PT Kereta Api Indonesia (KAI) memiliki aturan baru yang belum banyak diketahui publik. Aturannya adalah semua pegawai KAI yang bertugas di stasiun harus memberikan penghormatan kepada penumpang kereta api. Tapi penghormatannya bukan seperti kita kepada bendera lho ya. Namun dengan membungkukkan badan ke kereta yang tengah berjalan.

Sontak hal ini menjadi perbincangan hangat para netizen seluruh Indonesia. Ada pihak yang pro dan juga kontra menghadapi peristiwa ini. Ya wajar karena Indonesia baru pertama kali menerapkan aturan seperti itu. Di dunia hanyalah Negara Jepang saja yang menganut aturan tersebut.

Sebelum ke masalah netizen kontra, kita ulas dulu warganet yang pro dengan aksi ini biar adem dikit. Jadi, beberapa warganet di akun twitter ada yang setuju dengan penghormatan pegawai kepada penumpang kereta. Menurut mereka, bentuk penghormatan yang seperti ini sangat menyentuh hati. Bahkan salah satu netizen berpendapat jika peristiwa seperti ini sampai membuatnya merinding. Menariknya lagi, ada warganet yang menganggap jika para pegawai KAI sedang mendoakan para penumpang agar selamat sampai tujuan. Hmm.. pendapat dari para netizen ini cukup ngademin dan masuk di akal juga ya..

Pendapat positif netizen [Sumber Gambar]
Nah, sekarang beralih kepada warganet yang tak setuju akan fenomena penghormatan para pegawai KAI ini. Banyak dari mereka yang mengatakan jika hal ini sangat tidak berprikemanusiaan. Seperti yang disebutkan oleh akun twitter @MerryMP, jika semua derajat manusia itu setara, sehingga tidak perlu diadakan bentuk penghormatan seperti itu. Ada juga @Yunus_pra yang menyebutkan kalau pemberian salam seperti ini sangat berlebihan, akibatnya menjadi tidak enak untuk dilihat.

Pendapat negatif dari netizen [Sumber Gambar]
Kalau dilihat dari dua kubu pro dan kontra, masing-masing pendapat ada benarnya kok. Dari kubu yang pro, pemberian salam semacam ini memang cukup mengharukan. Sebab, bentuk penghormatan kepada para penumpang itu merupakan suatu wujud kecintaan dari perusahaan. Sehingga, dari salam yang diberikan ini sudah menunjukkan kalau semua pegawai KAI secara tidak langsung mendoakan para penumpang agar selamat sampai tujuan. Bahkan ini tidak dilakukan para pembawa barang atau porter saja, tapi juga karyawan lain yang ikut memberikan penghormatan seperti ini.

Pegawai memberi penghormatan [Sumber Gambar]
Lalu jika dari kubu yang kontra, para warganet melihat sisi lainnya. Mereka menganggap ini berlebihan lantaran derajat manusia di dunia itu semua sama, sehingga tidak perlu diadakan prosedur penghormatan seperti itu. Apalagi kebanyakan yang melakukan adalah orang dengan usia lanjut, ya wajar saja ada netizen kontra dengan hal tersebut. Jadi, mereka lebih memilih agar para pegawai KAI melakukan pemberian salam lain, seperti melambaikan tangan sambil tersenyum misalnya. Ini juga ada benarnya karena melihat dari adat Indonesia yang muda harus hormat kepada orang tua, bukan sebaliknya.

Melihat tipe penghormatan yang diberlakukan oleh PT KAI ini sangat wajar kalau ada pihak tak setuju. Alasannya ya karena di Indonesia sangat menjunjung tinggi penghormatan dari yang muda ke orang tua. Bukan sebaliknya seperti yang ada di tayangan video. Tapi kalau kita pikirkan kembali, PT KAI tidak mungkin memberlakukan aturan ini untuk merendahkan diri dari para pegawainya. Mereka hanya ingin memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang agar nyaman ketika hendak melakukan perjalanan. Jadi, bagaimana menurut Sahabat Boombastis sekalian? Aturan seperti ini perlu diubah atau dibiarkan saja? Share di kolom komentar ya pendapat kalian.