Fakta Perburuhan Pada Anak Yang Menjadi Pandemi Dunia

oleh Adi Nugroho
14:31 PM on Jun 15, 2015

Sejak kecil kita sering dicekoki sebuah pernyataan: “Tugas wajib anak adalah belajar yang rajin.” Namun nampaknya hal itu tidak berlaku untuk beberapa anak yang hidup di lingkungan kumuh dan buruk di seluruh penjuru dunia. Anak-anak ini diwajibkan untuk bekerja untuk membantu orang tua. Sebagian besar malah dipaksa dengan ancaman.

pandemi buruh anak

Baca Juga
6 Bencana Terbesar di Indonesia Ini Menjadi Penanda Pergantian Tahun yang Kelam
Dulu Dikenal Gembong Teroris Sadis, Begini Nasib Umar Patek Sekarang Yang Cinta NKRI

Setiap tahun setiap tanggal 12 Juni diperingati sebagai Hari Menentang Perburuhan Pada Anak. World Day Against Child Labour ini digagas oleh ILO sejak tahun 2002. Namun bukannya menurun, jumlah buruh anak kian meningkat tahun ke tahun. Berikut ulasan selengkapnya seputar perburuhan pada anak.

1. Jumlah Buruh Anak Yang Mencapai Angka Fantastis

Saat ini ada sekitar 168 juta anak-anak di seluruh dunia yang bekerja. Mereka adalah yang bekerja dalam kisaran umur 8 hingga 14 tahun. Pernyataan ini dikemukakan oleh Aktivis anak India bernama Kailash Satyarthi, penerima anugerah Nobel Perdamaian Dunia tahun 2014.

Buruh Anak [image source]
Buruh Anak [image source]
Jumlah yang disebutkan tersebar luas ke seluruh penjuru dunia seperti India, Indonesia, dan beberapa negara berkembang dan miskin lainnya. Di India sendiri ada sekitar 10 juta anak kecil yang bekerja paruh waktu atau pun bekerja penuh seharian. Akibat hal ini mereka kehilangan waktu berharga untuk belajar dan bermain.

2. Sebuah Ironis Yang Dihadapi Dunia Modern Saat Ini

Saat dunia memiliki sekitar 168 juta pekerja anak di bawah umur. Dunia memiliki 200 juta orang dewasa yang hidup tanpa adanya pekerjaan. Dan lebih mirisnya lagi sebagian besar dari mereka adalah orang yang lulus dari perguruan tinggi. Bahkan ada yang bergelar Master namun tetap tidak mendapatkan pekerjaan.

Buruh Anak [image source]
Buruh Anak [image source]
Jika saja dunia ini mudah diatur dan dibolak-balikkan. Maka kita bisa menukar mereka. Sehingga semua anak akan bisa belajar dengan baik. Sementara jutaan orang dewasa mendapatkan pekerjaannya apapun itu.

3. Penyebab Adanya Perburuhan Pada Anak

Penyebab perbudakan anak ada dan semakin banyak adalah kemiskinan. Anak dari keluarga yang sangat miskin biasanya akan dituntut untuk bekerja. Asal bisa berjalan dan membawa barang, artinya mereka dapat dipekerjakan. Jika tidak bekerja artinya tidak dapat uang dan tidak mendapatkan jatah makan di rumah. Orang tua akan memaksa anak untuk bekerja, tidak memperbolehkan sekolah, bahkan yang paling buruk adalah anak-anak ini akan diancam.

Buruh Anak [image source]
Buruh Anak [image source]
Selain itu aturan di sebuah negara belum kuat untuk membatasi adanya perburuhan anak. Belum ada hukuman yang berat untuk mereka yang mempekerjakan anak, atau sebuah perusahaan yang mempekerjakan anak di bawah 14 tahun. Umur segitu seharusnya banyak belajar dan juga bermain. Tidak ditekan untuk melakukan pekerjaan berat yang kadang tidak sesuai dengan keadaan fisik dan mentalnya.

4. Penyelesaian Perburuhan Anak Yang Selalu Menemui Jalan Buntu

Tema dari World Day Against Child Labour tahun 2015 ini adalah “Melawan Perburuhan Anak Dengan Pendidikan Yang Berkualitas.” Pendidikan yang berkualitas dipercaya dapat menghindarkan anak dari perburuhan anak. Namun sepertinya hal ini tidak akan berjalan dengan baik jika hanya berupa slogan saja. Karena masalah perburuhan pada anak tidak segampang yang kita kira.

Buruh Anak [image source]
Buruh Anak [image source]
Tidak semua anak mampu mendapatkan pendidikan berkualitas. Terutama di negara-negara yang berkembang, Indonesia misalnya. Tidak semua anak mampu mendapatkan pendidikan yang berkualitas, alasannya adalah mahalnya biaya pendidikan. Untuk makan saja apalagi untuk membayar sekolah.

Buruh Anak [image source]
Buruh Anak [image source]
Perlu adanya peran serta orang tua dalam penyelesaian masalah ini. Karena biasanya anak-anak bekerja atas paksaan orang tua. Tidak ada yang bisa menyembuhkan keadaan ini. Karena membuat anak menjadi buruh adalah kejahatan sosial yang sangat berat. Jika lingkungan keluarga tidak menyadari maka susah melepaskan anak dari pekerjaan yang membuatnya kehilangan dunia di masa muda yang harusnya penuh dengan warna.

Seharusnya anak-anak diberikan kesempatan yang besar untuk dapat belajar dan bermain. Kalau pun diharuskan bekerja, anak tetap harus diberi sedikit kelonggaran. Karena secara fisik dan mental, anak-anak belum siap untuk bekerja. Terlebih di bawah tekanan dan ancaman. Manusiakan seorang anak-anak!

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an 14 Tahun Berlalu, Begini Kabar Pemain Sinetron “Di Sini Ada Setan” yang Dulu Bikin Kamu Bergidik Ngeri
BACA JUGA