Kasih ibu sepanjang masa. Agaknya, peribahasa ini sangat pas untuk menggambarkan betapa besar kekuatan dari seorang ibu terhadap anak-anaknya, meski telah terpisah selama puluhan tahun lamanya. Seperti yang dikisahkan pada laman regional.kompas.com, seoran ibu bernama Kasmi di Muaraenim, akhirnya berhasil bertemu dengan anaknya setelah terpisah selama 30 tahun lamanya.

Begitu besarnya hubungan keluarga antara ibu dan anak yang terjalin, mereka yang terpisah tetap meyakini bahwa suatu saat bisa dipertemukan oleh sosok wanita yang melahirkan mereka tersebut. Sang anak yang bernama Sangkut Lestari (35), tak kuasa menahan air matanya setelah melihat ibu kandung yang selama ini dirindukannya. Keduanya pun akhirnya larut dalam keharuan.

Perpisahan antara ibu dan amak-anaknya tersebut berawal saat Kasmi diajak bekerja oleh seseorang di kota. Melihat peluang tersebut, wanita berusia 60 itu kemudian menyanggupi. Sayang, pekerjaan yang diimpikan menjadi jalan untuk merubah nasib tak seindah dibayangkan. Kasmi malah ditelantarkan oleh orang yang mengajaknya bekerja.

Pontang-panting, Kasmi berusaha mencari pekerjaan sebagai pembantu rumah tangga demi bertahan hidup di kota. Hingga pada 2013, Kasmi mendapatkan kesempatan bekerja di rumah Brigjen Imam Sigianto yang merupakan Karobinops Sops Polri. Dari sinilah, peluangnya untuk bertemu kembali dengan anak-anaknya terbuka lebar. Terlebih, ia telah menceritakan perjalanan panjangnya hidupnya kepada sang majikan.

Bertemu sang anak setelah terpisah selama 30 tahun lamanya [sumber gambar]
“Sama beliau saya cerita perjalanan hidup saya dan saya tidak menyangka kalau ternyata sama beliau mencari jejak anak-anak saya,” katanya seperti yang dikutip dari laman regional.kompas.com. Hingga pada akhirnya, waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Kasmi yang tak pernah bertemu dengan anak-anaknya selama 30 tahun, akhirnya bisa menatap buah hatinya tersebut. Terutama Sangkut Lestari yang merupakan anak tertua dari Kasmi.

Setelah pertemuannya hari ini dengan ibunya, ia berharap tidak pernah lagi berpisah. “Kami ingin menghabiskan hidup dengan ibu kami selamanya. Kami tidak akan biarkan lagi ibu pergi, kami sangat merindukan beliau. Nanti kami akan rembukan dengan adik-adik untuk berembuk nanti ibu akan tinggal dengan siapa,” ujar Sangkut.

BACA JUGA: 40 Tahun Diadopsi Warga Belanda , Pria Ini Akhirnya Temukan Ibu Kandungnya di Indonesia

Sejauh dan selama apa pun seorang ibu dan anak terpisah, jalinan kekeluargaan mereka tak akan pernah pudar. Rasa inilah yang menjadi penuntun untuk mereka bersabar dalam do’a,usaha, dan keyakinan suatu saat pasti bisa saling bertemu. Jadi terharu ya Sahabat Boombastis.