Nani Wartabone, Pahlawan Nasional yang Makar dari Belanda dan Menyatakan Merdeka di Gorontalo

oleh Adi Nugroho
07:00 AM on Dec 9, 2016

Anda mungkin akan bertanya-tanya perihal siapa gerangan Nani Wartabone itu. Beliau mungkin tidak seterkenal RA Kartini atau Jenderal Sudirman yang berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Beliau mungkin tidak sehebat Imam Bonjol atau Kapitan Patimmura. Namun, beliau sangat gigih dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia di kawasan Gorontalo.

Nani Wartabone berusaha membuat rakyat hidup dengan baik. Dia tidak mau rakyat terus dijajah dan dipaksa melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Dengan semangat baja, Nani Wartabone pernah melakukan aksi makar yang sangat besar kepada Belanda hingga namanya sangat dihormati oleh pejuang kemerdekaan. Berikut kisah tenang Nani Wartabone selengkapnya.

Baca Juga
10 Ilustrasi Ini Bikin ‘Kids Zaman Now’ Sadar Bahwa Perbuatannya Sungguh Merugikan
5 Daerah di Indonesia Ini Berhasil Cetak Wanita Cantik dan Berpendidikan Tinggi, Jomblo Masuk

Sudah Tidak Menyukai Bangsa Asing sejak Kecil

Kehidupan masa kecil dari seorang Nani Wartabone bisa dibilang sangat beruntung jika dibandingkan dengan rekannya yang lain. Dia bisa hidup dengan tenang dan menjalankan sekolah dengan baik. Nani Wartabone bisa belajar banyak hal karena berasal dari keluarga yang berada. Dengan ayah bekerja sebagai pegawai Hindia Belanda, Nani Watabone bisa hidup selayaknya anak pegawai atau pejabat kulit putih lain.

tidak menyukai bangsa asing [image source]
Saat bersekolah di sekolah Belanda, Nani Wartabone tidak menyukai teman atau gurunya. Dia merasa sakit hati karena bangsanya terus dihina. Dia tidak pernah sependapat dengan ayahnya yang terus mengabdi dengan Belanda. Bagi Nani Wartabone, semua orang punya hak yang sama sehingga tidak bisa diperlakukan dengan semena-mena.

Memunculkan Aksi Pergerakan di Kalangan Pemuda

Kekesalan Nani Wartabone kepada Belanda dan kroni-kroninya semakin mencuat seiring dengan berjalannya waktu. Rasa nasionalismenya yang terus ditekan oleh ayahnya mendadak mencuat setelah dia pindah sekolah di Surabaya. Di sana, Nani Wartabone mulai aktif dengan organisasi kepemudaan. Dia mendirikan Jong Gorontalo di Surabaya dan membawanya kembali ke Sulawesi.

Patung Nani Wartabone [image source]
Di Gorontalo atau kampung halaman, Nani Wartabone kembali mendirikan organisasi perjuangan. Dia juga mengumpulkan para perani yang terus diperlakukan tidak adil oleh Belanda untuk berjuang bersama. Nani Wartabone berusaha menjembatani keinginan warga tanpa peduli statusnya yang masih sebagai anak pegawai Belanda.

Melakukan Aksi Makar dan Menyatakan Merdeka

Kekesalan dari seorang Nani Wartabone semakin tidak terbendung lagi. Pada tahun 1942  tepatnya tanggal 23 Januari, dia melakukan mobilisasi kekuatan. Dia mengumpulkan banyak sekali petani untuk menangkap banyak sekali pejabat Belanda. Dia memenjarakan pejabat Belanda dan mengambil alih kekuasaan di Gorontalo secara penuh.

Makam Nani Wartabone [image source]
Setelah Belanda benar-benar lumpuh dan tidak bisa melakukan apa-apa. Nani Wartabone menyatakan diri untuk merdeka. Sebelum Soekarno Hatta memproklamasikan kemerdekaan, Nani Wartabone sudah mengibarkan bendera pusaka. Dia juga menyanyikan lagu Indonesia Raya yang pernah dinyanyikan saat Sumpah Pemuda 1928 berlangsung.

Penghargaan Atas Jasa yang Tidak Ternilai Harganya

Setelah Jepang menguasai apa yang awalnya diambil oleh Belanda, Nani Wartabone ditangkap dan dipenjara oleh Jepang. Dia pun dipenjara lagi saat Jepang kalah dan sekutu menguasai kawasan Indonesia. Setelah dipenjara selama 7 tahun dia bebas pada akhir 1949. Setelah bebas dia pernah berkarier di dunia politik hingga akhirnya meninggal dunia.

Taman Nasional [image source]
Setelah meninggal, Nani Wartabone ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2003 silam. Selain mendapakan gelar sebagai pahlawan nasional, dia juga mendapatkan monumen untuk mengenang jasa-jasanya di masa lalu. Oh ya, nama dari Nani Wartabone juga digunakan sebagai nama Taman nasional di Gorontalo.

Demikianlah kisah tentang Nani Wartabone yang merupakan Pahlawan Nasional yang dengan gagah berani melawan Belanda. Kalau Nani Wartabone tidak melakukan makar, penduduk di Gorontalo dan sekitarnya pasti hanya akan terus dijajah.

Next
Like us on Facebook Follow us on Twitter
ARTIKEL LAINNYA
ARTIKEL PILIHAN
Dulu Terkenal Sering Tampil Hot, Begini Kabar ‘Mama Abdel’ Sekarang yang Makin Bikin Deg-degan 12 Kelakuan Pengguna Medsos “Kelewat Awam” Ini Dijamin Bikin Kamu Ngakak Jengkulitan 7 Aktris Sinetron Kolosal Cantik dan Seksi ini Pernah Menghiasi Layar Kaca Kamu Zaman Dulu 5 Kejadian Nyleneh Orang Indonesia yang Terekam Google Street View, Awas Ngakak! Inilah Beberapa Kelakuan ‘Gak Lazim’ Saat Terjadi Kecelakaan Lalu Lintas, Kamu Pasti Salah Satunya Potret Kehidupan Mewah Anak Orang Kaya di Hong Kong yang Dijamin Membuatmu Melongo Inilah Perubahan Wajah Thalia Maria Marcedes dari Cantik Sampai Cantik Banget 4 Ciri-Ciri Ini Bisa Jadi Indikasi Kalau Sebuah Warung Pasang Jin Penglaris, Hati-Hati! 5 Ibu Mertua Paling ‘Membahayakan’ Sedunia Yakin deh, 25 Pose Absurd Wisatawan dengan Patung Ini Pasti Bikin Kamu Cekikikan Melihatnya Chatting Kids Zaman Now Minta Foto “Buka-bukaan” ke Gebetannya Ini, Endingnya Bikin Melongo Dulu Mewah, Anak Pencipta Lagu Nomor Satu di Indonesia Ini Sekarang Jadi Kuli Bangunan Salut! 5 Artis Tajir Ini Nggak Segan Pamerkan Kelakuan Bak ‘Rakyat Jelata’ di Sosial Media Inilah Alasan Pakai Rok Saat Bersepeda Motor Sama dengan Bunuh Diri Inilah 4 Pernikahan Super Mewah Anak Pejabat dan Konglomerat Indonesia yang Bikin Mata Terbelalak Inilah 6 Artis Indonesia yang Bikin ‘Superstar’ Luar Negeri Tergila-gila, Ada yang Sampai Baper Loh 7 Foto Ini Diambil Hanya Sesaat Sebelum ‘Musibah’ Datang Foto-Foto Ini Memperlihatkan Betapa Seru dan Kocaknya Adegan di Balik Layar Film Superhero Idaman Anak 90-an Inilah 4 Alasan Mengapa Israel Harus Tunduk Hormat pada Indonesia Inilah Fakta Micin, Benda yang Sering Difitnah Masyarakat Kekinian, Beneran Bikin Lemot?
BACA JUGA