in

Jangan Taruh Helm di Bagian Motor Ini! Ada Dampak Buruk yang Akan Diterima

Ketika parkir motor, pasti orang-orang menaruh helmnya di beberapa tempat. Misalnya aja di spion, digantung pada jok, bagasi kalau cukup dan enggak ketinggalan juga di atas tangki jika motornya bermodel untuk balapan. Orang-orang terbiasa meletakkan helm di beberapa tempat ini dikarenakan lebih praktis. Selain itu, enggak perlu repot untuk mengambil ke tempat penitipan helm.

Nah, maka dari itu, sampai sekarang, helm selalu diletakkan pada tempat-tempat tersebut. Namun sebenarnya, helm yang ditaruh di tempat itu bisa menimbulkan banyak kerugian lho. Kalau kalian tidak percaya, bisa disimak ulasan dari Boombastis.com berikut ini.

Jangan taruh helm di atas tangki motor [Sumber Gambar]
Bagi yang model motornya untuk balapan, biasanya para pengendaranya meletakkan helmnya di atas tangki bensin. Ini dilakukan karena meletakkan helm di atas tangki sangatlah praktis dan alat pelindung kepala tersebut tidak akan jatuh. Nah, sebenarnya cara satu ini ternyata bisa merusak komponen helm Sahabat Boombastis. Sebab, walaupun tangki dalam keadaan tertutup, uap bensin tetap keluar dan akhirnya bisa merusak sedikit demi sedikit komponen dari helm. Contoh komponen yang rusak adalah bahan busa dan styrofoam. Kalau itu sudah terjadi, maka helm tidak dapat lagi melindungi kepala secara maksimal. Selain itu, bau dari bensin yang melekat pada busa helm akan membuat penggunanya merasakan pusing dan mual.

Kemudian, kebiasaan pengendara motor lainnya adalah menaruh helm di spion. Cara satu ini ternyata juga memiliki dampak buruk Sahabat Boombastis. Bukan hanya rawan dicuri orang, tapi helm juga akan mudah dimasuki kotoran. Contohnya seperti debu dan air hujan yang pastinya membuat helm menjadi kolam ikan buatan. Lalu, spion juga akan cepat mengendur dan bisa jadi patah. Akibatnya, helm kalian akan jatuh dan terbentur dengan tanah. Alhasil, helm kalian sudah memasuki masa kadaluarsa meski belum waktunya. Jika sudah begini, kalian akan mengeluarkan kocek untuk beli helm dan juga spion. Bakal rugi bandar nih..

Menyebabkan busa helm rusak jika diletakkan di atas tangki [Sumber Gambar]

Nah, selanjutnya orang-orang juga akan meletakkan helm di jok bagian depan. Hal satu ini dilakukan supaya tidak mudah diambil maling meskipun risikonya bisa terkena air hujan. Tapi, kebiasaan satu ini harus segera kalian hilangkan Sahabat Boombastis. Dilansir dari brilio.net, ada seorang lelaki yang bernama Supriyanto Anton menceritakan pengalamannya kalau helmnya menjadi sarang tawon ketika ia meletakkan alat pelindung kepala tersebut di jok motor bagian depan. Padahal, helmnya dalam keadaan bersih dan tidak ada madu yang menempel. Kemungkinan besar, ini terjadi lantaran lebah dalam masa migrasi dan mencari tempat tinggal baru. Alhasil, helm milik Supriyanto Anton lah yang jadi sasarannya karena tempatnya aman dan hangat sehingga pantas untuk ditinggali. Hayo, bagi kalian yang masih suka menaruh helm di jok bagian depan wajib waspada nih. Jangan sampai helm kalian yang jadi sasaran binatang-binatang lainnya.

Jadi, apa kalian masih ingin mengulangi kebiasaan-kebiasaan di atas? Tentu tidak kan setelah melihat dampaknya. Sehingga alangkah lebih baiknya kalau kalian meletakkan helm di bagasi. Selain lebih aman dari incaran maling, helm akan terbebas dari debu dan kotoran. Kemudian, bagi motor yang tidak memiliki bagasi cukup, bisa diikatkan pada pegangan belakang untuk penumpang. Tapi helm jangan digantung begitu saja, letakkan pelindung kepala tersebut di bagian jok belakang. Ini dilakukan agar helm tidak jatuh dan juga memperkecil risiko terkena debu, kotoran ataupun masuknya hewan-hewan kecil lainnya.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Patut Di Contoh, 5 Negara Tak Lebih Besar Dari Indonesia Tapi Mampu Lolos Piala Dunia

Anti Mainstream, 4 Artis Cantik Ini Ingin Fokus Karier Dulu dan Menolak untuk Nikah Muda