Kemunculan sosoknya Imam Mahdi merupakan salah satu tanda-tanda akhir zaman bagi seluruh umat manusia di dunia ini. Tak sendirian, nantinya akan ada suatu kaum yang akan ikut berada di sisinya, mendampingi sekaligus berperang melawan musuh-musuh Islam yang datang dari kalangan orang-orang kafir daun munafikin. Dilansir dari islampos.com, pasukan besar itu datang dengan mengenakan panji hitam dari arah Timur.

Hal ini juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah yang berbunyi:

Muhammad bin Yahya dan Ahmad bin Yusuf menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Abdurrazzaq menceritakan kepada kami, dari Sufyan Ats Tsauri, dari Khalid Al-Hadzdza`, dari Abu Qilabah, dari Abu Asma` Ar-Rahabi, dari Tsauban yang berkata, Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Akan ada tiga orang yang saling berperang memperebutkan harta karun kalian ini. Ketiganya adalah putra khalifah, kemudian tidak akan ada yang menang di antara mereka. Lalu datanglah panji-panji hitam dari arah timur. Mereka akan memerangi kalian dengan peperangan yang belum pernah ada suatu kaum memerangi kalian seperti itu.”

Ilustrasi pasukan panji hitam [sumber gambar]
Jika dilihat dalam kacamata modern pada saat ini, pergolakan dan konflik bersenjata Timur Tengah yang tengah terjadi juga banyak memunculkan kelompok-kelompok militan yang menggunakan warna hitam sebagai atributnya. Salah satunya adalah ISIS yang sempat berjaya sejak tahun 2014, namun akhirnya ambruk pada 2019 karena diterjang pasukan lokal Iraq dan koalisi Barat. Bisa dibilang, pasukan panji hitam yang sesungguhnya masih diselubungi kabut yang belum bisa dijelaskan secara pasti.

Namun, misteri yang menyelubunginya bukan berarti tidak meninggalkan ciri-ciri. Ada sebuah tanda khas yang nantinya akan menguatkan, bahwa kelompok inilah yang memang-memang benar sebagai pasukan panji hitam yang akan mendampingi Imam Mahdi melawan musuh-musuhnya di akhir zaman. Seperti yang dikatakan oleh Ustadz Zulkifli M Ali Lc MA dalam tayangan video YouTube berjudul Ciri Khas Pasukan Panji Hitam Dari Timur, ada beberapa hal terkait kemunculannya kelak ketika waktunya telah tiba.

Ciri-cirinya adalah, manusia di dalamnya memenuhi karakter seperti zaman para sahabat di era kejayaan Islam. Tanda lainnya dari segi fisik dan penampilan, para anggota pasukan panji hitam ini memiliki tubuh yang kurus, kepalanya dililit dengan kain tebal berwarna serba gelap, memakai pakaian yang paling unik di muka bumi, dan muncul dari daerah Khurasan. Ciri lainnya yang tak kalah penting adalah, mereka adalah sosok pejuang yang sangat sulit ditaklukkan.

Pasukan Taliban dikenal sangat sulit ditaklukan oleh Uni Sovyet dan AS [sumber gambar]
Menurut ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Zulkifli M Ali Lc MA dalam videonya, ciri-ciri yang mendekati daripada pasukan tersebut adalah kaum Taliban yang kini mengusai Afghanistan. Dalam sejarahnya, pasukan mujahidin tersebut sukses mengusir penjajahan Uni Sovyet (Russia) pada 15 Februari 1989. Pun dengan Amerika Serikat, mereka juga sukses mengulur peperangan dengan negeri Paman Sam yang terjadi sejak 7 Oktober 2001. Di mana AS banyak sekali kehilangan anggota militer, alutsista hingga mengeluarkan biaya miliaran dollar. Seperti yang dikutip dari bbc.com, AS sempat mengalami krisis global pada 2008, yang efeknya dirasakan di sejumlah belahan dunia.

Meski tidak dipastikan bahwa mereka adalah panji hitam yang sesungguhnya, beberapa hal di atas bisa dikatakan merupakan pertanda. Menjadi isyarat bahwa pasukan tersebut memang telah bermunculan pada saat ini. Jelasnya, pasukan panji hitam adalah sebaiknya-baiknya tentara yang kelak akan mengawal Imam Mahdi menegakkan kekhalifahan yang sesungguhnya di muka bumi. Tentu saja, hal ini dapat diprediksi kapan akan terjadi.

BACA JUGA: Dulu Kuasai Timur Tengah, Inilah Akhir Perjalanan ISIS yang Perlahan Punah di Suriah

Meski masih diulas dalam pembahasan secara terbatas, setidaknya kita bisa mengetahui bagaimana ciri-ciri dari pasukan panji hitam yang ada pada ceramah Ustadz Zulkifli M Ali Lc MA di atas. Namun seiring dengan bergulirnya zaman dan perubahan-perubahan yang ada di dalamnya, cepat atau lambat identitas dari para pasukan tersebut pasti akan terkuak dengan sendirinya.