Kebebasan tentu adalah hal yang paling dinantikan oleh para narapidana. Ya dengan berbagai cara mereka ingin mendapatkannya kembali. Ada yang menempuh jalur resmi dengan menunggu masa tahanan berakhir atau berkelakuan baik agar mendapatkan grasi. Namun ada pula yang melakukan tindakan ekstrem dengan kabur dari penjara.

Adanya gempa dan tsunami di Palu kemarin sepertinya menjadi kesempatan bagi tahanan untuk melarikan diri. Terlebih tembok penjara jebol karena gempa. Namun uniknya masih ada yang tetap berdiam dipenjara karena merasa memiliki tanggung jawab. Dilansir dari Beritagar, berikut potret mereka yang tetap berada di penjara.

Akibat bencana kemarin Lapas Kelas II A Palu mengalami kerusakan

Tembok jebol [sumber gambar]

Adanya kesempatan ini membuat beberapa napi kabur

Banyak yang kabur [sumber gambar]

Namun tak sedikit pula yang memilih untuk bertahan

Tetap di lapas [sumber gambar]

Sebagian bangunan memang memiliki kerusakan yang cukup parah

Keadaan porak poranda [sumber gambar]

Napi yang tetap bertahan ini mengaku bersyukur karena bisa selamat

Salah satu napi selamat [sumber gambar]

Menghabiskan waktu di dalam lapas sambil menunggu info terbaru mengenai bencana

Memilih di dalam lapas [sumber gambar]

Potret persediaan para napi memang sedikit, namun paling tidak cukup

Persediaan napi [sumber gambar]

Tanah lapang jadi satu-satunya tempat berlindung dari gempa susulan

Lapangan penjara [sumber gambar]

Mereka, para tahanan memilih tidur di mana saja asal keadaan bangunan masih bagus

Tidur di tempat yang ada [sumber gambar]

Sel masih sangat sepi, mereka yang kabur diharapkan segera kembali

Sel masih sepi [sumber gambar]
Para napi yang sengaja tetap berada di penjara menunjukkan tanggung jawab mereka serta keinginan menjadi diri yang lebih baik. Hal inilah yang bikin salut bahkan harus dicontoh para napi yang lainnya. Diharap para tahanan yang melarikan diri segera kembali ketimbang malah berlipat ganda hukumannya.