Aksi pencurian memang sudah bukan hal biasa, tapi kali ini metode pencurian yang dilakukan beneran tidak tanggung-tanggung. Baru-baru ini tersiar kabar mengenai pencurian yang terjadi di daerah Jakarta Barat, tepatnya di Kedoya. Yang bikin terperangah, bukan cuma barang berharga yang hilang, tapi juga kusen, handle pinggiran tangga, hingga seluruh keramik dilucuti hingga ludes.

Ini jadi peringatan buat kita semua yang barangkali memiliki aset usaha properti baik besar, maupun kecil. Sebab maling jaman sekarang makin tak kira-kira. Untungnya sang pemilik rumah lekas mendapat petunjuk saat datang ke lokasi, yah meskipun sudah terlanjur digasak dan rusak seluruh rumahnya. Tapi setidaknya, masih sempat mempolisikan dan mengejar pelaku. Berikut ini ada beberapa fakta menarik terkait berita pencurian tersebut yang mungkin akan membuatmu sedikit tercengang.

Rumah tidak disewakan, melainkan sudah kosong selama 4 tahun

Rumah mewah Jakarta [sumber gambar]
Pada awalnya rumor yang beredar adalah bahwa rumah tersebut disewakan kepada para pencuri. Namun, setelah diselidiki lebih lanjut, faktanya tidaklah demikian. Kasus tersebut murni pencurian, karena dari pihak ahli waris sendiri tidak ada yang mengaku menyewakan rumah tersebut kepada siapapun. Bahkan, rumah mewah itu ternyata memang sudah kosong sejak sekitar 4 tahunan lalu.

Berpura-pura sebagai orang kepercayaan pemilik rumah

rumah mewah korban pencurian [sumber gambar]
Menurut kabar yang beredar, polisi tengah mencari keberadaan A yang menjadi otak pencurian tersebut. Mulanya A mengaku sebagai orang kepercayaan dari pemilik rumah, sehingga menjadikannya bebas memerintahkan kepada S dan kuli bangunan lainnya untuk membongkar rumah tersebut. Ada banyak sekali orang yang terlibat dalam kasus ini, mulai dari kuli bangunan yang membongkar rumah, S yang ternyata mempunyai usaha jual beli material bekas, hingga si A yang merupakan dalang dari itu semua.

Barang yang hilang dicuri

Ketika mengetahui daftar barang apa saja yang dicuri, warganet mengaku tercengang dan tidak habis pikir dengan ulah para pelaku pencurian tersebut. Karena memang daftarnya tidak biasa. Bukan hanya sebatas televisi, ponsel, laptop, atau barang-barang elektronik lainnya saja, melainkan juga beberapa furniture lain.

pencurian rumah mewah [sumber gambar]
Adapun beberapa di antaranya adalah kusen, keramik, lampu hias, sofa, meja makan bahkan hingga kloset pun juga dibawa. Tentu hal ini memancing beragam reaksi dari para netizen. Konon, jika ditaksir kerugian yang dialami oleh pemilik rumah sekitar 1 milyar rupiah. Hingga saat ini barang-barang tersebut juga masih belum bisa ditemukan sebagian dan masih dalam pencarian.

Kronologi awal mula diketahuinya pencurian tersebut

Kronologi kejadian kasus pencurian tersebut akhirnya ketahuan, ketika pemilik dengan inisial RH tengah mampir dan malah mendapati sebuah truk yang terparkir di depan rumahnya. Ia pun bergegas memeriksa dan melihat beberapa orang tengah mengangkut berbagai material, seperti kusen, marmer hingga genteng ke dalam truk tersebut.

rumah mewah Jakarta [sumber gambar]
Ketika ditanyai tentang pembongkaran tersebut, para pekerja bersangkutan hanya mengaku mereka disuruh oleh seseorang dengan inisial S. Bahkan konon diberi imbalan sebesar 125 ribu rupiah per harinya. Karena merasa janggal, pada akhirnya sang pemilik mulai melaporkan kegiatan tersebut ke security dan juga kepada pihak berwajib. Kemudian para pekerja diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut.

Seseorang berinisial S mengaku telah sepakat membeli kayu yang ada di rumah mewah itu dengan harga 15 juta, kepada otak dari pelaku pencurian. Bahkan ia sudah membayar kurang lebih setengahnya, sampai kemudian ia mengutus orang suruhan untuk mengambil material yang ada.

Berdasarkan kabar terakhir, akhirnya dalang pencurian ini tertangkap juga. Dengan ditemukannya sekalian barang bukti berupa lemari, sofa, tempat tidur dan masih banyak lagi. Saat ini yang bersangkutan masih ditangani oleh kepolisian. Dan meski demikian, pemilik rumah terlanjur rugi besar.

BACA JUGA: Berdoa di Facebook Sampai Kembalikan Barang Curian, Ini Kelakuan Lucu Maling di Indonesia

Jadi, di zaman sekarang memang otak manusia sangat kreatif ya dalam melakukan segala hal. Sayangnya justru kecerdasan tersebut tidak digunakan untuk sesuatu yang baik. Di zaman sekarang, apalagi himpitan pandemi, waspadalah dengan aksi oknum yang menghalalkan segala cara. Terutama bagi pemilik aset-aset yang jarang ditengok keberadaannya.