Ritual-Ritual Pengorbanan Manusia Bangsa Aztec yang Kekejiannya Kelewat Batas

oleh Adi Nugroho
10:00 AM on Jan 11, 2017

Bukan rahasia lagi kalau Bangsa Aztec yang pernah mendiami daratan Meksiko dikenal sangat kejam. Mereka kerap melakukan aksi penyerangan ke desa-desa sekitar untuk mengambil harta dan penduduk yang kelak akan dijadikan sebagai bahan ritual. Penduduk yang berasal dari kawasan lain akan dibunuh untuk ritual dengan cara yang mengerikan.

Oh ya, selama ini kita kita hanya mengenal satu ritual pengorbanan manusia yang ada di Aztec. Ritual itu dilakukan untuk dewa dengan memotong organ dalam seperti jantung dan membiarkan darahnya mengalir. Selain ritual yang mengerikan ini, ternyata Aztec juga masih memiliki ritual pengorbanan lain yang kekejiannya sudah kelewat batas.

Baca Juga
Cerita Bocah SD Tawuran Gara-gara Cinta Segitiga Ini Bikin Netizen Tepok Jidat
Mengenang Perjuangan Desak Putu Kari, Istri I Gusti Ngurah Rai yang Baru Saja Tutup Usia

1. Ritual Pengorbanan Bayi Kembar

Bagi masyarakat Astec, memiliki bayi kembar adalah sebuah bencana yang sangat besar. Bayi kembar hanya akan memberikan kematian yang tidak ada habisnya. Akibat kepercayaan ini, keluarga yang memiliki anak kembar akan memberikan satu bayi kembarannya kepada dewa di kuil kembar dengan membunuh bayi itu agar kembali ke langit.

Ritual Pengorbanan Bayi Kembar [image source]
Bayi yang tidak tahu apa-apa biasanya diletakkan di dalam kuil begitu saja hingga tidak bernyawa atau sengaja dibunuh terlebih dahulu. Setelah bayi tidak bernyawa, kesialan yang dianggap mampu membunuh siapa saja itu akan otomatis hilang sehingga kehidupan bisa berjalan seperti biasanya.

2. Pengorbanan Saat Perang Gladiator

Seperti halnya Romawi, Bangsa Aztec juga mengenal adanya pertarungan gladiator untuk mengetahui siapa saja yang terkuat. Dalam tradisi Aztec, siapa saja bisa melawan pahlawan atau orang terhebat dari kerajaan. Mereka boleh melawan dengan senjata berupa kayu yang digunakan untuk memukul tubuh terutama bagian kepala.

Pengorbanan Saat Perang Gladiator [image source]
Dalam festival Flying of Men, para pemenang atau orang terkuat akan mengorbankan dirinya kepada dewa. Mereka rela dipukuli habis-habisan hingga tidak bernyawa. Bagi mereka, bisa mati di tangan banyak orang akan memberi keberkahan kepada masyarakat. Keyakinan yang teramat kuat ini menyebabkan banyak pejuang rela mengorbankan nyawanya meski tubuhnya harus remuk terkena pukulan.

3. Pembantaian Manusia untuk Pembangunan Piramida

Salah satu bangunan paling penting bagi bangsa Astec adalah piramida. Bangunan itu dijadikan sebagai tempat ritual dan segala ibadah yang akan menentukan kehidupan dar warga secara menyeluruh. Pentingnya peran dari sebuah piramida membuat bangsa ini mengadakan banyak sekali pengorbanan manusia agar kehidupan mereka selalu diberkati sampai akhir.

Pembantaian Manusia untuk Pembangunan Piramida [image source]
Dalam pembangunan piramida Tenochtitlan, bangsa Astec cukup banyak melakukan pembantaian manusia. Setidaknya ada sekitar 84.000 orang dibunuh secara massal hanya dalam waktu 4 hari saja. Darah dari para korban ini akan dialirkan pada piramida agar keberkahan yang diinginkan datang dengan cepat dan membuat semua rakyat hidup makmur.

4. Festival Toxcatl yang Mengerikan

Setiap tahun pada bulan Toxcatl penanggalan Astec, pihak kerajaan akan memilih satu orang yang diperlakukan sebagai dewa. Orang dengan perawanan tinggi, langsing, dan memiliki rambut lurus akan diberi banyak fasilitas plus istri yang cantik. Dia diberi kesempatan untuk hidup sebaik-baiknya dengan istri dan kehidupan duniawi yang menyenangkan.

Festival Toxcatl [image source]
Setelah genap satu tahun, orang pilihan itu akan diminta untuk berjalan menuju puncak menara. Di sana dia akan diminta membunyikan terompet sebelum eksekusi yang mematikan dilakukan. Pemuda pilihan itu akan diminta tidur di atas batu persembahan. Di atas batu, beberapa pendeta bergerombol untuk menyaksikan aksi pendeta utama mengoyak jantung dari pemuda itu dengan pedang hingga darahnya bercucuran dan akhirnya dia mati. Setelah pemuda yang dianggap dewa mati, pihak kerajaan akan memilih lagi yang baru dan dikorbankan tahun depan.

Inilah beberapa ritual pengorbanan manusia yang dilakukan oleh bangsa Aztec. Selama menguasai Meksiko di abad ke-15 mereka dipercaya telah mengeksekusi lebih dari 250.000 orang. Benar-benar keji bin sadis!

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot?
BACA JUGA