menghadiri suatu acara seperti reuni sekolah, kamu tidak perlu mengenalkan pasanganmu lagi kepada teman-teman yang lain, karena temanmu adalah temannya juga.  Bahkan kalian bisa pergi berlibur bersama-sama tanpa harus merasa canggung dengan teman pasangan masing-masing.

Tidak perlu proses PDKT

Dito Ayudia

PDKT adalah hal yang menurut sebagian orang, ribet. Bagi kamu yang terbiasa dengan hal-hal sederhana, kamu akan malas ketika ada yang mendekati dan mengajak PDKT. Tapi ketika kamu mulai jatuh cinta terhadap sahabat sendiri dan memutuskan untuk menikahinya, kamu tidak perlu melakukan pendekatan lagi.  Kamu bisa dengan santai dan tidak perlu jaga image di depan sahabat, karena kalian sudah saling mengenal lebih dalam satu sama lain. Jadi tidak ada yang perlu disembunyikan lagi, kan? Nah, bagaimana, makin mau menikah dengan sahabat sendiri?

Kamu ada di tempat paling spesial, bahkan di bagian paling dalam

Dito Ayudia

Belasan tahun saling mengenal, bertengkar, bercanda, tertawa dan bersedih bersama, akan membuatmu merasakan suatu perasaan khusus tentang sahabat. Kamu akan mempunyai tempat yang sangat penting dalam hatinya, dan tidak akan bisa terganti.  Keistimewaan itu hanya bisa kamu dapatkan ketika menjalani sebuah hubungan dengan sahabatmu sendiri. Nama kalian masing-masing sudah terpatri dengan kuat di lubuk hati terdalam, dan tidak akan mudah terusik oleh hal-hal lain.

Tentu hal ini kembali kepada pribadi masing-masing, ya. Jangan dijadikan patokan, karena setiap individu memiliki jalannya sendiri. Jadi, buat kalian yang belum dapet jodoh, mungkin sahabat dekatmu adalah orang yang kamu tunggu selama ini.