Menengok Nuansa Lebaran di Jepang yang Mungkin Tak Pernah Kamu Ketahui

Nggak ada takbir, nggak ada arus mudik dan tentu saja nggak ada ketupat opor ayam

oleh Nikmatus Solikha
15:00 PM on Jun 26, 2017

Idul Fitri merupakan momen yang ditunggu oleh seluruh muslim di dunia. Di hari raya tersebut, biasanya kita mengisi waktu dengan berkumpul bersama para kerabat, makan sajian enak hingga jalan-jalan dalam rangka liburan. Di negara mayoritas Islam hal ini memang sudah jadi kebiasaan, apalagi di Indonesia.

Nah, jika di Indonesia nuansa lebaran alias idul fitri begitu semarak, kira-kira bagaimana ya dengan negara minoritas muslim. Tentu sangat berbeda walaupun nuansanya tetap terasa. Misalnya di Jepang, di sini kita akan mendapati idul fitri dengan pemandangan yang agak beda. Lalu seperti apa potretnya? Simak ulasannya berikut.

Baca Juga
Dulu Dikenal Gembong Teroris Sadis, Begini Nasib Umar Patek Sekarang Yang Cinta NKRI
UU Menikahi Teman Sekantor Disahkan, Inilah 4 Hal Merugikan yang Mungkin Bisa Terjadi

Nggak ada suasana takbiran, petasan dan keriuhan anak-anak dalam menyambut hari raya

Beda negara, beda budaya. Begitu juga perbedaan dalam menyambut idul fitri. Kalau di Indonesia, sehari jelang hari raya, tentu terdengar suara takbir dari penjuru arah. Terlebih, tambahan suara petasan yang dinyalakan oleh anak-anak kecil. Di Jepang? Wah, sama sekali berbeda tentu saja. Salah satu alasannya karena negara tersebut menjunjung tinggi kesunyian.

Muslim di Jepang [image source]
Sesuatu yang menimbulkan suara keras, pasti dilarang. Suara adzan di Jepang juga tak menggunakan toa. Alhasil, suara takbir juga tidak pernah menggema di Negeri Sakura. Cukup di hati saja, ya. Tapi, bagi bagi orang Indonesia yang sedang di Jepang, kemeriahan takbir dari menara-menara pasti jadi hal yang sangat dirindukan.

Nggak bisa dibandingkan dengan di Indonesia

Kalau kamu ingin menikmati idul fitri yang semarak, mudik, dan juga kenikmatan hari libur, ya Indonesia merupakan tempat paling cocok. Sebab, kalau di Jepang kalian nggak bakal menemukan hal itu.

Shalat idul fitri di salah satu masjid Jepang, sampai di teras [image source]
Menurut Widya Sumi, seorang muslim dari Indonesia yang sudah 12 tahun di Hokkaido menjelaskan bahwa Idul Fitri di Jepang tidak bertepatan dengan tanggal merah atau hari libur. So, setiap warga muslim tetap harus menjalankan kegiatan sehari-hari seperti kuliah, bekerja dan sebagainya.

Shalat Id dan maaf-maafan secara sederhana di masjid

Meski hari raya muslim tidak meriah di sana, tapi bukan berarti tidak dirayakan lho. Jadi, muslim di Jepang tetap menjalankan shalat id berjamaah. Setelah shalat id, biasanya masyarakat juga saling bersalam-salaman, saling memaafkan.

Para umat muslim asal berbagai negara yang ada di Jepang maaf-maafannya di masjid [image source]
Namun, waktu yang dilakukan untuk itu tidak begitu lama. Maklum, mereka juga harus memenuhi kewajiban lain seperti kerja dan aktivitas lainnya. Meski demikian, menurut Ahmad Hidayat Setiawan, seorang mahasiswa pascasarjana Forest Engineering di Universitas Kochi, meski perayaan idul fitri di Jepang sangat sepi, namun nuansa kekeluargaan sesama muslim begitu terasa.

Enaknya itu, nggak merasakan kemacetan arus mudik dan arus balik

Selain ketupat dan opor ayam, kemacetan arus mudi dan arus balik merupakan santapan rutin masyarakat Indonesia. Mungkin itu sih dukanya hari raya. Nah, kalau momen nggak enak ini justru nggak bakal dirasakan para muslim di Jepang.

Nggak ada macet arus mudik dan arus balik [image source]
Ya, karena nggak ada tradisi mudik juga sih. Secara hari raya nggak bertepatan dengan hari libur. Beriktikaf di masjid itu cara paling baik untuk merayakan idul fitri. Kalau orang nonmuslim, tentu nggak bakal tahu sedang dirayakan idul fitri, karena rutinitas tetap dilakukan seperti biasa.

Itulah cara Jepang merayakan idul fitri. Ya, meski perayaan hari raya nggak semarak seperti di Indonesia, semoga kebahagiaan juga meliputi hari para saudara sesama muslim di Negeri Sakura ya. Akhir kata, selamat idul fitri buat semua yang merayakan.

 

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Kisah Sedih Eva, Calon Pengantin Yang Tertabrak Kereta Saat Mengantar Undangan Pernikahannya 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget Kocak, Obrolan Orang Mesum PDKT Ngajak Chatting Endingnya Malah Bikin Ngakak Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri 10 Postingan Nyeleneh Pengguna Medsos Pamer Kemesraan, Berasa Pingin Nampol Lihatnya Inilah 11 Status Kocak “Emak Zaman Now” di Medsos yang Bikin Minder Anak Muda Karena Kalah Eksis Belum 30 Tahun, 5 Cewek Cantik Zaman Now Ini Sudah Bergelimang Harta, Hampir Saingi Syahrini! Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an 4 Barang Ini di Indonesia Harganya Luar Biasa, Tapi di Afrika Orang Miskin pun Wajib Punya
BACA JUGA