Korea Utara dan Selatan mungkin sudah terpisah bertahun-tahun lamanya. Namun satu hal yang pasti, dari kedua negara yang bersih tegang karena perang itu sejatinya ada keluarga yang harus berpisah. Ya, adanya hukum yang  mengikat membuat para warganya harus memilih di mana mereka harus hidup ke depannya.

Namun siapa sangka, baik Korut maupun Korsel membuat sebuah kesepakatan khusus di mana kedua negara yang terpisah boleh bertemu kembali. Hanya terjadi beberapa kali dalam setahun, selalu ada momen mengharukan yang terjadi. Lalu seperti apa keadaan di sana sebenarnya, simak ulasan berikut.

Reuni dilakukan dalam jangka beberapa tahun sekali….

Reuni dilakukan dalam jangka waktu tertentu [sumber gambar]

Harus ada persetujuan atas kedua negara yang sering bertikai ini…..

Itu pun kalau kedua negara tidak sedang panas [sumber gambar]

Biasanya dibuka dengan sebuah upacara resmi yang melibatkan dua warga negara

Nenek dari Korut dam Korsel [sumber gambar]

Dipisahkan oleh ideologi negara yang berbeda, tangis haru selalu menemani

Tangis haru para warga [sumber gambar]

Tentu juga ada kebahagian yang menemani atas penantian panjangnya……

Kebahagiaan saat bertemu [sumber gambar]

Meskipun begitu, ada aturan ketat yang harus ditepati…. entah itu masalah lama waktu hingga tanda pengenal yang harus selalu dipakai

ada aturan ketat yang menemani [sumber gambar]

Meskipun dalam waktu yang sangat singkat, namun sangat bermakna

Pertemuan singkat [sumber gambar]

Pada akhirnya perpisahan lagi yang harus mereka hadapi

Akhirnya perpisahan kembali [sumber gambar]

Diawali dengan tangisan, berakhir dengan tangis pula

Diawali tangis rindu diakhiri dengan rindu pula [sumber gambar]

Pertemuan singkat yang berujung penantian untuk bertemu kembali beberapa tahun lagi

Penantian kembali [sumber gambar]
Meskipun reuni hanya dilakukan sangat singkat, namun bagi warga kedua Korea adalah hal yang sangat berharga. Setelah bertahun-tahun dalam penantian, akhirnya mereka kembali bertemu lagi. Meskipun endingnya para penduduk ini akan terpisah kembali atas pemikiran berbeda kedua negara. Kita berharap saja ada perdamaian atau jalan tengah buat para keluarga terpisah ini.