Berbicara mengenai Piala Dunia, jelas event tersebut bukanlah kompetisi sepak bola biasa saja. Selain pertandingan Timnas hebat, ajang tersebut menjadi ajang kumpul berbagai macam, suku, budaya dan agama. Khusus yang terakhir tadi beberapa kepercayaan banyak menghiasi Piala Dunia edisi Rusia tersebut. Dan hebatnya mereka mampu rukun tanpa ada tindakan diskriminasi satu sama selain.

Bahkan beberapa pemain yang memeluk agama muslim yang bisa dikatakan minoritas juga masih berpeluang meraih gelar juara. Kondisi ini bisa terjadi, lantaran Timnas yang dibelanya untuk mampu lolos ke fase grup. Kendati tidak mudah, namun apabila olahraga ini yang selalu memunculkan kejutan. Tentunya, hal tersebut tidak mustahil untuk dilakukan. Untuk mengetahui siapa sajakah mereka? Simak ulasannya sebagai berikut ini.

Xherdan Shaqiri darah muslim Swiss di babak 16 besar Piala Dunia

Aksi Xherdan Shaqiri di atas lapangan hijua [Sumber Gambar]
Dari deretan nama pemain Swiss di Piala Dunia Rusia kali ini, nama Xherdan Shaqiri menjadi punggawa yang memiliki peran penting di tim. Selain bawa Timnas berkostum merah tersebut lolos, pemain Stoke City kerap jadi motor serangan tim. Hal ini dibuktikan dengan kerap jadi inspirasi Swiss dalam mencetak gol. Dalam menyambut babak 16 besar nanti Xherdan Shaqiri akan menjadi salah satu pemain muslim milik Swiss. Hal ini menjadikan ia sebagai mualaf yang sampai sekarang masih berpeluang meraih gelar juara Piala Dunia.

Gelandang muslim Swiss Granit Xhaka siap bawa negara ciptakan sejarah

Granit Xhaka pimpin Timnas Swiss [Sumber Gambar]
Seperti halnya Xherdan Shaqiri, Granit Xhaka juga menjadi pemain beragam islam yang berpeluang meraih gelar juara Piala Dunia 2018 kali ini. Apalagi bisa dikatakan Timnas Swiss berada di plot yang sedikit lebih gampang daripada grup sebelah. Xhaka sendiri bisa menganut agama islam lantaran berasal dari keluarganya. Dilansir laman, Liputan6, meski saat ini memperkuat Swiss, namun pemain Arsenal ini merupakan keturunan Kosovo dan Albania yang mayoritasnya penduduknya beragama Islam.

Marouane Fellaini gelandang jangkung muslim asal Timnas Belgia

Marouane Fellaini di Piala Dunia Rusia [Sumber Gambar]
Keberhasilan Belgia lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018, membuat beberapa pemainnya yang berdarah muslim memiliki peluang merasakan gelar ajang tersebut pertama kalinya. Salah satunya adalah Marouane Fellaini, pemain jangkung yang kerap menjadi super sub di tim yang dibelanya. Mungkin tidak banyak yang menyangka bahwa pemain Manchester United ini merupakan seorang mualaf. Namun seperti mengutip laman IDN Times, pemain berperawakan kribo ini sudah memeluk agama islam sejak ia lahir, lantaran keluarganya seorang muslim.

Motor serangan Perancis, Paul Pogba berdarah muslim

Aksi Paul Pogab dikepung pemain Peru [Sumber Gambar]
Dari beberapa nama tadi, Paul Pogba agaknya memiliki peluang meraih gelar juara Piala Dunia 2018 lebih besar. Hal ini lantaran, gelandang penuh talenta tersebut bergabung bersama Perancis yang berisikan pemain-pemain hebat. Bahkan untuk ajang kali ini tim berjuluk Les Blues ini menjadi kesebelasan yang diunggulkan oleh khalayak ramai. Berbicara keislaman pemain ini bisa dikatakan sudah didapatkannya sejak kecil, karena memang kedua orang tuanya beragam islam. Pogba pun beberapa kali mengunjungi Mekah dan Madinah untuk beribadah.

Penyerang hebat Perancis, Nabil Fakir siap bantu negara ulangi sukses

Aksi Nabil Fekir saat melawan Peru [Sumber Gambar]
Nabil Fakir jelas bukan nama besar di jagad sepak bola dunia. Namun penyerang Lyon ini memiliki bakat bakat yang bisa dipandang remeh. Hal ini dibuktikannya dengan penampilan menawannya saat bermain di liga Perancis. Bahkan ia merupakan pencetak gol terbanyak klub yang dibelanya. Seperti halnya Pogba ia juga merupakan darah muslim yang memiliki peluang juara Piala Dunia 2018. Tetap mampu bertahannya Perancis di ajang empat tahunan itu sampai sekarang menjadi penyebabnya. Ditambah barisan pemain negeri menara Effiel juga sangat mumpuni untuk ciptakan sejarah itu.

Sebagai seorang minoritas apa yang dilakukan mereka jelas tidak bisa dipandang sebelah mata. Kendati belum pasti bisa mengangkat trophy Piala Dunia 2018, namun dengan hadirnya pemain muslim tadi di babak 16 besar pastinya pulang mereka ada. Apalagi tidak ada yang pasti di olahraga termasyhur di dunia tersebut.