Tidak semua pemain yang dinaturalisasi Indonesia bisa berjaya seperti yang diharapkan. Tentu banyak faktor yang mempengaruhi, mulai dari finansial, performa yang menurun dan lain-lain. Alhasil banyak para pemain naturalisasi yang dianggap gagal itu memilih kembali ke kampung halamannya di Belanda untuk mencari peruntungan baru.

Bicara soal pemain naturalisasi gagal bersinar, kita pasti ingat dengan Van Beukering. Ya Pemain yang satu ini dulu sempat digadang jadi bintang namun sayang malah mengecewakan. Bahkan tidak ada klub yang mau meminangnya. Namun sekarang, keadaannya berbeda, ya dirinya bahkan mendapatkan posisi terhormat pada dunia sepak bola di negaranya. Ulasan selengkapnya simak di bawah ini.

Sempat membuat Indonesia kepincut untuk meminangnya

Pada tahun 2011-an, pesona pemain ini sempat membuat beberapa klub di Indonesia jadi tertarik untuk meminangnya. Hingga akhirnya, Pelita Jaya menyodorkan kontraknya dengan pemain dengan nama lengkap Jhon Van Beukering. Bukan hanya itu, bahkan dirinya sempat dinaturalisasi oleh Indonesia untuk menjadi salah satu punggawa garuda.

Artikel Lainnya
4 Sosok Keturunan Indonesia yang Sukses Jadi Tentara di Negara Lain, Salah Satunya Anak Artis
Nostalgia 5 Aplikasi Chatting Populer Anak 90-an yang Sekarang Cuma Tinggal Baunya Saja

Menjadi agak gemuk dan tidak atletis [image source]
Namun sayang meskipun sempat membuat assist untuk kemenangan Indonesia, selepas bermain dengan timnas karirnya malah makin merosot. Ya, lantaran bentuk fisiknya yang tidak lagi mirip seorang atlet, tidak ada satu pun klub di Indonesia yang mau meminangnya. Alhasil Van Beukering terpaksa harus kembali ke Belanda dan mencari peruntungan baru di negara asalnya itu.

Sempat ditolak di Indonesia akhirnya punya klub di Belanda

Bisa dibilang nasib dari Van Beukering ini tak mujur di tanah Indonesia. Alhasil setelah kepulangannya ke kampung halaman, dia juga sempat menganggur beberapa saat. Namun beruntung salah satu klub di sana, Dordrecht mau meminangnya.

Van Beukering di Belanda [image source]
Namun demikian, pemain bertubuh tambun ini akhirnya juga memilih pindah-pindah klub, hingga tim terakhir yang dibelanya adalah MASV Arnhem. Setelah itu pemain ini sempat tersangkut masalah kriminalitas dan mengakibatkan dirinya harus hiatus beberapa saat sampai akhirnya benar-benar dinyatakan bebas oleh pihak berwajib Belanda.

Sempat terlibat masalah ganja dengan pihak Belanda

Siapa sangka dalam riwayat pemain yang satu ini sempat terlibat masalah kriminal. Ya pasalnya di rumahnya ditemukan 600 pohon ganja yang ditanam bebas. Memang sih di Belanda melegalkan tanaman yang satu ini, namun dalam jumlah tertentu. Alhasil pihak kepolisian Belanda melakukan penelitian lebih lanjut tentang kepemilikan tanaman yang satu ini.

Saat membela Timnas [image source]
Sedangkan menurut Van Beukering sendiri ganja yang tersimpan di rumahnya itu bukanlah miliknya, melainkan punya temannya yang dititipkan di sana. Sampai saat ini media di Indonesia belum mengetahui apa tuduhan yang dituduhkan padanya itu terbukti atau tidak, yang jelas dia tetap aktif di dunia sepak bola.

Menjadi salah satu pelatih klub Eropa di kasta delapan

Ternyata setelah kabarnya sudah lama tidak didengar, Van Beukering rupanya naik pangkat jadi seorang pelatih di salah satu klub Eropa. Ya, dirinya melatih salah satu klub yang sempat dia bela MASV. Meskipun dulu sempat diremehkan, ternyata menurut para manajer klub, Van Beukering menunjukkan performa yang baik sebagai seorang pelatih.

Van Beukering jadi pelatih [image source]
Buktinya, dirinya dapat merangkul semua pemain untuk bekerja sama denga meningkatkan skill mereka saat berada di lapangan. Selama diasuh oleh mantan pemain timnas Indonesia itu, diakui pula performa MASV jadi meningkat bahkan jika berhasil mengalahkan VDZ timnya akan jadi juara klasemen. Nah sedangkan MASV sendiri saat ini sedang berada di Derde klasse zona 3C atau kasta ke delapan sepak bola di sana.

Ternyata sempat dianggap naturalisasi gagal di Indonesia, Van Beukering mencoba bangkit dan menapaki jalan baru sebagai seorang pelatih. Beruntung karirnya ternyata sangat cemerlang ketimbang yang dulu. Terlepas dari segala hal yang ada, kita jangan lupa untuk berterima kasih pada pemain yang satu ini lantaran pernah membela timnas garuda.