Mungkin Sahabat Boombastis sering banget mendengar nasehat orangtua yang bunyinya seperti ini. “Jangan makan terlalu kenyang”. Nah, wejangan tersebut dimaksudkan supaya kita makan secukupnya saja alias tidak rakus. Kalau kita makan berlebihan, niscaya perut bakal begah dan mata ini jadi lengket tak mau dibuka.

Tapi Sahabat Boombastis tahu enggak kalau wejangan satu ini nyatanya juga diungkapkan oleh Rasulullah SAW? Bahkan, dilansir dari laman dream.co.id, Rasulullah malah melarang umatnya untuk makan yang berlebihan. Untuk itu Nabi Muhammad SAW memberikan penjelasan bagaimana porsi makanan yang baik dan benar bagi kesehatan kita.

Begini porsi makan yang dimaksud oleh Rasulullah SAW

Rasulullah tak hanya melarang umatnya untuk makan dengan porsi berlebih, tapi juga memberikan cara yang benar. Hal ini telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa-i dan Ibnu Majah. Isinya adalah sebagai berikut “Tidaklah anak Adam memenuhi kantung yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga lagi untuk bernafas.”

Makanan sebanyak sepertiga dari besar perut [Sumber Gambar]
Artinya, seseorang hanya perlu mengisi perutnya dengan makanan sebanyak sepertiga dari lambung. Sisanya untuk minuman dan juga nafas. Kalau manusia sudah menerapkan begitu, dijamin deh enggak bakal kekenyangan, ngantuk ataupun malas gerak (mager).

Lalu, bagaimana pendapat para ahli tentang porsi makan ini?

Porsi makan yang dianjurkan oleh Rasulullah memang ada benarnya. Perut kita menjadi tidak terlalu penuh sehingga tidak menghambat aktivitas sehari-hari. Namun, kalau dilihat dari kacamata kesehatan bagaimana? Apa porsi ini dibenarkan untuk diterapkan setiap harinya?

Makan berlebih ganggu respon metabolik tubuh [Sumber Gambar]
Jawaban mengejutkan datang dari sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2010. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard School of Public Health tersebut menyatakan kalau porsi tersebut memang perlu diterapkan oleh setiap orang. Hasil penelitian pun juga menunjukkan jika mengonsumsi makanan yang terlalu berlebihan justru bisa mengganggu respon metabolik tubuh. Hmm.. bukannya tambah sehat, makan terlalu banyak malah undang penyakit.

Ini akibat jika mengonsumsi makanan terlalu banyak

Menurut Rasulullah SAW, makan terlalu berlebihan bisa timbulkan beragam penyakit lho. Tapi penyakit-penyakit yang disebutkan meliputi sifat dan tindakan kita sehari-hari. Hal inipun juga telah dicantumkan pada Kitab Ihya’ Ulumiddin, al-Ghazali yang di dalamnya menjelaskan jika makan berlebihan bisa timbulkan enam penyakit. Pertama adalah melunturkan rasa takut kepada Allah. Bisa begini lantaran orang yang dalam kondisi kenyang selalu merasa berkecukupan dan terbersit tidak membutuhkan orang lain. Jika ini terus dilakukan, bisa-bisa Allah SWT yang Maha Pemberi Rizki juga ikut dilupakan. Kemudian yang kedua lanjutan dari poin pertama yaitu saat rasa takut pada Allah SWT telah sirna, maka orang menjadi bermalas-malasan untuk beribadah.

Menjadi malas [Sumber Gambar]
Selanjutnya yang ketiga yaitu hilangnya rasa simpati kepada orang lain karena merasa semua manusia sama kenyangnya seperti dirinya.Keempat, orang yang makan terlalu banyak hati dan telinganya menjadi tertutup dari segala kebaikan maupun nasehat. Lalu yang kelima merupakan kebalikan dari poin keempat, orang dalam kondisi kekenyangan jika memberikan nasehat tidak akan didengar oleh manusia lainnya. Terakhir yang keenam, makan terlalu kenyang bisa mengundang beragam penyakit membahayakan bagi tubuh.

Penyakit ini yang bisa datang kalau orang makan terlalu kenyang

Melanjutkan poin keenam dari paragraf sebelumnya tadi kalau makan terlalu banyak bisa menimbulkan beragam penyakit. Bahkan penyakit-penyakit ini sudah mulai muncul di sekitar kita lho Sahabat Boombastis. Salah satunya adalah pertambahan berat badan tidak menyehatkan alias obesitas. Ya, menurut sebuah studi tahun 2001 berjudul “Obesity” menyebutkan orang yang terlalu banyak makan cenderung malas berolahraga sehingga lemak jadi menumpuk.

Bisa timbulkan serangan jantung [Sumber Gambar]
Apabila lemak sudah menumpuk, maka penyakit kolesterol pun tidak dapat dihindarkan. Sebuah jurnal berjudul American Heart Association melaporkan bahwa kolesterol ini diakibatkan oleh orang yang terlalu banyak konsumsi karbohidrat. Nah, jika karbohidrat sudah terlalu banyak terkandung di dalam tubuh bisa mempengaruhi penumpukan plak di pembuluh darah. Akibatnya bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan juga stroke.

BACA JUGA : 5 Tata Cara Makan dan Minum Sesuai Sunnah Rasulullah

Itulah mengapa kita dilarang untuk makan terlalu berlebih. Bukan supaya stok makanan tidak cepat habis, tapi lebih untuk kesehatan. Pasti Sahabat Boombastis juga enggak mau kan makanan yang masuk ke dalam tubuh malah menjadi sumber munculnya penyakit? Hayo, bagi kalian yang mengonsumsi makanan sampai perut kenyang lebih baik kurangi dari sekarang deh. Selalu ingat kalimat makan sebelum lapar, berhenti sebelum kenyang.