Pasien Meninggal Setelah 1 Jam Menunggu Ambulance, Ini Penyebabnya

oleh Ayu
10:26 AM on Mar 10, 2015

Seorang pasien meninggal begitu saja karena ambulance yang hendak membawanya ke rumah sakit tak kunjung tiba. Pasien kanker tersebut meregang nyawa selama SATU JAM, sementara selama itu ambulancenya sedang berusaha meyakinkan seorang pria yang marah-marah karena tak sengaja diserempet oleh ambualance tersebut.

Dilansir dari Chinasmack, kejadian ini berlangsung di Jalan Dongtao, Distrik Dadong pada tanggal 7 Maret, sekitar pukul 8 pagi. Ambulance itu memang bergegas mendatangi rumah pasien, namun di tengah perjalanan terjadi sebuah insiden kecil karena mobil ambulance itu tak sengaja menyerempet mobil seorang pria.

Baca Juga
Dulu Dikenal Gembong Teroris Sadis, Begini Nasib Umar Patek Sekarang Yang Cinta NKRI
UU Menikahi Teman Sekantor Disahkan, Inilah 4 Hal Merugikan yang Mungkin Bisa Terjadi

“Hentikan mobilnya dan keluar! Jangan kabur, kalian sudah menabrak mobilku tahu?” ujar pria itu kesal. Tak cukup dengan hardikan, ia bahkan memblokade jalan yang dilalui oleh ambulance tersebut. Sopir dan paramedis berusaha meminta maaf dan meyakinkan bahwa mereka sedang diburu waktu untuk menyelamatkan seorang pasien, namun pria itu tak mau mengerti.

ambulan
Ambulance terjebak selama satu jam karena tak sengaja serempet mobil orang via starbulletin

Beberapa saksi dan penjual yang ada di sekitar jalanan itu juga berusaha melerai,”Mereka tidak sengaja. Mereka ini sedang terburu-buru, kau harus mengerti,” nasehat beberapa orang yang ikut melihat kejadian tersebut. Pria itu baru buru-buru pergi ketika mengetahui ada orang yang mulai memanggil polisi. Ia tak tahu bahwa sudah menyebabkan seorang pasien meninggal hanya karena ketidaksukaan dan emosinya atas kejadian itu.

Saat paramedis sampai di lokasi, pasien kanker itu sudah tidak menunjukkan tanda kehidupan lagi. Setelah mendengar penjelasan tim medis dan ambulance, keluarga sangat kecewa dan menyayangkan. Bahkan sepertinya akan memperkarakan ke polisi. Namun karena masih mengurus prosesi pemakaman, sementara media tidak melansir lebih jauh untuk menghormati masa duka cita keluarga.

Kalau bisa diselesaikan dengan mudah dengan menemukan solusi atau bertoleransi, jangalah mempersulit hanya karena ingin memuaskan emosi. Seperti kisah ini, emosi sesaat malah membuat proses penyelamatan terhambat dan pasien meninggal sia-sia.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
BACA JUGA