Siapa sih yang nggak suka diskon? Semua pasti suka, terutama orang Indonesia yang dikenal sangat liar kalau denger kata obral atau diskon. Mungkin kamu juga salah satunya. Tenang, kamu nggak sendiri, karena kenyataannya hampir semua masyarakat punya sindrom demen diskon. Sekali ada kabar tentang potongan harga yang nggak wajar, pasti bawaannya pengen beli meski dalam kondisi yang nggak butuh-butuh banget sama barang yang lagi diskon tersebut. Pernah ngalamin?

Wajar sih, secara di negeri kita rebutan diskon sudah jadi budaya. Bukan cuma ibu-ibu saja, kebiasaan berburu diskon sudah merambah pelbagai usia. Buat kamu yang kerap mengunjungi mall, mungkin pemandangan orang-orang dalam ‘mode gahar’ bukan jadi hal yang baru. Berikut ini beberapa contoh potret orang Indonesia yang lagi rebutan diskonan.

Baru nemu dikson 20% udah kayak gini desak-desakannya

aduh, sempit [image source]

Kalau diskon buku mah, pasukan anak-anak saja yang dikirim

Anak kecil juga sudah bisa berebut [image source]

Antri kayak ular piton gini, demi beli donat dua lusin dengan harga 100 ribu

donat dua lusin [imange source]

Demi harga miring, apa sih yang nggak bisa dilakuin?

berburu diskonan sampai dusel-duselan [image source]

Semua umur bisa diajak bertempur, khususnya ibu-ibu

Berebut sepatu [image source]

Bukan cuma perempuan yang suka diskonan, nyatanya para cowok juga demen ikutan rebutan

Pria juga ikutan [image source]

Orang-orang yang tepar kehabisan tenaga setelah berjuang di medan diskonan

sampe kelelahan [image source]

Sepadat ini demi memperjuangkan diskon 50%

demi diskon 50% [image source]

Bapak-bapak juga nggak mau kalah tuh kalau ada diskon

dipilih dipilih [image source]

Kalau ini potret mbak-mbak yang ngeboyong berkantong-kantong belanjaan diskonan

bertas-tas [image source]
Itulah deretan foto orang Indonesia yang berada dalam situasi ‘sale’. Pemandangan tersebut mungkin terkesan konyol, tapi nggak bisa dipungkiri kalau semua orang memang suka diskon. Dan tentu saja, kamu pernah ada di posisi yang sama dengan foto-foto di atas, kan?