Berbicara soal kejayaan Islam tentu nama Kesultanan Turki Usmani yang bakal muncul. Sangat beralasan memang mengingat di masa itu kekaisaran Islam ini sungguh sangat berjaya. Tak hanya luas wilayahnya tapi juga makmur setiap daerahnya. Belum lagi soal ilmu pengetahuan dan tokoh-tokoh pentingnya yang menginspirasi dunia.

Masih tentang kejayaan Turki Usmani, hal ini tentu juga berkaitan dengan kekuatan militer mereka. Seperti yang kamu tahu, angkatan perang Turki ketika itu adalah salah satu yang terbaik di dunia. Banyak alasannya kenapa seperti ini. Beberapa di antaranya adalah kehadiran pasukan khusus level elit bernama Firqatul Majanin. Pasukan ini jemawa, mereka punya spesialisasi khusus mulai dari penampilan sampai tugas.

Sayangnya, pasukan ini tak banyak yang tahu. Kalau dibandingkan dengan Jannissary, nyaris Firqatul Majanin tak ada gaungnya. Lalu, seperti apa kehebatan sebenarnya dari pasukan ini? Temukan jawabannya lewat ulasan berikut.

Artikel Lainnya
Sedang Menjadi Tren Make-Up Kekinian, Begini Fakta Terkait Freckles atau Kulit Berbintik Coklat
Dari Pujian Hingga Cacian, 4 Ragam Penyambutan Tim ‘Gagal’ Piala Dunia 2018

Firqatul Majanin Berisi Para Pemuda

Biasanya pasukan elit itu berusia matang mungkin sekitar 25 ke atas. Alasannya adalah faktor kematangan emosional serta latihan-latihan yang jelas memakan waktu panjang. Ketika lazimnya para pasukan elit berusia matang, Firqatul Majanin justru tidak mengikuti tren tersebut.

Berisi para pemuda [Image Source]
Ya, diketahui pasukan elit ini beranggotakan anak-anak muda. Rentang usianya sekitar 20-25 tahunan. Meskipun cukup muda, tapi soal kemampuan jangan ditanya. Mereka salah satu unit yang paling diandalkan sebagai petir pertama. Maksudnya serangan kilat di awal perang untuk meruntuhkan mental lawan.

Firqatul Majanin Selalu Bertugas di Depan

Dulu, dalam setiap perang, para pasukan diposisikan sesuai dengan labelnya. Kalau pemanah biasanya akan selalu di depan lalu pindah ke belakang, sedangkan tukang pedang selalu akan berada di posisi depan dan tengah. Dalam hal posisi, Firqatul Majanin bisa dibilang cukup aneh. Pasalnya mereka selalu di depan.

Selalu bertugas di garda depan [Image Source]
Ya, di beberapa perang yang dilakukan Turki Usmani, Firqatul Majanin selalu memposisikan dirinya di depan. Bukan tanpa alasan, mereka ini memiliki tugas khusus sebagai tim tukang kejut. Seperti petir, mereka akan bergerak secepat kilat untuk langsung menusuk ke dalam. Dalam tugas ini mereka selalu berhasil.

Dijuluki Geng Gila

Layaknya pasukan elit pada umumnya, Firqatul Majanin ini juga memiliki julukan-julukan khusus. Versi mereka adalah Geng Gila. Nama ini muncul dengan berbagai alasan. Pertama adalah nama Majanin sendiri artinya nyerempet-nyerempet ke kata gila.

Dijuluki geng gila [Image Source]
Alasan lain kenapa pasukan ini disebut gila tak lain adalah keberanian mereka yang bikin geleng-geleng. Bayangkan, mereka ini ditugasi untuk jadi pendobrak pertama di mana pasukan musuh jelas tengah berada di kondisi yang solid dan kuat. Mungkin karena masih muda, keberanian mereka sama sekali tidak nanggung.

Pasukan Elit yang Disembunyikan Sejarah

Di zamannya, Firqatul Majanin ini sudah seterkenal Kopassus atau Denjaka kalau di Indonesia. Tapi, di masa sekarang, informasi tentang mereka sangat susah untuk ditemukan. Bahkan kalau kamu googling sekalipun, hasilnya akan sangat sedikit.

Minim info soal Firqatul Majanin [Image Source]
Entah, banyak hal bisa jadi alasan kenapa pasukan ini tak begitu dikenal sekarang. Bisa jadi karena memang sengaja disembunyikan ceritanya oleh pihak-pihak tertentu, atau mungkin memang pasukan ini dikonsep rahasia sehingga tak diketahui banyak orang. Dan dengan kerahasiaan ini pasukan musuh akan buta soal Firqatul Majanin.

Kalau dilihat-lihat Firqatul Majanin ini mirip dengan pasukan elit khas di zaman ini. Jumlahnya tidak banyak tapi memberikan efek yang luar biasa. Fakta eksistensi Firqatul Majanin ini seolah makin menguatkan keyakinan jika kesultanan Turki Usmani memang tak main-main kehebatannya.