Seperti Inilah Potret Eksploitasi Anak di Bangladesh yang Ibarat Miniatur Neraka di Dunia

Tidak seharusnya anak-anak ini bekerja seperti budak di sana

oleh Arief Dian
10:00 AM on Jun 30, 2017

Masa anak-anak sudah sewajarnya jika dihabiskan dengan belajar dan bermain. Namun sepertinya hal tersebut tidak berlaku di negara ini. Alih-alih untuk menempuh pendidikan dan bermain, anak-anak di negara ini malah diperbudak untuk bekerja. Mirisnya lagi hal itu seolah menjadi sesuatu yang umum di sana.

Ya, di Bangladesh, pemandangan pekerja anak berumur mulai lima tahun menjadi hal yang wajar di sana. Mulai dari kuli bangunan hingga pekerjaan kasar lainnya, ternyata mereka lakukan. Belum lagi upah yang diberikan seolah tidak layak dengan apa yang mereka kerjakan. Jadi seperti apa potret eksplotasi kejam anak di negara itu? Simak ulasan berikut.

Baca Juga
Mengenal Cempedak, Buah Asli Indonesia Super Lezat yang Kini Mulai Terlupakan
Hati-Hati! 4 Modus Penipuan ‘Pencarian Harta Karun’ Ini Sedang Marak Terjadi di Indonesia

Bahkan sejak mereka masih belia, terpaksa harus bekerja

Anak Bangladesh [image source]

Tidak ada waktu bagi mereka untuk bermain

Anak Bangladesh sengsara [image source]

Bahkan jika harus melakukan sebuah pekerjaan kasar

Anak Bangladesh kuli [image source]

Yang ada hanya kerja, kerja dan kerja

Anak Bangladesh menderita [image source]

Bisa dibilang itu adalah “Neraka” bagi anak-anak

buruh [image source]

Pekerjaan tidak sebanding dengan upah

Miris [image source]

Bahkan pekerjaan yang diberikan sangat tidak manusiawi

Anak Bangladesh kasihan [image source]

Bukan hanya diperbudak, bahkan diperlakukan seperti “Binatang”

Anak Bangladesh kena hukuman [image source]

Jangan pernah bandingkan dengan apa yang ada di Indonesia

Anak Bangladesh tidak terawat [image source]

Bahkan pekerjaan yang mempertaruhkan nyawa mereka lakukan

Anak Bangladesh mempertaruhkan nyawa [image source]

Hidup segan, mati tak mau

Anak Bangladesh tersiksa [image source]
Miris memang kalau melihat keadaan eksploitasi anak yang ada di Bangladesh. Bukan seharusnya mereka bekerja, masa muda adalah saat di mana anak-anak itu bermain dan belajar. Melihat ini harusnya kita sangat bersyukur. Meskipun pernah hidup susah, setidaknya kita di masa kecil pernah sangat bahagia dengan bermain atau menempuh pendidikan yang layak.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot? Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh
BACA JUGA