Kamu pasti pernah melihat di film-film thriller, saat tiba-tiba sebuah lift mati dan terjun bebas ke dasar. Kelihatannya yang semacam ini takkan terjadi, namun sayangnya itu mungkin saja bakal muncul. Secara teknis hal ini memang sangat terjadi dan yang namanya kesialan kadang bisa terjadi pada siapa pun dan kapan pun.

Ketika hal itu benar-benar terjadi, bukan berarti hidup akan berakhir. Pasalnya, ternyata ada beberapa cara aman yang bisa dilakukan dan mampu membuat kita tetap hidup. Lalu, seperti apa cara yang bisa dilakukan ketika hal kritis ini terjadi? Simak ulasannya berikut.

Jangan melakukan hal bodoh

Hal Bodoh dalam lift [image source]
Inilah yang selalu terjadi saat lift tiba-tiba mati, semua orang langsung panik dan melakukan hal-hal yang malah membahayakan diri sendiri. Misalnya saja dengan mencoba mencongkel pintu lift. Ini adalah tindakan yang sangat berbahaya karena kita tak tahu sedang berada di lantai berapa. Bisa-bisa malah terjatuh lebih deras atau bahkan tersengat aliran listrik.

Bersikap tenang

Tetap tenang [image source]
Bersikap tenang bisa membuat kita tetap hidup. Teorinya sebenarnya mudah. Jadi, ketika kita tak mampu untuk tetap tenang, maka secara otomatis tubuh akan lebih banyak membutuhkan oksigen. Dan seperti yang kamu tahu, di dalam lift oksigen yang tersedia hanya sedikit, ditambah lagi di dalam lift mungkin ada beberapa orang lainnya. Ketika semua tidak tenang, maka oksigen akan segera habis di semua yang ada di dalam akan lemas dan tak lama meninggal dunia.

Pencet tombol darurat

Pencet tombol darurat [image source]
Saat seperti ini adalah momen yang tepat untuk memakai tombol darurat alih-alih menggedor-gedor pintu lift. Selain tak guna, hal tersebut malah membuat tangan kita cidera. Gunakan baik-baik tombol darurat sambil berbicara dengan petugas. Setelah selesai, tetap tenang dan sabar untuk menunggu bantuan datang.

Jangan terlalu bicara dan posisikan diri dalam keadaan duduk

Posisi duduk adalah yang terbaik [image source]
Terlalu banyak bicara malah semakin menambah buruk keadaan, sebaiknya kamu bersikap tenang dengan memposisikan diri dalam keadaan duduk. Saat keadaan duduk, kamu akan jauh lebih tenang dari pada saat dalam posisi lain.

Bila lift terasa terjatuh, jangan berdiri ataupun loncat

Jangan Loncat [image source]
Jangan terkecoh dengan adegan-adegan di film Hollywood, itu adalah tindakan bodoh. Dengan posisi berdiri atau meloncat saat lift jatuh itu takkan bisa membantu banyak. Malah justru akan memperparah keadaan nantinya. Tetap berada di posisi duduk agak cidera yang dialami tak parah.

Posisi duduk atau telentang adalah yang terbaik saat lift jatuh

Posisi telentang ddan duduk [image source]
Jika kita sendirian dalam lift tersebut, sebaiknya segera mengambil sikap telentang pada bagian dasar lift. Sebaliknya jika lift dalam keadaan ramai, posisikan diri duduk agar tidak memakan banyak tempat. Posisi inilah yang menurut ilmuwan paling aman saat lift terjatuh.

Gunakan tas atau koper untuk mengurangi dampak saat terjatuh

Untuk mengurangi dampak benturan, gunakan alat sekitar [image source]
Jika kebetulan membawa tas saat hal ini terjadi, maka kita bisa memanfaatkannya dengan cara meletakkan benda tersebut di bawah. Entah sebagai tumpuan atau pun alas. Hal ini menurut para ilmuwan bisa mengurangi dampak cidera ketika lift terjatuh.

Bila tidak ramai, gunakan handle

Kurangi dampak benturan dengan menahan beban di handle [image souce]
Bila keadaan sepi, kita dapat menggunakan handle yang ada di bagian samping lift. Kita bisa memanfaatkannya untuk menopang badan sehingga bisa menghindari cidera. Tapi, patut berhati-hati pula karena dengan posisi berpegangan yang keliru malah bisa membuat kita cidera.

Pemilihan langkah yang tepat saat keadaan darurat bisa menyelamatkan nyawa. Ingat kecerobohan pertama saat dalam keadaan darurat adalah bersikap terlalu panik. Panik adalah kunci hal buruk terjadi. Tetap tenang meskipun keadaannya gawat. Pasalnya, kalau salah langkah sedikit maka nyawa bisa jadi taruhannya.