Ketika membicarakan racun, orang-orang kekinian pasti akan menyebut nama Sianida. Alasannya jelas karena ada kasus Jessica yang sangat booming itu, serta kenyataan kalau Sianida memang lah mematikan. Hanya beberapa miligram saja bisa membuat seseorang absen dari kehidupannya. Tapi, Sianida bukanlah satu-satunya racun yang dikenal sangat membunuh. Masih ada banyak yang seperti itu, salah satunya bernama Arsenik.

Arsenik mungkin sama mematikannya seperti Sianida. Tapi, kalau boleh membandingkan rasa sakit ketika terkena, maka Arsenik menang jauh. Sianida membunuh dengan lebih cepat, sedangkan Arsenik pelan-pelan dan sangat menyakitkan. Ibaratnya seperti akan dipenggal, tapi terlebih dulu disayat-sayat kulit lehernya lalu diberi perasan air jeruk. Sangat menyeramkan ya.

Arsenik memang lekat dengan image kematian. Pasalnya, kebanyakan penggunaannya adalah untuk meracuni, meskipun ia punya banyak fungsi positif. Lebih dalam soal Arsenik, berikut fakta-fakta bahan mematikan satu itu.

Artikel Lainnya
10 Meme Akal-akalan Kocak Binatang Kurban Agar Nggak Disembeli Ini Bikin Terpingkal
Reza Mangar, Bocah yang juga Panjat Tiang Bendera tapi Nasibnya Tak Semujur Joni

Begini Cara Arsenik Membunuh Korbannya

Seperti yang sudah disinggung di bagian pembuka tadi, Arsenik adalah salah satu racun paling mematikan yang pernah ada. Soal bentuk, racun ini bisa berwujud padat, cair, dan juga gas. Tapi, tak peduli apa pun bentuknya, kadar racun Arsenik tetap sama mematikannya. Lalu, bagaimana cara Arsenik membunuh para korbannya?

Ilustrasi tewas karena Arsenik [Image Source]
Ilustrasi tewas karena Arsenik [Image Source]
Ketika Arsenik masuk ke dalam tubuh, terutama dengan jumlah yang cukup besar, ia akan langsung bereaksi. Pertama mungkin hanya seperti mual-mual saja, namun makin ke sini bakal semakin parah. Setelah rasa tidak enak di perut, korbannya bakal merasakan seolah lambungnya dihancurkan, sakit luar biasa. Lalu kemudian ditambah dengan sakit kepala hebat dan juga nyeri-nyeri luar biasa di sekujur badan. Puncaknya, si korban akan mengigau sampai kemudian lemas dan akhirnya tewas.

Arsenik dan Kemampuannya yang Seperti Ninja

Bukan tanpa alasan kenapa Arsenik dijuluki sebagai racun paling hebat. Hal tersebut tak lain karena efek yang mematikannya tadi, serta kemampuannya untuk tidak terdeteksi. Ya, seperti ninja yang diam-diam bisa membunuh korbannya.

Arsenik sangat susah dideteksi [Image Source]
Arsenik sangat susah dideteksi [Image Source]
Arsenik sama sekali susah untuk dideteksi. Ia tidak bisa dibaui, tidak bisa dirasa, dan juga disentuh. Arsenik memang memiliki kemampuan blending sempurna dengan induknya. Misalnya ketika dicampur makanan, maka ia akan menyatu dengan itu. Makanya, penggunaan mandiri Arsenik sebagai racun ini sangat jarang. Seringnya adalah dilarutkan dalam minuman atau dioplos dengan makanan.

Kita Adalah Pemakan Arsenik Rutin

Setelah mengetahui sadisnya Arsenik, tentu adalah hal yang bodoh kalau kita malah nekat mendekatinya. Tapi, sebenarnya tanpa mendekat pun kita sudah berkontak dengannya. Bahkan tanpa sadar kebanyakan manusia sudah mengonsumsi Arsenik dalam waktu yang cukup rutin. Salah satu buktinya adalah air minum kita.

Air sumur bisa mengandung Arsenik [Image Source]
Air sumur bisa mengandung Arsenik [Image Source]
Ada yang menggunakan air sumur? Berhati-hatilah karena bisa jadi air tersebut mengandung Arsenik meskipun jumlahnya sangat sedikit. Perlu di ketahui, Arsenik itu ada di dalam tanah. Dan lantaran sumur itu digali atau dibor, maka sedikit besar Arsenik-Arseniknya bakal tersentuh dan bersinggungan. Alhasil, Arsenik banyak bercampur dengan air kemudian kita mengonsumsinya. Konsumsi sedikit kadar Arsenik memang takkan langsung mematikan, tapi bisa memicu karsinogen alias cikal bakal kanker.

Tokoh yang Tewas Lantaran Arsenik

Dalam sejarahnya, Arsenik ini bertanggung jawab atas tewasnya banyak orang terkenal dunia. Sebut saja sang pahlawan Prancis, Napoleon Bonaparte. Diduga tokoh satu ini tewas lantaran racun mematikan itu. Memang ia terkena semacam kanker lambung, tapi kuat dugaan kalau hal tersebut terjadi karena Napoleon menelan banyak Arsenik dalam tubuhnya.

Potret kematian Napoleon [Image Source]
Potret kematian Napoleon [Image Source]
Kalau dari Indonesia, korbannya adalah seorang tokoh yang kasusnya sampai saat ini belum benar-benar selesai. Ya, siapa lagi kalau bukan Munir. Sosok pejuang HAM ini juga diduga tewas lantaran racun mematikan itu. Seperti yang kamu tahu, tokoh ini tewas dalam pesawat yang dipiloti oleh Pollycarpus Budihari Priyanto.

Seperti inilah Arsenik. Racun mematikan yang benar-benar luar biasa menakutkan. Meskipun sering dianggap racun pembunuh, sebenarnya Arsenik sendiri tidaklah seburuk itu. Ya, ia juga pernah digunakan untuk hal-hal bermanfaat. Misalnya mengobati sifilis atau dipakai oleh wanita era Victoria untuk memutihkan kulit.