Berawal dari indikasi masuk angin, ternyata menyebabkan kematian. Kita kerap kali mendengar istilah angin duduk. Istilah ini lahir karena banyak kasus orang meninggal mendadak tanpa gejala yang signifikan, bahkan terlihat seperti tidak enak badan biasa. Tapi nyatanya, angin duduk memang mampu merenggut nyawa orang dalam waktu singkat.

Sebagian masyarakat bahkan begitu takut pada angin duduk hingga mereka menghindari mandi malam atau aktivitas apapun yang menyebabkan masuk angin. Penyakit angin duduk memang begitu nyata, dan kerap menimpa masyarakat umum, terutama kaum pekerja. Lantas, seperti apakah penyakit angin duduk tersebut?

Gejala Angin Duduk

Orang yang terkena angin duduk akan mengalami sakit luar biasa pada bagian perut. Seperti ada tekanan yang membuat perut terasa kembung. Rasa sakit ini juga terasa di bagian dada dan ulu hati menjadi sesak dan sulit bernapas.

Ilustrasi [Image Source]
Kondisi ini menjalar ke bagian punggung hingga korban akan merasakan seperti ditusuk dari depan hingga tembus ke bagian belakang. Orang yang terkena angin duduk kerap ditemukan jatuh begitu saja, hal tersebut karena para korban akan kesulitan duduk ataupun berdiri.

Penyakit Angin Duduk Menurut Pandangan Medis

Nama penyakit angin duduk hanya dikenal di kalangan masyarakat awam saja. Sedangkan dunia medis menyebut angin duduk dengan nama serangan jantung. Penyakit yang dapat merenggut nyawa seseorang yang sebelumnya terlihat sehat.

Ilustrasi [Image Source]
Pada dasarnya, serangan jantung koroner akut membutuhkan waktu sekitar 15 menit sampai 30 menit. Penyakit tersebut memang sangat menakutkan dan begitu cepat merenggut nyawa korban jika tidak segera mendapat pertolongan medis.

Penyebab Angin Duduk

Sejatinya, penyakit jantung koroner bukanlah penyakit yang muncul tiba-tiba. Penyakit tersebut disebabkan oleh menyempitnya pembuluh darah pada bidang jantung. Hal tersebut bisa saja dikarenakan gaya hidup yang kurang sehat, seperti kebiasaan merokok, minum alkohol dan juga pola makan kurang baik dan juga penumpukan kolesterol dalam darah.

Merokok [Image Source]
Penyakit angin duduk dapat disebabkan adanya gas yang menumpuk di saluran pencernaan. Hal itu akan membuat penderitanya mengalami susah buang angin. Penumpukan tersebut juga bisa disebabkan kelelahan yang hebat.

Mengatasi Angin Duduk

Meski kedengaran mengerikan, angin duduk sangat mungkin untuk dicegah. Yaitu dengan cara menerapkan pola hidup sehat seperti tidak merokok, tidak minum minuman beralkohol. Selain itu, apa dan bagaimana kita makan juga menentukan kondisi pembuluh darah dalam jantung. Penumpukan kolesterol dalam darah meningkatkan risiko seseorang untuk terkena serangan jantung koroner.

Olahraga [image source]
Olahraga teratur juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit angin duduk. Dengan berolahraga teratur, jantung akan terpompa dengan baik, peredaran darah pun makin lancar. Risiko penyempitan pembuluh darah pun bisa dicegah.

Penyakit angin duduk sejatinya bukan hanya mitos yang menakutkan di mata masyarakat. Telah banyak bukti dan juga korban yang meninggal dalam waktu singkat karena penyakit tersebut. Jadi, sebelum penyakit angin duduk tersebut menyerang kamu, lebih baik cegah dulu.