Meski carut marut, dan acap kali menggoreskan nestapa, sebagai pencinta bola kita tidaklah boleh pesimis dengan sepak bola nasional. Apalagi saat ini juga sudah memasuki tahun yang baru, tentu peluang menjadi lebih baik lagi di 12 bulan ke depan sangat bisa terjadi. Memenangi beberapa kejuaraan bergengsi di 2019, agaknya bisa menjadi langkah awal untuk mewujudkan harapan besar tersebut.

Event bola yang akan dihadapi Tim Merah Putih sendiri bisa dibilang banyak jumlahnya di tahun ini, mulai dari tingkat regional Asia Tenggara sampai ajang sekaliber kualifikasi Olimpiade. Dari semua kejuaraan akan dihadapi di 2019  tentunya semuanya menyimpan peluang-peluang untuk bisa dimenangi oleh Tim Garuda. Dan berikut hitungan-hitungan Boombastis mengenai beberapa gelar yang berpotensi bisa dimenangi oleh Tim Nasional Indonesia beberapa tingkat umur di tahun ini.

Kompetisi bola termasyhur di Asia Tenggara

Untuk saat ini AFF U-22 menjadi event sepak bola paling dekat yang akan dihadapi para punggawa Tim Merah Putih. Dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret, bisa dikatakan saat ini hanya hitungan minggu saja untuk melihat aksi punggawa Garuda berlaga di kejuaraan Asia Tenggara tersebut. Menakar peluang Timnas berjaya di sini, tentu sangatlah besar peluangnya. Hal ini lantaran Garuda U-22 nanti akan dinahkodai Indra Sjafri.

Witan Sulaiman dan kawan-kawan [Sumber Gambar]
Seperti yang kita ketahui sangatlah berpengalaman di ajang-ajang usia remaja di kawasan Asia Tenggara. Lalu, bakat pemain Indonesia di rentang usia 22 juga tengah moncer-moncernya, seperti Saddil Ramdani, Ezra Walian, atau Witan Sulaiman. Nah, berbekal kolaborasi itu, tentu bukan sesuatu mustahil untuk bisa merengkuh trofi di ajang itu. Track Recond, coach Indra di ajang ini juga bisa dibilang baik dengan tiga edisi AFF mampu lolos semifinal dan sekali jadi juara di tahun 2013.

Menembus kualifikasi Piala Asia U-23 2020

Event lain yang mempunyai potensi besar lainnya untuk bisa catatkan hasil positif adalah kualifikasi Piala Asia U-23 2020. Meski di sana bukan piala yang akan direngkuh, namun dengan mampu lolos pastinya akan menjadi sesuatu yang rasanya layaknya menjadi juara. Bila boleh ditebak kemungkinan besar  skuad yang berlaga di ajang ini adalah mereka yang menjadi jebolan dari AFF U-22.

Aksi Todd Rivaldo [Sumber Gambar]
 Kalau betul itu, tentu Timnas akan mempunyai satu modal berharga bernama kebersamaan. Hal ini jelas akan sangat baik, pasalnya, dengan tingkat chemistry tinggi permainan sebuah tim akan jauh lebih baik. Hal itulah yang pada akhirnya membuat Boombastis berani kalau berujar kalau ajang ini memiliki potensi dimenangi. Salah satu bukti penguatnya ketika Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri lolos ke Piala Asia U-19 Myanmar. Saat pemain-pemain rata-rata adalah jebolan juara AFF 2013.

Punya sejarah bagus, Indonesia berpotensi berjaya di SEA Games

Ditunjukkan Manila untuk menjadi SEA Games 2019, tentu akan membawa kita kepada ajang serupa 21 tahu lalu. Ketika itu kita mempunyai kenangan manis dengan sukses menjadi terbaik, sekaligus merengkuh medali emas. Meski bukan perkara mudah mengulang sejarah, namun dengan perkembangan sepak bola beberapa tahun ini dan potensi pemain Indonesia besar, agaknya bukan hal mustahil untuk bisa menjadi juara.

Pemain Timnas di SEA Games 2017 [Sumber Gambar]
Apalagi pada SEA Games dua tahun lalu kita tunjukkan progres bagus, dengan sukses meraih perunggu meski tergolong minim persiapan. Selain itu ajang tersebut juga hanya mempertandingkan tim-tim yang berada di Asia Tenggara saja, jadi sekali lagi rasanya untuk mengodol Piala sangatlah terbuka peluangnya.

BACA JUGA: Mengenang SEA Games Manila, Ketika Kesuksesan Pemberantasan Mafia Bola Berujung 

Apakah beberapa hal tadi bisa terwujud, tentunya kembali lagi kepada hukum dari sebuah prediksi hanya waktu yang bisa menjawab. Tapi sebagai pendukung Timnas dari lahir rasa optimisme memang wajib untuk terus disemai. Pasalnya, kalau bukan kita selalu memberi dukungan dengan hati tulus siapa lagi. Besar harapan kalau tahun 2019 Tim Merah Putih menjadi kesebelasan yang banyak meraih gelar juara.