Radja Nainggolan menjadi salah satu pemain top Eropa yang memiliki darah Indonesia. Sebagai keturunan pribumi di Benua Biru, ia tergolong sebagai pesepakbola yang memiliki kemampuan luar biasa. Hal ini dibuktikan dengan beberapa hari lalu sempat membantu Timnya yakni AS Roma mengalahkan Barcelona pada pagelaran Liga Champions 2018.

Berhasil tampil hebat bersama tim asal Italia tersebut, tidak membuatnya melupakan Indonesia. Di berbagai kesempatan pria bertato ini sering sekali menunjukkan kecintaan terhadap tanah kelahiran sang ayah. Salah satunya adalah saat Timnas lolos final AFF 2016, Nainggolan memberikan dukungan langsung melalui akun Instagram pribadinya. Bahkan ia juga melakukan beberapa hal di bawah ini untuk menunjukkan rasa cinta kepada Indonesia.

Kembangkan sepak bola tanah air meski berada di Italia

Pelatihan Nainggolan [Sumber Gambar]
Bermain bersama AS Roma membuatnya berjarak sangat jauh dengan Indonesia. Namun hal tersebut tidak menghalangi niatnya untuk ikut memajukan sepak bola nasional. Keinginan tersebut, diwujudkan dengan beberapa kali ia sempat mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Italia. Dilansir dari laman Kompas, kedatangannya terkait kerjasama dalam pengembangan bakat bibit-bibit pemain remaja tanah air. Sebagai pemain top dunia, Nainggolan melihat pemain Indonesia memiliki potensi luar biasa untuk bisa berjaya. Namun menurutnya perkembangan mereka terhambat lantaran belum ada pengelolaan dengan baik.

Selalu memakai nama Indonesia saat menjalani pertandingan

Nama Nainggolan [Sumber Gambar]
Kecintaan terhadap Indonesia juga diperlihatkan pemain Roma ini melalui namesat yang ada dikostumnya. Pria 29 tahun ini sejak memulai kiprahnya beberapa tahun lalu di Liga Italia selalu menggunakan marga Nainggolan. Nama batak ini diberikan oleh sang ayah yang asli Sumatra Utara. Hal ini menjadi suatu yang menarik lantaran sebenarnya ia memilih untuk berseragam Timnas Belgia. Rasa cintanya yang besar kepada Indonesia disebut-sebut menjadi alasan kenapa pemain berposisi sebagai gelandang tersebut menggunakan nama marga batak.

Ingin berseragam dengan Tim Nasional Indonesia

Nainggolan di Indonesia [Sumber Gambar]
Selain nama yang menggunakan marga Nainggolan, ia juga diam-diam menyimpan hasrat untuk berkostum Timnas Indonesia. Dilansir dari laman Bolalop, pemain AS Roma ini mengatakan “apabila Saya bermain bersama tim nasional Belgia, kemudian saya berpikir bisa bermain untuk Indonesia.” Namun, keinginan ini tidak bisa terjadi lantaran aturan FIFA yang mengatakan seorang pemain tidak boleh memperkuat dua negara apabila sudah berlaga di partai resmi. Tercatat Nainggolan sudah memainkan beberapa kompetisi resmi di benua biru bersama Timnas Belgia.

Selalu senang berbicara mengenai Indonesia

Nainggolan Berbicara [Sumber Gambar]
Indonesia selalu menjadi topik yang paling disukai oleh pria 29 tahun ini. Pernah suatu ketika saat keluar dari stadion sesuai pertandingan ia mengaku tidak mau diwawancara, tapi saat para jurnalis asal mengatakan Indonesia. Dirinya berbalik dan mau untuk diajak ngobrol. Hal kecil ini pastinya menunjukkan kepada kita bagaimana nama Indonesia selalu membuatnya tertarik. Bahkan saat Indonesia lolos pada partai final AFF Cup 2016 lalu, pesepak bola penuh tato ini juga memberikan dukungan. Nainggolan sendiri pernah ke tanah air tahun 2015 untuk melakukan uji coba dengan Timnas all star dan coaching clinic.

Tidak pernah melupakan Indonesia sampai kapanpun

Dukung Indonesia [Sumber Gambar]
Radja Nainggolan merupakan blasteran Indonesia dari sang ayah orang Sumatra dan Ibunya berwarganegara Belgia. Sejak usia belia ia tinggal di Eropa dan sampai akhirnya kini memilih berseragam Timnas Belgia. Namun hal ini tidak melunturkan kecintaan kepada Indonesia. Bahkan meski terbentang jarak antara ia dengan negara kita Nainggolan selalu berupaya mendukung perkembangan sepak bola tanah air. Dirinya juga sepat berujar apabila tidak akan pernah melupakan Indonesia sampai kapanpun.

Cerita Radja Nainggolan ini pastinya menjadi suatu yang unik dan langka ditemui. Pasalnya di tengah kesibukannya meniti karier di Eropa ia tidak pernah melupakan tanah air. Meski apabila dilihat darah Indonesia didapatkan dari sang ayah. Kecintaan terhadap negara kita, tentunya menjadi tamparan keras untuk pemuda-pemuda yang tidak memiliki rasa nasionalisme.