Bagi yang belum ngeh, mendengar San Diego Hills pasti langsung mengira kalau itu adalah nama sebuah tempat di luar negeri. Padahal, ini adalah nama sebuah komplek pemakaman di Indonesia. Bukan sembarang pemakaman. San Diego Hills merupakan area pemakaman bintang lima yang menjadi favorit hunian masa depan orang-orang berduit.

Ketika pemakaman lain pada umumnya hanya dipenuhi oleh deretan kuburan yang tampak penuh sesak sejauh mata memandang serta atmosfer angker lagi menyeramkan yang mencuat tatkala malam datang, San Diego Hills justru kebalikannya. Pemakaman ini luas dengan dominasi pemandangan hijau yang menghampar dan lebih mirip seperti lapangan golf ketimbang sebuah tempat peristirahatan terakhir manusia.

Pemandangan yang indah membuat San Diego Hills tak tampak seperti pemakaman

[Image Source].
San Diego Hills adalah sebuah pemakaman super mewah yang terletak di daerah Karawang, Jawa Barat. Tak seperti kuburan kebanyakan, kawasan ini justru dipenuhi oleh rerumputan yang rapi, taman yang asri, pepohonan yang rimbun sejuk, hingga air mancur yang yang indah lengkap dengan patung-patung bernilai seni tinggi. Sajian pemandangan ini mungkin dapat sedikit mengurangi suasana duka orang-orang yang ditinggalkan.

Dimiliki oleh konglomerat super tajir Indonesia

Dimiliki oleh Grup Lippo. [Image Source].
Area pemakaman yang luasnya mencapai 500 hektar ini dimiliki oleh PT Lippo Karawaci Tbk, perusahaan yang tersohor dengan sepak terjangnya di bisnis properti. James Riyady, pimpinan induk perusahaan, Lippo Group, mengatakan bahwa pembangunan San Diego Hills bukan hanya menyangkut sebuah bisnis menggiurkan saja di mana lahan pemakaman kini semakin sulit didapatkan di kota besar, namun lebih dari itu ia berujar bahwa mereka yang telah meninggal wajib dipersembahkan tempat yang layak dan pantas untuk dikunjungi jika sewaktu-waktu keluarga atau sahabatnya berziarah.

Pengen dikubur di sini? Siapin duit selangit

Seperti ini pemakaman tipe paling standar. [Image Source].
Kini kita masuk ke pembahasan yang paling dinanti. Berapa sih tarif lahan kuburan di sini? Jawabannya tergantung. Dikutip dari sebuah situs marketing milik salah satu salesnya, budget yang mesti kamu siapkan per Juli 2017 untuk memesan lahan di pemakaman super mewah ini adalah mulai dari 20 – 85 juta rupiah. Itu hanya untuk tipe pemakaman single burial alias paling murah. Dan harga paling mahal yang dipatok oleh pengelola mencapai 5 miliar lebih! Ini tipe pemakaman paling premium di mana sang pembeli dapat membangun gazebo atau mengajukan rancangan pemakamannya secara kostumisasi.

Area pemakaman lintas agama

[Image Source].
Walaupun namanya kebarat-baratan, nyatanya di sini juga terdapat area pemakaman khusus pemeluk agama Islam. Disediakan berbagai “paket pemakaman” yang terbagi ke dalam lima area khusus dengan mengadopsi konsel lima Rukun Islam. Selain itu, banyak juga area yang ditujukan khusus pemeluk agama lainnya seperti Kristen, Tionghoa, hingga Budha. Ada pula tipe pemakaman Universal yang disediakan khusus bagi mereka yang tak berkeberatan jika tempat peristirahatannya bercampur dengan umat agama lain.

Pemakaman merangkap pusat rekreasi

Ada kolam renangnya juga! [Image Source].
Di lanskap seluas 500 hektar ini, kamu tak hanya akan menemukan kuburan saja. Di San Diego Hills terdapat banyak fasilitas rekreasi keluarga seperti danau seluas 8 hektar yang bisa diarungi oleh perahu dayung, restoran dengan suguhan kuliner bintang lima, hingga fasilitas olahraga seperti kolam renang, ruang biliard dan tenis meja. Untuk yang ingin melangsungkan pernikahan di sini juga bisa loh. Tempat yang bisa digunakan adalah Heavenly Dome, ruang serbaguna berkapasitas 250 orang.

Pemakaman favorit para pejabat dan artis tanah air

Oka Mahendra. [Image Source].
Pesona pemakaman San Diego Hills telah lama dilirik oleh para pejabat dan artis tanah air. Khususnya sejak salah seorang model cantik bernama Olivia Dewi disemayamkan di sana. Beberapa artis tenar yang juga dimakamkan di sini di antaranya adalah Toetti Adhitama (wartawan senior TVRI), Rae Sita Supit (Aktris) dan terakhir yang paling hangat adalah pemakaman Oka Mahendra (produser musik). Sedangkan di sektor pejabat, ada nama wakil menteri ESDM Widjajono Partowidagdo dan Menkes Endang Rahayu.

Kaum berduit boleh saja memakamkan sanak keluarganya di lingkungan yang indah dan pantas seperti ini. Tapi, alangkah ironisnya jika orang-orang yang telah meninggal, yang tak dapat membawa harta apapun ke alam akhirat selain amal perbuatannya, dikebumikan dengan biaya yang luar biasa besar. Padahal, di sisi lain masih banyak orang-orang yang hidup di luar sana yang lebih membutuhkan uang tersebut.