Yang namanya pengobatan alternatif memang macam-macam jenisnya. Umumnya, semua berbasis ilmu kesehatan dan keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan memang kadang-kadang caranya nggak masuk akal. Nah untuk yang satu itu, semoga kita bisa memetik pelajaran dari kisah yang satu ini.

Baru-baru ini, netizen dan publik Afrika Selatan geger dengan adanya video praktik pengobatan alternatif yang mengobati pasiennya dengan oli. Dalam video tersebut, memang tampak seorang pria membawa botol Havoline yang merupakan salah satu merk oli. Awalnya, video ini jadi spekulasi karena beberapa netizen mencoba berpikir positif bahwa, mungkin karena saking terbatasnya keadaan mereka, jadi minuman anggur yang biasanya dipakai untuk peribadatan ditempatkan dalam botol itu. Bukan di piala-piala pada umumnya.

Nabi Bongani Masenko [image source]
Rasa penasaran mereka akhirnya terjawab oleh pernyataan menggemparkan sang ‘nabi’ yang melakukan praktik pengobatan alternatif tersebut. “Ya, isinya memang oli,” ujar pria bernama Bongani Masenko itu. Celakanya lagi, dia mengaku kalau tidak punya dasar apa-apa atau meneliti apapun tentang pengobatan dengan oli tersebut. Yang ia lakukan hanya yakin kepada Tuhan, maka oli itu akan melakukan apapun yang dia mau.

“Saya tidak melakukan penelitian apapun karena apapun yang kita doakan pada oli itu akan berubah menjadi apapun yang kita mau. Tujuannya adalah menyembuhkan dan memberikan rahmat. Semuanya adalah perbuatan Tuhan,” kata Maseko.

Pasien disuruh minum oli yang telah didoai sebelumnya [image source]
Pria ini juga pernah diinterview oleh majalah dan menjelaskan secara spiritual, “Saat kita mendoai sesuatu, racun-racun di dalamnya akan sirna. Jadi hal itu tidak akan membahayakan mereka. Tidak ada yang terjadi, tak ada satu pun yang dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.

Agar lebih meyakinkan, dia bahkan menjelaskan hal di alkitab yang mendasari perbuatannya ini. “Yesus meludah pada tanah agar menjadi lumpur. Lalu ia ambil lumpur tersebut, melumurkannya pada mata seorang pria buta, seketika ia bisa melihat kembali,” ujarnya.

Kalau ditanya seberapa efektif pengobatannya, ‘nabi’ Bongani Masenko ini mejawab, “Orang-orang datang dan mencoba. Kesaksian mereka adalah tolak ukur keberhasilan saya.” Pernyataan tersebut mengundang ngeri dan protes pada beberapa netizen yang menganggap pengobatan itu tidak masuk akal. Ya, kalau dipikir-pikir, bila bukan motor 2 tak atau 4 tak, buat apa juga minum oli?

Buat yang pernah mampir di pengobatan alternatif, mungkin merasakan takjubnya melihat hasil yang kadang-kadang tak ada logika. Pasien datang berkursi roda, disembur air yang didoa-doai, pulang-pulang bisa jalan lagi.

Untuk kesehatan memang jangan main-main. Tapi dalam hal ini, lagi-lagi semua tergantung keyakinan di dalam hati. Ujung-ujungnya semua pengobatan adalah berserah diri pada Tuhan.