Memiliki senjata militer paling ampuh dan tangguh tentu jadi sebuah impian banyak negara. Bukan digunakan untuk menjajah atau pun hal buruk lainnya, namun demi menjaga kedaulatan bangsa dan negara. Apalagi semua dilakukan untuk mengantisipasi adanya perang dan keadaan terburuk lainnya yang bisa saja terjadi. Biaya besar pun bakal dikucurkan untuk memperkuat militer.

Nah sehubungan dengan hal tersebut, beberapa senjata dulu sempat dibuat dengan biaya yang luar biasa. Namun sayangnya karena satu dan beberapa hal yang membuat senjata ini jadi tak bisa digunakan alias mangkrak dan bikin bangkrut negara. Lalu senjata apa saja itu?

Pesawat pengebom nuklir Valkirie yang terbengkalai

Senjata nuklir memang punya citra mengerikan sendiri bagi dunia, apalagi mengingat dua kota besar di Jepang sempat lenyap karena alusista tersebut. Sejak saat itulah sang pengebom, Amerika sempat mendapatkan pamor sendiri dengan senjata nuklirnya. Tak sampai disitu, bahkan negara tersebut sempat membuat sebuah pesawat pengebom nuklir bernama B-70 Valkyrie dengan biaya 12 Miliar dollar.

Pesawat Valkirie [sumber gambar]
Beroperasi di atas 21.000 meter pada kecepatan Mach 3+ menjadikan pesawat ini paling unggul pada zamannya. Namun sayang lantaran semakin canggihnya jenis lain membuat pesawat ini harus diuzurkan karena Amerika lebih memilih menggunakan rudal balisitik antar dunia, ketimbang mengirim nuklir dari atas dengan resiko gagal yang tinggi.

Tank mahal milik Kanada ternyata mubazir juga

Kanada ternyata juga sempat menghambur-hamburkan beberapa uangnya untuk membangun alusista namun akhirnya tak berguna. The Multi-Mission Effects Vehicle atau MMEV, sebenarnya adalah sebuah rencana brilian agar negaranya punya kendaraan tempur gahar di daratan.

MMEV [sumber gambar]
Teknologi berupa ‘anti-tank’ dan kendaraan defensif ‘surface-to-air’ ini diharap jadi sebuah modal utama agar negaranya disegani dunia. Oleh sebab itu tak tanggung-tanggung dana dikucurkan mencapai 100 juta dollar Amerika. Bisa dibayangkan kan, seberapa percaya dirinya negara ini waktu itu dengan proyeknya. Namun siapa sangka Kanada berubah pikiran karena keberagaman kendaraan ini yang ternyata diprediksi untuk mengurangi kemampuan pasukan darat di medan perang. Alhasil MMEV pun tak jadi dilanjutkan.

A-12 Avenger III yang sempat bikin AS rugi banyak

Tak henti-hentinya Amerika Serikat melakukan terobosan dalam mengembangkan alutsista. Salah satunya adalah sebuah pesawat pengebom siluman  A-12 Avenger III. Program yang dimulai pada tahun 1990 itu sudah banyak menghabiskan banyak uang dari negeri paman Sam, kira-kira jika ditotal bisa mencapai 57 miliar dollar.

A-12 Avenger III [sumber gambar]
Bagaimana lagi, pada masa itu hanya pesawat jenis inilah yang mampu menembus segala cuaca dengan desain sayap tunggal. Tanpa adanya alasan yang jelas, entah kenapa proyek ini seolah tenggelam karena tak kunjung juga jadi. Padahal pihak Amerika sendiri sudah membayar uang muka sebesar 3 miliar dollar yang akhirnya jadi kerugian negara.

Rudal Trident yang harus mangkrak puluhan tahun

Bukan hanya masalah kendaraan tempur, ternyata Amerika juga sempat mengembangkan teknologi rudal yang luar biasa. Tepatnya proyek rudal Trident digadang sebagai senjata jenis baru yang ampuh dan disegani. Nantinya setelah di pasang di kapal selam, rudal trident dapat mengangkut banyak hulu ledak bertenaga nuklir. Ditambah lagi banyak varian dari rudal ini disesuaikan dengan targetnya.

Rudal Trident [sumber gambar]
Dikembangkan mulai tahun 1979 dengan etimasi biaya mencapai 40 miliar dollar. Namun sayangnya tak ada kabar dari rudal tersebut dan akhirnya proyek diberhentikan. Pengerjaan rudal ini akan diteruskan pada tahun 2042 mengingat keampuhan dari rudal tersebut.

Melihat banyaknya alusista yang berbiaya mahal ini tidak terbayang buka bagaimana keampuhannya di medan tempur. Namun sayang karena satu dan beberapa hal akhirnya harus mangkrak gak karuan. Tentu hal ini juga jadi pelajaran buat Indonesia agar lebih hati-hati dalam merencanakan sesuatu.